Konten dari Pengguna

Lari Jarak Pendek Menggunakan Start Apa? Ini Penjelasannya

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik Start Dalam Lari Jarak Pendek (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Teknik Start Dalam Lari Jarak Pendek (Sumber: Pixabay)

Umumnya, lari jarak pendek menggunakan start jongkok. Namun, ada beberapa jenis Start yang digunakan dalam lari jarak pendek.

Pada olahraga atletik, terdapat tiga jenis Start, yaitu start jongkok, start berdiri, dan start melayang. Masing-masing start dipergunakan dalam cabang olahraga Atletik yang terpisah.

Lari jarak pendek atau sprint dilakukan dengan kekuatan dan kecepatan penuh dari garis start hingga finish. Dalam kejuaraan lari, pemenang cabang olahraga ini ditentukan dari catatan waktu tercepat.

Lari jarak pendek kerap menjadi salah satu cabang olahraga yang ditandingkan di tingkat nasional hingga internasional. Pada perlombaan lari jarak pendek, lintasan lari yang digunakan oleh seorang atlet akan dibatasi dengan jarak tertentu.

Terdapat beberapa kategori jarak pendek yang biasa dikompetisikan, yaitu 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Supaya bisa memenangkan pertandingan dengan baik, maka pelari perlu menguasai teknik Start dengan baik. Lalu, lari jarak pendek menggunakan start apa? Simak penjelasannya di bawah ini.

Baca juga: Perbedaan Lari dengan Jalan Cepat dan Faktor Risikonya

Jenis Start yang Digunakan dalam Lari Jarak Pendek

Ilustrasi lari jarak pendek menggunakan start jongkok. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Start merupakan tahap persiapan awal seorang pelari sebelum berlari. Menurut Purnomo (2007), Start dalam lari jarak pendek bertujuan untuk mengoptimalkan pola lari cepat.

Teknik start merupakan salah satu tahap yang sangat menentukan keberhasilan lari jarak pendek untuk melewati garis finish tercepat.

Biasanya, perlombaan lari jarak pendek menggunakan Start jongkok, karena dapat memaksimalkan kecepatan berlari dan membuat lebih nyaman. Start jongkok sendiri dilakukan dengan cara berjongkok.

Berdasarkan cara pelaksanaannya, start jongkok dalam lari jarak pendek dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Start Pendek (Bunch Start)

Pertama, start yang digunakan pada lari jarak pendek adalah bunch start. Jenis start ini diawali dengan berdiri tegak dengan kedua kaki rapat.

Kemudian, kedua tangan berada di samping badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  • Ambil ancang-ancang dengan posisi kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan dan ditekuk.

  • Posisikan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal.

  • Posisikan kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat atau seperti membentuk huruf V.

  • Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan.

  • Angkat panggul hingga posisinya lebih tinggi dari pundak.

  • Lalu, tolak balok sekuat mungkin dengan kaki belakang. Mulailah berlari saat tanda sudah dimulai sudah dibunyikan.

2. Start Menengah (Medium Start)

Seperti halnya start pendek, gerakan awal start menengah juga sama, yakni berdiri tegak lurus, kedua tangan berada di samping, dan fokuskan pandangan ke depan. Untuk cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  • Ambil ancang-ancang posisi kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan dan ditekuk.

  • Posisikan lutut kaki kanan di sebelah kanan tumit kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal lebih.

  • Kemudian, letakkan kedua tangan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat atau membentuk huruf V.

  • Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan.

  • Angkat panggul hingga posisinya lebih tinggi dari pundak.

  • Lalu tolak balok sekuat mungkin dengan kaki belakang. Mulailah berlari saat tanda sudah dimulai sudah dibunyikan.

3. Start Panjang (Long Start)

Start panjang atau long start diawali dengan berdiri tegak, kedua tangan berada di samping badan, dan kaki dirapatkan. Cara melakukan start panjang adalah sebagai berikut:

  • Pertama, ambillah ancang-ancang dengan posisi kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan lutut kaki kanan dan ditekuk.

  • Terus posisikan lutut kaki kanan pada bagian belakang kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal lebih.

  • Kemudian, letakkan kedua tangan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat.

  • Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan.

  • Angkat panggul hingga posisinya lebih tinggi dari pundak.

  • Saat akan mulai berlari tolak balok sekuat mungkin dengan kaki belakang.

Perbedaan ketiga start tersebut mungkin hanya pada jarak kaki kanan dan kaki kiri saja. Sesuai namanya, start pendek dilakukan dengan memposisikan kaki kanan dan kaki kiri pada jarak yang cukup pendek saja, start menengah dalam jarak menengah, dan start panjang dengan jarak yang cukup panjang dari keduanya.

Teknik Start Lari Jarak Pendek Menggunakan Start

Teknik Start Dalam Lari Jarak Pendek (Sumber: Pixabay)

Menurut Bompa (1999), ada tiga tahapan dalam lari jarak pendek menggunakan start jongkok dengan aba-aba, yaitu:

1. Aba-aba Bersedia

  1. Posisi tubuh agak maju ke depan.

  2. Bahu condong ke depan.

  3. Kedua kaki menyentuh blok belakang dan depan.

  4. Lutut kaki bagian yang menyentuh blok belakang, kemudian diletakkan di tanah dan terpisah selebar bahu.

  5. Tangan dalam posisi lurus dan diletakkan tepat di garis, lalu jari-jari tangan membentuk huruf V terbalik.

  6. Posisi kepala rileks dan datar dengan punggung.

  7. Mata tetap menatap lurus ke depan kurang lebih 2 meter.

2. Aba-aba Siap

  1. Lutut kaki bagian belakang ditekan ke belakang.

  2. Posisi lutut kaki bagian depan membentuk sudut 90 derajat.

  3. Posisi lutut kaki bagian belakang membentuk sudut 120-140 derajat.

  4. Posisi pinggang diangkat ke atas lebih tinggi dari bahu. Saat pinggang diangkat, ambil napas dalam-dalam.

  5. Posisi badan sedikit condong ke depan.

  6. Bahu sedikit maju ke depan dari dua tangan.

  7. Pandangan tetap lurus ke depan.

3. Aba-aba 'Yak'

  1. Posisi tubuh diluruskan dan diangkat saat kedua kaki menolak atau menekan keras pada start blok.

  2. Kedua lengan diangkat secara bersamaan dari tanah dan kemudian diayunkan bergantian secara kuat.

  3. Kaki belakang (kanan) melangkah secepat mungkin dan kaki depan (kiri) menolak kuat-kuat untuk menambah kecepatan.

  4. Posisi tubuh condong ke depan dan langkah kaki dipercepat.

  5. Pinggang dan lutut diluruskan pada saat akhir dorongan.

  6. Langkah kaki harus semakin lebar untuk memperoleh kecepatan penuh.

  7. Pandangan lurus ke depan dan konsentrasi ke garis finish.

Itulah penjelasan mengenai jenis Start yang digunakan dalam lari jarak pendek. Lari jarak pendek sendiri menggunakan start jongkok, berdiri, dan melayang.

Cara Mencegah Cedera Lari Jarak Pendek

Ilustrasi lari di tangga. Foto: Shutterstock

Saat melakukan olahraga lari jarak pendek, para atlet kerap mencari cara agar terhindar dari cedera kaki. Misalnya dengan melakukan pemanasan (warming up) sebelum berolahraga dan pendinginan (cooling down) setelahnya.

Selain itu, ada juga beberapa cara mencegah cedera lari jarak pendek lainnya yang bisa diaplikasikan. Dikutip dari buku Olahraga Lari dari Gaya Hidup Sehat Hingga Beramal susunan Pusat Data dan Analisa Tempo (2019), berikut penjelasannya:

1. Melakukan peregangan

Peregangan (stretching) bisa dilakukan sebelum dan sesudah lari jarak pendek. Anda bisa memfokuskan gerakannya pada bagian pergelangan kaki, betis, dan urat-urat lutut.

2. Akhiri dengan jalan kaki

Setelah melakukan olahraga lari jarak pendek, Anda bisa melakukan pendinginan (cooling down) dengan cara berjalan santai. Jarak yang ditempuh tidak perlu jauh-jauh, yang penting cukup untuk mengistirahatkan kaki Anda.

3. Pakai sepatu yang tepat

Jika tidak ingin cedera kaki, pakailah sepatu yang tepat dan nyaman. Gunakan sepatu yang sesuai dengan peruntukannya. Jangan pakai sepatu basket untuk berlari, tapi pakailah sepatu running.

4. Cukupi asupan nutrisi

Asupan nutrisi yang seimbang bisa membugarkan badan Anda. Sehingga, kemungkinan cedera saat berolahraga menjadi kecil. Penuhi asupan nutrisi tersebut dari makanan yang bergizi seperti protein, karbohidrat, dan sayur-sayuran.

Baca juga: Lari Cepat atau Lari Jarak Pendek Biasanya Menempuh Jarak Apa?

(ANH)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana gerakan bunch start?
chevron-down

Jenis start ini diawali dengan berdiri tegak dengan kedua kaki rapat. Kemudian, kedua tangan berada di samping badan.

Kapan peregangan dilakukan pada olahraga lari jarak pendek?
chevron-down

Peregangan (stretching) bisa dilakukan sebelum dan sesudah lari jarak pendek.

Bagaimana cara pendinginan setelah olahraga lari jarak pendek?
chevron-down

Setelah melakukan olahraga lari jarak pendek, Anda bisa melakukan pendinginan (cooling down) dengan cara berjalan santai.