Konten dari Pengguna

Pengertian Kepribadian Pasif Agresif dan Tanda-tandanya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kepribadian Pasif Agresif. Sumber: Pexels/Dids
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kepribadian Pasif Agresif. Sumber: Pexels/Dids

Setiap orang bisa saja mengalami kebingungan saat pertama kali mendengar istilah kepribadian pasif agresif. Salah satu penyebab kebingungan itu biasanya karena keberadaan dua istilah yang mempunyai makna bertentangan, yakni pasif dan agresif.

Setiap pengguna bahasa Indonesia tentu sudah mengetahui bahwa kata pasif merujuk pada kondisi pasif, seperti tidak memberi respons atau tidak aktif. Hal itu jauh berbeda dengan kata agresif yang merujuk pada kondisi agresif, seperti ingin menyerang.

Pengertian Kepribadian Pasif Agresif

Ilustrasi Kepribadian Pasif Agresif. Sumber: Pexels/Dids

Kepribadian pasif agresif merupakan salah satu dari sekian banyak jenis kepribadian yang bisa muncul pada manusia. Secara singkat, kepribadian ini dapat dipahami sebagai pribadi yang mengekspresikan emosinya dengan cara tersirat (tidak langsung).

Kepribadian itu termasuk jenis gangguan kepribadian. Mengutip dari Deteksi Kepribadian karya Ghazali dan Nurseha (2016: 250), gangguan kepribadian pasif agresif adalah gangguan yang menampakkan timbul tenggelamnya kebencian terhadap orang lain.

Seseorang dengan gangguan kepribadian tersebut biasanya bertindak menyukai seseorang, tetapi menyembunyikan kebenciannya. Namun, tindakan tersebut tidak dapat menjadi acuan untuk melabeli seseorang memiliki gangguan kepribadian.

Pasalnya, penetapan diagnosis kepribadian manusia hanya boleh dilakukan oleh profesional, yakni psikolog atau psikiater. Jadi, tidak ada satu orang pun yang boleh menetapkan gangguan kepribadian pada seseorang atau diri sendiri selain profesional.

Tanda-Tanda Kepribadian Pasif Agresif

Ilustrasi Kepribadian Pasif Agresif. Sumber: Pexels/Victoria Emerson

Walaupun selain profesional tidak boleh melakukan diagnosis terhadap mental diri sendiri dan orang lain, seseorang tetap bisa mengenali tanda-tanda kepribadian pasif agresif.

Tujuan mengenali tanda tersebut, yaitu untuk menambah pemahaman tentang gangguan kepribadian dan menambah pemahaman tentang pentingnya melakukan konsultasi kepada psikolog guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Mengutip dari laman Verywell Mind (Cherry, 2022), berikut adalah beberapa tanda dari kepribadian pasif agresif.

  • Melakukan silent treatment.

  • Menolak permintaan seseorang secara tidak langsung. Contohnya, tidak mengatakan “tidak”, tetapi tidak melakukan permintaan seseorang itu.

  • Lebih sering membuat alasan daripada mengatakan hal yang dipikirkan.

  • Sering menunda meskipun seseorang telah memintanya untuk melakukan sesuatu.

  • Menanggapi permintaan seseorang dengan sarkasme atau sindiran halus.

kumparan post embed

Berdasarkan ulasan singkat di atas, kepribadian pasif agresif merupakan salah satu gangguan kepribadian pada manusia. Namun, untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, setiap orang harus melakukan konsultasi dengan psikolog atau psikiater. (AA)