Strict Parents Artinya Apa? Ini Ciri-ciri dan Dampak yang Ditimbulkan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di zaman sekarang ini, banyak pola asuh yang diterapkan kepada anak, seperti pola asuh strict parents. Secara umum, pola asuh strict parents artinya pola asuh yang cenderung otoriter kepada anak.
Strict parents sendiri tersusun dari dua kata, yaitu strict dan parents. Kata strict merupakan kata sifat yang berarti membatasi kebebasan dan parents merupakan kata benda, yaitu orang tua.
Strict Parents Artinya Pola Asuh Otoriter
Dikutip dari buku Mengenal Toxic Parents dan Strict Parents, Tim Kreatif Media, (2024:25), strict parents artinya orang tua yang memiliki standar tinggi serta sering kali menuntut anaknya.
Dalam pengertian lain, strict parents merupakan pola asuh otoriter dari orang tua ke anak yang serba melakukan pembatasan dan pengekangan.
Dari pengertian tersebut, pola asuh yang terjadi mengakibatkan anak beresiko stres, tertekan dan memiliki menjadikan anak menjadi pembangkan.
Oleh sebab itu, terdapat beberapa ciri-ciri dan dampak yang ditimbulkan dari pola asuh strict parents ini. Berikut, beberapa ciri-ciri dan dampak yang ditimbulkan dari pola asuh strict parents.
1. Ciri-Ciri Strict Parents
Kontrol yang tinggi: Di mana orang tua akan meningkatkan kontrol terhadap kehidupan anaknya dan memiliki pengawasan yang ketat.
Memiliki harapan yang tinggi: Orang tua akan memiliki harapan yang tinggi terhadap prestasi akademik dan perilaku anak.
Kurangnya fleksibilitas: Orang tua akan membatasi fleksibilitas anak dalam berkembang dan mencoba hal baru.
Tidak mentoleransi kesalahan: Orang tua yang strict, maka tidak akan mentoleransi kesalahan dan cenderung memberikan hukuman terhadap kesalahan yang dilakukan.
Bersikap dingin dan tidak responsif: Orang tua yang cenderung strict akan memiliki sikap dingin dan tidak responsif. Hal tersebut menjadikan sifat empati dari orang tua tidak pernah terlihat.
Menggunakan kata kasar dan sering mempermalukan anak: Ketika orang tua sudah menggunakan kata kasar dan sering mempermalukan anak, maka hal tersebut sudah menunjukkan bahwa orang tua tersebut strict parents.
Tidak ada ruang diskusi bagi anak: Orang tua yang sangat jarang melakukan diskusi, maka memperlihatkan orang tua tersebut strict parents.
2. Dampak dari Strict Parents
Kepuasan hidup lebih rendah
Meningkatnya kecemasan dan depresi
Kesulitan dalam mengambil keputusan
Tingkat intensitas konflik yang lebih tinggi
Tidak bisa mengekspresikan diri
Demikian penjelasan mengenai strict parents artinya pola asuh orang tua yang cenderung otoriter. Dengan pola asuh tersebut, menjadikan anak dapat menjadi stres, tertekan dan memiliki bibit-bibit sebagai pembangkang. (RFL)
Baca juga: 6 Dampak Strict Parents pada Remaja
