Konten dari Pengguna

Pengertian dan Gejala Generational Trauma yang Perlu Diwaspadai

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi generational trauma, sumber foto: unsplash.com/Fernando @cferdophotography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi generational trauma, sumber foto: unsplash.com/Fernando @cferdophotography

Generational trauma adalah salah satu istilah yang ada dalam dunia psikologi dan menjadi salah satu istilah yang menyatakan adanya gangguan mental pada seseorang. Gangguan ini harus disadari dan ditangani dengan tepat.

Jika tidak ditangani dengan baik maka bisa memberikan dampak negatif bagi mereka yang mengalami gangguan ini. Untuk lebih jelasnya simak dalam ulasan berikut ini.

Pengertian Generational Trauma

Ilustrasi generational trauma, sumber foto: unsplash.com/Sydney Sims

Dikutip dari buku Membangun Kesehatan Mental Keluarga dan Masa Depan Anak karya Julianto Simanjuntak, (2013) pengertian generational trauma adalah trauma yang dialami oleh satu generasi dan diturunkan ke generasi berikutnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Trauma ini bisa berasal dari peristiwa-peristiwa yang menimbulkan stres, ketakutan, kesedihan, atau marah yang berlebihan, seperti perang, bencana alam, kekerasan, diskriminasi, atau penindasan.

Trauma ini bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang, serta perilaku dan hubungan sosialnya.

Gejala Generational Trauma

Ilustrasi generational trauma, sumber foto: unsplash.com

Gejala generational trauma bisa bervariasi, tergantung pada jenis dan tingkat trauma yang dialami. Beberapa gejala umum yang bisa muncul adalah:

  1. Gangguan tidur, seperti insomnia, mimpi buruk, atau teror malam

  2. Gangguan suasana hati, seperti depresi, kecemasan, marah, atau bersalah

  3. Gangguan memori dan konsentrasi, seperti lupa, bingung, atau sulit fokus

  4. Gangguan stres pascatrauma (PTSD), seperti mengalami flashback, menghindari hal-hal yang mengingatkan trauma, atau merasa tegang dan waspada

  5. Gangguan kepribadian, seperti borderline, antisosial, atau narsistik

  6. Gangguan perilaku, seperti kecanduan, agresi, atau isolasi sosial

  7. Gangguan fisik, seperti sakit kepala, nyeri dada, tekanan darah tinggi, atau penyakit kronis

Generational trauma bisa dicegah dan diobati dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan melakukan psikoterapi, yaitu proses penyembuhan dengan bantuan seorang profesional kesehatan mental.

Psikoterapi bisa membantu seseorang mengenali dan mengatasi trauma yang dialaminya, serta mengembangkan keterampilan dan strategi untuk menghadapi stres dan emosi negatif.

Baca juga: 5 Contoh Regulasi Emosi untuk Mencapai Keseimbangan Emosional

Generational trauma adalah masalah yang serius dan perlu diwaspadai. Trauma ini bisa menurunkan kualitas hidup seseorang dan generasi berikutnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejalanya dan mencari bantuan jika diperlukan. (WWN)