Psikologi Forensik: Pengertian, Jenjang Karier, dan Tugasnya di Dunia Kerja

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Psikologi forensik adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang berkaitan dengan sistem hukum. Dalam dunia kerja, ada banyak bidang karier yang mengaplikasikan teori dan praktik yang dipelajari dalam psikologi forensik.
Sistem hukum yang dipelajari untuk membantu menyelesaikan salah satu kasus yang sedang ditangani pengadilan. Tak heran jika pekerjaannya selalu bekerja sama dengan pengacara, jaksa, saksi, dan hakim.
Psikologi Forensik Adalah Cabang Ilmu Psikologi, Ini Dia Informasi Selengkapnya
Psikologi memiliki banyak cabang ilmu dengan fokus penelitian yang berbeda, salah satunya psikologi forensik. Untuk lebih mudah memahami psikologi forensik, berikut pengertian, jenjang karier, dan tugasnya yang perlu diketahui.
Berdasarkan buku Pengantar Psikologi Umum. Rudy D.L., dkk. (2024:8), pengertian psikologi forensik adalah aplikasi cabang ilmu psikologi yang sangat berkaitan dengan sistem hukum dan peradilan. Pekerjaannya seringkali terlibat dalam profil kriminal dan penyelidikan kejahatan.
Gelar magister atau doktor psikologi forensik sangat diperlukan untuk membuka jenjang karier yang lebih luas. Berikut jenjang karier yang bisa jadi rekomendasi untuk menempuh pekerjaan di bidang psikologi forensik.
Pengawas Penjara
Advokat
Konsultan Kepolisian
Konselor Klinis Profesional
Petugas Penegak Hukum
Apabila tertarik dengan salah satu dari 5 jenjang karier di atas, pastikan menempuh pendidikan sesuai dengan yang direkomendasikan, yaitu magister atau doktor di bidang psikologi forensik. Dengan begitu, kompetensi di bidang tersebut bisa terlihat.
Tugas Psikologi Forensik yang Perlu Dipahami
Tugas psikologi forensik juga perlu dipahami bagi yang berminat bekerja di bidang tersebut. Salah satu tugas utama psikologi forensik adalah memahami proses peradilan hukum secara akurat dan menerapkan teknik psikologis dengan benar.
Selain itu, ada beberapa tugas lainnya secara rinci sebagai gambaran tugas di bidang psikologi forensik. Berikut daftar tugas-tugasnya.
Menggali latar belakang atau menyelidiki motif pelaku kasus hukum.
Membantu menyembuhkan kondisi psikologis pelaku kejahatan.
Membantu proses hukum dan berani mengambil keputusan.
Menjadi mediasi atau membantu dalam menyelesaikan masalah psikologi pelaku kejahatan.
Menganalisa keadaan mental pelaku kejahatan melalui asesmen mental dan harus mendeteksi kondisi intelektual.
Membantu pemeriksaan di kepolosian, kejaksaan, pengadilan, dan di lembaga permasyarakatan.
Baca Juga: Psikologi Abnormal: Pengertian, Jenis, dan Contoh
Jadi, psikologi forensik adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang memiliki jenjang karier yang luas. Namun, pastikan mengikuti pendidikan yang sesuai, yaitu minimal gelar magister bidang psikologi forensik. (NAI)
