Penyebab Perasaan Sering Berubah dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam penyebab perasaan sering berubah yang kerap membuat diri tidak nyaman, terutama jika sedang berinteraksi dengan banyak orang.
Perasaan yang sering berubah disebut dengan istilah mood swing. Di mana perubahan suasana hati tersebut dapat terjadi secara drastis dan cepat.
Untuk mengetahui penyebab perasaan sering berubah dan cara mengatasinya, simak uraian berikut ini.
Penyebab perasaan Sering Berubah
Menurut Ikhwan Sopa dalam buku Managemen Pikiran, perasaan adalah jembatan penghubung antara dunia pikiran dengan dunia fisik. Selain itu, perasaan juga berperan sebagai kekuatan khas pada diri manusia.
Berikut adalah beberapa faktor yang sering menjadi penyebab perasaan seseorang berubah.
1. Kurang Tidur
Penyebab perasaan sering berubah yang banyak terjadi adalah kurang tidur. Tidur adalah momen terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh dan otak agar menjadi lebih fresh ketika terbagun.
Seseorang yang kurang tidur cenderung memiliki fisik yang lemas. Hal itu akan berdampak pada suasana hatinya sehingga menjadi mudah marah, uring-uringan, dan tidak dapat berpikir dengan jernih.
2. Stres
Penyebab perasaan sering berubah yang berikutnya adalah stres dan depresi. Jika dibiarkan tanpa adanya kontrol atau pengelolaan emosi yang baik, stres dan depresi bukan hanya menggangu kesehatan hati dan jiwa, melainkan juga kesehatan fisik.
3. Perubahan Hormon
Perubahan kadar hormon, terutama estrogen yang dialami perempuan ketika menjelang waktu menstruasi, kehamilan, dan menopouse sangat mempengaruhi suasana hati. Karena perubahannya yang sangat drastis.
Tidak heran, perempuan yang sedang mengalami menstruasi cenderung sensitif dan mudah uring-uringan.
4. Gula Darah Rendah
Gula darah yang rendah juga sering menjadi penyebab munculnya perubahan suasana hati atau mood swing.
Perasaan yang muncul ketika seseorang kekurangan gula darah adalah ingin menangis, mudah kesal, gampang marah dan sensitif.
Gula darah rendah biasanya akan menyerang pada orang yang tidak makan pada waktu yang cukup lama.
Selain itu, bisa juga dialami oleh orang-orang yang menghindari makanan manis dengan kadar yang relatif tinggi.
5. Penggunaan Obat-Obatan
Penggunaan obat juga sering menjadi penyebab munculnya perubahan suasana hati yang cukup drastis. Biasanya perubahan suasana ini merupakan efek dari dosisi obat yang cukup tinggi.
Cara Mengatasi Perubahan Suasana Hati
Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir munculnya perubahan suasana hati dengan cukup drastis, di antaranya:
Melakukan meditasi, olahraga, atau aktivitas-aktivitas lain yang bisa meredam stres.
Menerapkan gaya hidup sehat.
Tidur tepat waktu atau tidak begadang
Melakukan konsultasi kepada dokter atau psikolog yang paham tentang kejiwaan sehingga bisa diidentifikasi penyebabnya.
Melakukan konsultasi kepada dokter jika penyebab perubahan suasana dikarenakan efek dari obat.
Itulah penjelasan tentang penyebab perubahan suasana hati dan cara mengatasinya yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (DAI)
