5 Perbedaan Antara Lari Sprint dengan Lari Jarak Menengah

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cabang olahraga atletik cukup banyak diperlombakan secara nasional maupun internasional. Cabang olahraga ini cukup digemari oleh banyak kalangan, baik mudah dan juga dewasa. Perlu diketahui bahwa cabang olahraga atletik dikatakan sebagai ibu berbagai cabang olahraga lain.
Ini karena cabang olahraga atletik mengandung atau terdiri atas berbagai macam kategori. Adapun kategori dari cabang olahraga atletik tersebut, yakni lari, lompat, jalan dan lempar.
Kategori tersebut dibagi lagi menjadi beberapa bagian atau nomor lagi. Misalnya saja kategori lari yang terbagi menjadi lari jarak pendek atau sprint, lari jarak menengah, dan lari jarak jauh. Maka dari itu, atletik disebut sebagai ibu dari beberapa kategori olahraga.
Setiap nomor dalam kategori olahraga lari mempunyai sejumlah perbedaan perihal teknik dan aturan-aturan lainnya. Misalnya nomor lari jarak dekat atau lari cepat yang tentunya memiliki gerakan berbeda dengan lari jarak menengah.
Perbedaan yang jelas antara lari sprint dengan lari jarak menengah terletak pada beberapa hal. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini.
Baca juga: Lari Jarak Pendek Menggunakan Start Apa? Ini Penjelasannya
Perbedaan Lari Jarak Pendek dan Lari Jarak Menengah
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa ada beberapa perbedaan antara lari jarak dekat dengan lari jarak menengah. Adapun perbedaan tersebut, terdiri atas jarak yang ditempuh, cara start atau mulai, sikap badan, dan gerakan kaki.
1. Jarak
Mengutip buku Atletik yang ditulis Tatan Muhtar dan Riana Irawati, lari jarak pendek atau cepat dibagi ke dalam tiga nomor, yakni jarak 100m, 200m, dan 400m. Sementara itu, lari jarak menengah berjarak 800m, 1000m, 1500m, 2000m, dan 3000m.
2. Cara Start atau Mulai
Masih mengutip buku yang sama, teknik atau cara yang digunakan ketika melakukan lari jarak pendek ialah dengan cara jongkok. Sementara itu untuk lari jarak menengah menggunakan teknik start berdiri, kecuali untuk jarak 800m yang menggunakan teknik start jongkok.
3. Gerak Kaki
Kemudian perbedaan selanjutnya ialah pada gerakan kaki. Seorang pelari jarak menengah akan menapakkan telapak kakinya ke seluruh tanah. Sementara pelari jarak pendek tidak, atau menumpu pada bagian depan telapak kakinya.
4. Sikap Badan Saat Melewati Garis Finish
Pada nomor lari jarak pendek, ada tiga teknik yang digunakan, yakni menjatuhkan dada ke depan, menjatuhkan salah sau bahu ke depan, atau lari secepat-cepatnya sampai melewati garis finish.
Pelari jarak menengah umumnya juga menggunakan teknik yang sama dengan lari jarak pendek. Namun, lebih menggunakan teknik yang ketiga daripada dua teknik pertama.
Demikian perbedaan yang cukup jelas antara nomor lari jarak pendek atau sprint dengan lari jarak menengah pada cabang olahraga atletik. Sebagai tambahan, teknik-teknik di atas juga berbeda pada nomor lari jarak jauh.
(NNR)
Frequently Asked Question Section
Ada berapa kategori dalam olahraga atletik?

Ada berapa kategori dalam olahraga atletik?
Adapun kategori dari cabang olagraga atletik tersebut, yakni lari, lompat, jalan dan lempar.
Ada berapa nomor dalam kategori lari?

Ada berapa nomor dalam kategori lari?
Kategori lari yang terbagi menjadi lari jarak pendek atau sprint, lari jarak menenah, dan lari jarak jauh.
Berapa jarak yang ditempuh untuk lari jarak pendek?

Berapa jarak yang ditempuh untuk lari jarak pendek?
Lari jarak pendek atau cepat dibagi ke dalam tiga nomor, yakni jarak 100m, 200m, dan 400m.
