Tren Tes Psikologi Kesiapan Menikah TikTok, Ini Caranya!

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu tren yang sedang viral di platform TikTok saat ini adalah tes psikologi kesiapan menikah. Banyak pengguna yang tertarik mencoba tes psikologi untuk menilai diri mereka sendiri apakah sudah benar-benar siap menikah.
Tren tes kesiapan menikah ini sering dikaitkan dengan tagar #MarriageIsScary yang juga sedang viral. Alasannya karena banyak orang, terutama generasi muda, merasa khawatir dan ragu tentang tantangan hidup setelah menikah.
Cara Ikut Tes Psikologi Kesiapan Menikah di TikTok
Dalam video yang beredar dengan tagar #MarriageIsScary, banyak pengguna TikTok yang membagikan kekhawatiran tentang berbagai aspek pernikahan. Mulai dari perubahan gaya hidup, hilangnya kebebasan, masalah keuangan, tanggung jawab yang meningkat, serta hubungan dengan mertua yang kurang baik.
Jika penasaran dengan tes psikologi kesiapan menikah tersebut, berikut adalah tata cara untuk memulainya.
Masuk ke akun TikTok.
Pada tab Explore, masukkan kata kunci "Tes kesiapan menikah". Nantinya akan muncul beberapa video berisi tes tersebut.
Dalam video tersebut, ada alamat situs yang perlu diakses, yaitu questionnaire.siapnikah.org.
Masuk ke situs tersebut, lalu isi biodata di halaman pertama. Mulai dari nama lengkap, jenis kelamin, usia, sampai lokasi tempat tinggal.
Isi semua kolom yang muncul di halaman berikutnya. Terdapat beberapa kategori kesiapan, seperti Kesiapan Usia, Kesiapan Fisik, Kesiapan Finansial, sampai dengan Kesiapan Mental. Jawaban berupa pilihan Ya dan Tidak. Pilih yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Jika sudah, tekan "Kirim"
Hasil atau skor dari kesiapan menikah akan muncul.
Menurut keterangan dari situs tersebut, jika ternyata skor yang didapatkan di bawah angka 80, kemungkinan besar orang yang melakukan tes belum siap menjalani pernikahan. Situs ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan aspek yang masih perlu diperbaiki, seperti kesiapan finansial atau mental.
Manfaat Melakukan Tes Psikologi Kesiapan Menikah
Berdasarkan buku Jangan Takut Married, Munawar Zaman, (2006), ada banyak hal yang menjadi sumber kekhawatiran dan ketakutan seseorang untuk menikah. Lantas, apakah mengikuti tes kesiapan menikah ini memiliki manfaat untuk mengurangi kekhawatiran tesebut?
Beberapa manfaat yang bisa didapatkan, antara lain:
Membantu mengevaluasi apakah seseorang memiliki kontrol emosi yang baik. Hal ini penting dalam mengelola konflik dan stres dalam pernikahan.
Tes ini dapat menilai kesiapan mental seseorang untuk menghadapi pernikahan. Menikah memerlukan kestabilan mental, termasuk kemampuan untuk beradaptasi dengan perbedaan karakter dan menghadapi tantangan hidup bersama.
Membantu memahami apakah individu sudah mandiri secara finansial, yang merupakan faktor penting untuk membangun rumah tangga yang stabil.
Mengembangkan komunikasi interpersonal. Tes ini mengevaluasi apakah seseorang siap untuk berbicara terbuka dan jujur dalam hubungan
Selain kesiapan menikah, tes ini juga membantu menilai kesiapan seseorang untuk menjadi orang tua, yang merupakan tanggung jawab besar dalam pernikahan.
Dengan demikian, tes psikologi kesiapan menikah dapat memberi gambaran yang lebih jelas tentang area yang perlu ditingkatkan sebelum memutuskan untuk menikah. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi seseorang yang memiliki rencana menikah. (DNR)
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dibicarakan Sebelum Menikah bersama Pasangan
