Pengertian Pacaran Virtual dan Dampak bagi Pelakunya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman teknologi yang semakin canggih seperti saat ini memberikan banyak perubahan terhadap perilaku manusia. Salah satu perilaku yang fenomenal adalah pacaran virtual.
Apa itu pacaran virtual? Dan apa dampak bagi pelakunya? Dua rumusan masalah ini akan dibahas di dalam artikel ini.
Pengertian Pacaran Virtual
Pacaran virtual adalah sebuah hubungan yang memanfaatkan alat-alat virtual seperti handphone dan laptop.
Di dalam pacaran virtual ini, yang menjadi tujuan utama adalah sebuah ketertarikan dan kenyamanan dalam mengobrol. Bukan sentuhan fisik.
Perkenalan dan pencarian mangsa untuk pacaran virtual biasanya berawal dari obrolan di media sosial. Sebut saja facebook, michat, tiktok, instagram, whatsapp, twitter, telegram, dan lain sebagainya.
Uniknya lagi tentang fenomena pacaran virtual adalah walaupun belum mengetahui kondisi asli si pasangan, nanum sudah merasa terikat secara emosional.
Terdapat perasaan cinta, kasih, sayang, merasa memiliki, cemburu, dan perasaan lain yang biasanya muncul pada pasangan yang berpacaran offline.
Dampak Positif dan Negatif Pacaran Virtual
Sama seperti pacaran offline. Pacaran online juga memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak Positif
1. Hemat Biaya
Pacaran virtual lebih ekonomis dari sisi pengeluaran. Karena tidak perlu mengeluarkan budget untuk bermain bersama, makan bersama, jalan bersama, dan lain sebagainya.
2. Lebih Bebas dan Punya Banyak Waktu untuk Sendiri
Karena jauh secara fisik, bahkan tidak pernah melihat orangnya jadi kamu bisa merasa lebih bebas. Beda dengan pacaran offline yang sering melakukan pertemuan yang justru rawan mengalami kebosanan.
Dampak Negatif
1. Sering Salah Paham
Karena tidak mengenal kehidupan asli pasangan di dunia nyata, perasan curiga sering menjadi penyebab pertengkaran. Apalagi ketika berkomunikasi menggunakan tulisan. Tanda baca dan bentuk tulisan sangat mempengaruhi arti dan maksud tulisan tersebut.
Hal-hal sederhana seperti ini juga sering menjadi pemicu pertengkaran.
2. Rawan Penipuan
Pacaran virtual sering dijadikan sebagai strategi untuk melakukan penipuan. Mereka menyembunyikan identitas aslinya dengan rapi agar tidak diketahui korban.
Ketika calon korban sudah merasa nyaman, barulah mereka melakukan aksi-aksi yang membuat korban tidak punya kekuatan untuk melawan.
Itulah pengertian pacaran virtual dan dampak yang diakibatkan. (DAI)
