Cara Memegang Peluru yang Benar adalah

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara memegang peluru yang benar adalah dipegang dengan jari-jari tangan dan letakkan pada telapak tangan bagian atas. Hal ini sangat penting bagi tolak peluru, karena berpengaruh pada hasil lemparan yang sudah ditargetkan.
Tolak peluru adalah olahraga dengan suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat yang bundar dengan berat tertentu. Tolak peluru dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.
Menurut Dr. Tatang Muhtar, M. Si dan Riana Irawati, M. Si. dalam bukunya yang berjudul Atletik pada cetakan ketiga yang dirilis pada tahun 2020, peluru dalam olahraga ini biasanya terbuat dari logam (kuningan, tembaga dan besi).
Di Olimpiade, berat peluru dalam permainan ini sudah diatur sesuai kategori atlet putra dan putri. Untuk putra, berat peluru memiliki berat 7 ¼ kilogram sedangkan putri memiliki berat 4 kilogram. Berikut merupakan cara memegang peluru yang benar adalah peluru diletakkan pada.
Cara Memegang Peluru yang Benar adalah
Olahraga ini masih termasuk ke dalam salah satu cabang dari atletik. Maka dari itu, kekuatan dan kelentukan seluruh anggota tubuh sangat dibutuhkan, agar memaksimalkan teknik dalam menjalankan tata cara yang baik dan benar.
Kali ini, Info Sport akan membahas tentang tata cara memegang peluru yang benar. Bagi kamu yang masih pemula, berikut cara memegang peluru yang benar adalah sebagai berikut:
1. Cara Memegang Peluru yang Baik dan Benar
Untuk mendapatkan kenyamanan dalam memegang peluru yang baik dan benar, berikut adalah ulasannya:
Pertama, letakan peluru pada telapak tangan bagian atas atau ujung telapak tangan, yang dekat dengan jari-jari tangan. Kemudian, buka atau regangkan jari-jari tangan. Jari telunjuk, jari tengah dan jari manis berfungsi sebagai penahan sekaligus memegang peluru bagian belakang.
Sedangkan jari kelingking dan jari ibu berfungsi untuk menahan peluru bagian samping agar tidak tergelincir ke dalam atau keluar tangan. Ke dalam ditahan oleh ibu jari, sedangkan keluar ditahan oleh jari kelingking.
Setelah peluru dapat dipegang dengan baik, letakkan peluru pada bahu dan menempel di leher. Kemudian, angkat siku ke arah samping sedikit menyerong ke arah depan.
Ketika memegang dan meletakkan peluru di bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan tetap rileks dan tidak kaku. Kemudian, usahakan lengan yang lain untuk membantu menjaga keseimbangan.
Teknik Khusus Memegang Peluru
Dalam olahraga tolak peluru, terdiri dari 3tiga teknik khusus dalam memegangnya, sebagai berikut:
Untuk pelempar yang memiliki jari tangan panjang dan kuat, jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking sedikit ditekuk dan berada di samping peluru, sedangkan ibu jari tetap seperti sewajarnya.
Rapatkan sedikit jari-jari tangan, kemudian ibu jari di samping dan tempatkan jari kelingking berada di samping belakang peluru. Teknik ini seringkali digunakan oleh para pelempar profesional.
Bagi pelempar yang memiliki tangan pendek dengan jari-jari yang kecil, lakukan seperti cara nomor pertama, namun regangkan kembali pegangan terhadap peluru dan posisikan jari kelingking di belakang peluru.
Cara memegang peluru yang benar adalah tugas seorang atlet yang wajib dikuasai [ada saat memegangnya dengan jari-jari, kemudian posisikan peluru di atas telapak tangan dengan kuat namun tetap rileks. Selamat mencoba!
(FS)
