Konten dari Pengguna

Psikosis: Pengertian dan Penyebabnya yang Wajib Diketahui

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Psikosis. Sumber foto: unsplash.com/Yogendra Singh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Psikosis. Sumber foto: unsplash.com/Yogendra Singh

Dalam dunia medis, psikosis adalah sebuah gangguan mental yang membuat penderitanya tidak bisa membedakan mana halusinasi dan mana kenyataan. Kelainan ini tentunya memberikan dampak buruk bagi pengidapnya.

Ada banyak penyebab terjadinya gangguan ini, mulai dari gangguan mental, penyalahgunaan obat dan beberapa faktor lainnya. Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Psikosis

Ilustrasi Pengertian Psikosis. Sumber foto: unsplash.com/Christian Erfurt

Dikutip dari buku Modul Kesehatan Mental karya Utami Nur Hafsari Putri dkk., (2022) pengertian psikosis adalah kondisi yang menyebabkan seseorang sulit membedakan antara kenyataan dan imajinasi.

Psikosis ditandai dengan munculnya halusinasi dan delusi. Halusinasi merupakan gangguan persepsi yang membuat seseorang melihat, mendengar, merasakan, atau mencium sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Sementara delusi adalah keyakinan yang kuat terhadap sesuatu yang tidak nyata, seperti merasa dicintai oleh orang terkenal, memiliki kekuasaan besar, atau dikejar oleh musuh. Gangguan ini disebabkan karena adanya masalah pada otak sehingga memengaruhi cara kerja organ tersebut dalam memproses informasi.

Penyebab Psikosis

Sebenarnya, psikosis bukanlah penyakit, melainkan gejala dari gangguan mental atau fisik tertentu. Beberapa penyakit mental yang dapat menyebabkan psikosis misalnya skizofrenia, depresi berat, gangguan bipolar dan gangguan delusi.

Selain itu, psikosis juga bisa disebabakan oleh beberapa penyakit lain, seperti parkinson, penyakit huntington, HIV/AIDS, sifilis, malaria, alzheimer, lupus dan cedera otak.

Beberapa faktor penyebab psikosis lainnya, yakni:

  1. Memiliki anggota keluarga dengan riwayat psikosis atau gangguan jiwa lainnya

  2. Mengalami peristiwa traumatis, misalnya karena kematian orang terdekat atau pelecehan seksual

  3. Pernah menyalahgunakan NAPZA atau kecanduan alkohol

  4. Pernah menderita penyakit mental maupun fisik atau cedera yang membutuhkan pengobatan jangka panjang

  5. Pernah menjalani pengobatan kemoterapi dalam waktu dekat.

Cara Mengatasi Psikosis

Psikosis dapat mengganggu fungsi kognitif, emosional, dan sosial seseorang.

Oleh karena itu, psikosis harus ditangani dengan tepat oleh dokter spesialis jiwa (psikiater). Pengobatan psikosis meliputi pemberian obat-obatan antipsikotik dan psikoterapi.

Obat anti psikosis biasanya diberikan oleh dokter untuk mengontrol kondisi pasien agar tidak terjadi serangan selanjutnya. Sementara terapi dilakukan dengan tujuan untuk melatih cara berpikir pasiennya.

Baca juga: 9 Cara Recharge Mood untuk Hari Lebih Positif

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian istilah medis psikosis dan penyebabnya dalam dunia medis. (WWN)