Konten dari Pengguna

Sebelum Bertanding, Kuasai 5 Teknik Dasar Bola Basket Ini

Info Sport

Info Sport

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertandingan kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 grup A Indonesia melawan Filipina, di Mahaka Arena, Jakarta, Minggu (23/2/2020).  Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 grup A Indonesia melawan Filipina, di Mahaka Arena, Jakarta, Minggu (23/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Menguasai teknik dasar bola basket menjadi hal wajib yang harus dikuasai jika ingin memainkan permainan ini.

Pemain basket legendaris seperti Michael Jordan hingga pemain masa kini seperti Stephen Curry hingga LeBron James pun pastinya mempelajari teknik-teknik hingga menjadi pemain hebat di masa sekarang.

Olahraga ini dimainkan banyak remaja dan kerap dijadikan perlombaan di tingkat nasional sampai internasional.

Bola basket dimainkan oleh dua regu yang masing-masing berjumlah lima orang tiap regunya.

Durasi permainan bola basket menurut Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) adalah 4×10 menit, sedangkan aturan National Basketball Association (NBA) adalah 4×12 menit.

Untuk memainkan olahraga ini, dibutuhkan kecepatan, daya tahan dan koordinasi antar tim yang baik.

Selain itu, seorang atlet juga perlu menguasai teknik dasar bola basket.

Teknik Dasar Bola Basket

Ilustrasi basket: Logan Weaver/unsplash

1. Passing

Teknik dasar yang harus dikuasai yakni passing. Passing merupakan teknik melempar dan menangkap bola agar dapat mendekati keranjang.

Teknik passing dalam permainan bola basket terdiri dari:

  • Chest pass (mengoper bola setinggi dada)

  • Bounce pass (mengoper bola pantulan)

  • Overhead pass (mengoper bola dari atas kepala)

  • Baseball pass (operan yang dilakukan dengan satu tangan dari jarak jauh ke target sasaran)

  • Back pass (gerakan mengoper bola yang dilakukan dari belakang)

2. Dribbling

Dribbling adalah teknik memantulkan dan membawa bola dengan satu tangan, baik tangan kiri atau kanan. Dribbling dalam permainan basket terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Menggiring Bola Tinggi

Teknik menggiring bola tinggi seringkali dilakukan untuk mendekati keranjang lawan.

  • Menggiring Bola Rendah

Biasanya, teknik menggiring bola rendah diterapkan untuk menyusup dan menghadapi lawan secara langsung. Teknik ini tidak hanya dilakukan oleh pemain yang berposisi point guard atau small forward.

Namun, pemain dengan posisi seperti centre atau power forward pun kerap melakukan ini untuk menembus perthanan tim lawan.

3. Shooting

Jika ingin menghasilkan poin dengan banyak, maka kamu wajib menguasai teknik dasar ini. Shooting adalah gerakan melemparkan bola ke arah ring lawan.

Terdapat tiga macam shooting yang umumnya digunakan, yaitu tembakan satu tangan, tembakan menggunakan dua tangan, dan tembakan lay up yang dilakukan dalam jarak dekat sekali dengan keranjang.

4. Melempar dan Menangkap Bola

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan teknik melempar dan menangkap bola, di antaranya:

  • Lemparan dengan Dua Tangan Setinggi Dada

Lemparan ini seringkali dilakukan untuk melakukan operan jarak pendek dengan kecepatan optimal. Teknik ini biasanya diterapkan bila penerima bola tidak dikepung oleh lawan.

  • Lemparan dengan Dua Tangan di Atas Kepala

Teknik bola basket ini bermanfaat untuk melakukan operan cepat. Biasanya, teknik lemparan ini diterapkan jika pelempar sebelumnya sudah menerima bola di atas kepala.

  • Lemparan Dua Tangan dengan Pantulan

Lemparan dengan dua tangan bermanfaat untuk operan terobosan kepada penembak dengan melangkah putar pada kaki tumpuan.

  • Lemparan Bawah dengan Dua Tangan

Operan ini biasanya dilakukan untuk operan jarak dekat. Teknik ini seringkali diterapkan jika lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.

5. Rebound

Teknik rebound juga penting dipelajari karena seorang pemain harus menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak ebrhasil masuk.

Pemain harus mampu memanfaatkan posisi ini terlebih yang berada di posisi power forward dan juga center.

Meskipun begitu, pemain di posisi lain pun wajib untuk memahami teknik ini. Agar bisa merebut langsung bola yang gagal dikonversi menjadi poin oleh tim lawan. (ANH)