Konten dari Pengguna

Tujuan Gerakan Menangkis dalam Pencak Silat

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 9 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bela diri pencak silat. Foto: Flickr
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bela diri pencak silat. Foto: Flickr

Tujuan gerakan menangkis adalah menghindari dan membendung serangan lawan dari mulai tendangan hingga pukulan. Gerakan tangkisan termasuk ke dalam seni bela diri, salah satunya pencak silat.

Pencak silat merupakan olahraga atau bela diri tradisional asal Indonesia yang dilakukan oleh dua orang yang saling berhadapan dengan saling melesakkan serangan dan tangkisan.

Dikutip dari Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan oleh Muhajir (2007: 65), pencak silat adalah seni bela diri yang mengutamakan unsur pertahanan diri ketika bertanding, meliputi nilai-nilai budi luhur yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai pencak silat, mulai dari sejarah, manfaat, hingga macam-macam teknik gerakan menangkis dalam seni bela diri ini.

Sejarah Singkat Pencak Silat

Ilustrasi pencak silat sudah ada sejak zaman dahulu. Foto: Pixabay

Pada zaman pra-sejarah di Indonesia, telah diciptakan cara membela diri sesuai dengan situasi dan kondisi alam sekitarnya. Orang yang hidup di dekat hutan mempunyai cara bela diri yang khas untuk menghadapi binatang buas yang ada di hutan tersebut.

Bahkan, mereka juga menciptakan bela diri dengan meniru-niru gerakan binatang yang ada di alam sekitarnya, seperti gerakan bela diri yang meniru kera, harimau, ular, dan burung.

Orang-orang yang hidup di pegunungan biasa berdiri, bergerak, dan berjalan dengan langkah kaki yang kuat untuk menjaga agar tidak mudah jatuh selama bergerak di tanah yang tidak rata. Biasanya, mereka menciptakan bela diri yang memiliki ciri khas kuda-kuda yang kokoh.

Akhirnya, setiap daerah mempunyai bela diri yang khas dan berbeda dengan daerah lainnya, sehingga timbul aliran bela diri beraneka ragam. Dari situlah, pertemuan antara penduduk daerah yang satu dengan yang lain menyebabkan terjadinya pertukaran ilmu bela diri.

Berdasarkan buku Bangga Punya Indonesia Pencak Silat oleh Pena Indonesia (2022: 16), tidak diketahui pasti kapan pertama kali munculnya pencak silat. Namun, bukti adanya seni bela diri bisa dilihat dari artefak pada masa klasik Hindu-Buddha.

Pencak silat bisa tersebar karena diturunkan secara lisan dari mulut ke mulut dan diajarkan dari guru ke muridnya. Inilah yang membuat sulit ditemukannya catatan pasti mengenai sejarah pencak silat.

Meski tidak ditemukan sejarah pasti mengenai asal mula pencak silat, perkembangan silat di Indonesia mulai tercatat saat penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum penyebar agama Islam di abad ke-14.

Pada saat itu, pencak silat banyak diajarkan di pesantren bersamaan dengan pelajaran agama. Silat juga menjadi bagian dari latihan spiritual. Biasanya, latihan silat dilakukan setelah atau sebelum kegiatan mengaji.

Ketika masa penjajahan Belanda, banyak rakyat Indonesia yang menggunakan ilmu pencak silat untuk melawan penjajah. Salah satu tokoh yang terkenal adalah Pangeran Diponegoro.

Menyadari pentingnya mengembangkan peranan pencak silat untuk ikut mengisi kemerdekaan, maka dibentuklah organisasi pencak silat yang bersifat nasional. Pada tahun 1948, organisasi Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia resmi berdiri.

Manfaat Pencak Silat

Ilustrasi pencak silat memiliki beragam manfaat. Foto: Pixabay

Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri yang membuat badan menjadi bugar, tetapi juga memiliki banyak manfaat lainnya. Adapun beragam manfaat pencak silat, yaitu:

Manfaat Pencak Silat untuk Kesehatan Tubuh

  • Melatih fisik seseorang agar menjadi lebih sehat dan kuat.

  • Menjaga kebugaran jasmani.

  • Melatih fleksibilitas tubuh.

  • Mempertahankan berat badan yang sehat.

  • Menjaga tekanan darah tetap stabil.

Manfaat Pencak Silat untuk Pengembangan Diri

  • Memiliki rasa percaya diri, mampu menguasai diri, dan mengendalikan diri.

  • Menumbuhkan kedisiplinan diri.

  • Melatih konsentrasi, kepekaan, dan kewaspadaan.

  • Menjaga diri dari hal-hal yang dapat membahayakan dan mengancam keselamatan.

  • Menjaga martabat diri, mempunyai rasa tanggung jawab serta disiplin pribadi dan sosial.

  • Senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan serta tahan uji dalam menghadapi cobaan dan godaan.

  • Menghormati sesama manusia, terutama yang lebih tua, dan menjadi teladan kepada yang lebih muda.

  • Mempunyai kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi serta suka menolong manusia lain yang sedang berada dalam kesulitan.

Manfaat Pencak Silat bagi Identitas Bangsa Indonesia

  • Sebagai alat pemersatu bangsa.

  • Mengharumkan nama bangsa Indonesia sebagai warisan budaya yang terkenal hingga ke mancanegara.

  • Menjadi bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Serangan Pencak Silat yang Menggunakan Kaki Disebut dengan Apa?

Teknik dari Tujuan Gerakan Menangkis

Ilustrasi gerakan menangkis dalam pencak silat. Foto: Pixabay

Menangkis adalah salah satu teknik dasar pembelaan dalam pencak silat yang dilakukan dengan kontak langsung. Kontak langsung tersebut memiliki tujuan untuk mengalihkan serangan lawan dan menahan gerakan lawan jika terpaksa.

Secara umum, tujuan gerakan menangkis adalah membendung serangan lawan dan membela diri dengan kontak langsung. Tentu dalam gerakan menangkis dibutuhkan kuda-kuda yang kuat dan persiapan yang cukup matang.

Adapun cara melakukan teknik gerakan menangkis agar bisa membendung dan mengalihkan serangan lawan pada cabang olahraga pencak silat adalah sebagai berikut.

1. Tangkisan Satu Tangan

Tangkisan satu tangan adalah teknik gerakan menangkis serangan lawan menggunakan satu tangan. Teknik ini terdiri dari 4 unsur, antara lain:

  • Tangkisan Luar: gerakan menangkis ini menggunakan satu tangan kiri atau kanan dari serangan lawan mulai dalam kemudian keluar.

  • Tangkisan Dalam: gerakan menangkis ini menggunakan satu tangan kiri atau kanan dari serangan lawan mulai dari luar ke dalam.

  • Tangkisan Atas: gerakan menangkis ini menggunakan satu tangan kiri atau kanan dari serangan lawan dari bawah ke atas.

  • Tangkisan Bawah: gerakan menangkis ini menggunakan satu tangan kiri atau kanan dari serangan lawan dari atas ke bawah.

2. Tangkisan Siku

Tangkisan siku merupakan teknik menghalau serangan lawan menggunakan siku-siku lengan. Teknik ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Tangkisan Siku Dalam: biasanya untuk menangkis dengan menggunakan siku dalam bisa melalui siku dalam tinggi atau siku dalam rendah.

  • Tangkisan Siku Luar: mirip dengan teknik sebelumnya namun perbedaan terletak pada penggunaan sikunya , gerakan ini menggunakan siku luar tinggi atau siku luar dalam.

3. Tangkisan Dua Lengan

Gerakan menangkis berikut ini menggunakan dua lengan untuk membendung serangan lawan. Teknis ini terdiri dari 4 cara, yaitu:

  • Tangkisan Sejajar Dua Lengan Atas/Tinggi: untuk gerakan tangkisan ini pastikan dua tangan berada sejajar dengan kepala untuk menangkis serangan.

  • Tangkisan Belah tinggi/rendah: teknik ini memiliki gerakan dengan membelah serangan dari atas atau bawah.

  • Tangkisan Silang Tinggi/Rendah: tangkisan jenis ini memiliki gerakan untuk menangkis kemudian mendorong serangan yang dilakukan melalui atas atau bawah.

  • Tangkisan Buang Samping: teknik tangkisan buang samping merupakan teknik menangkis dengan menangkap serangan lawan dengan cepat kemudian membuang serangan ke arah samping.

4. Tangkisan Kaki

Gerakan menangkis dengan kaki hanya bisa dilakukan dengan menggunakan 1 kaki, 1 kaki lainnya merupakan sebagai bentuk siap pada kuda-kuda kaki. Teknik ini terdiri dari 4 cara, yaitu:

  • Tangkisan Kaki Tutup Samping: teknik ini merupakan menutup serangan lawan menggunakan kaki dengan cara menangkis menggunakan kaki dengan menyampingkan kaki dan tubuh.

  • Tangkisan Kaki Tutup Depan: teknik ini merupakan menangkis serangan lawan dengan kaki dan tubuh menghadap depan.

  • Tangkisan Kaki Tutup Buang Luar: teknik ini merupakan tujuan menangkis dengan cara mengayunkan kaki dari luar ke bagian dalam.

  • Tangkisan Kaki Tutup Buang Dalam: teknik ini merupakan tujuan menangkis dengan cara mengayunkan kaki dari dalam ke bagian luar

5. Tangkisan Luar

Ilustrasi tangkisan satu tangan luar dalam pencak silat. Foto: Unsplash

Tangkisan luar adalah tangkisan yang digunakan untuk menahan serangan yang dilancarkan oleh lawan ke tubuh bagian tengah atau bagian atas dan dilakukan ke arah luar.

Dikutip dari Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA/SMK/MA dan Sederajat Kelas XI oleh Nur Hasyim, dkk., (2022: 54-55), berikut cara melakukan tangkisan luar:

1. Posisi Awal Tangkisan Luar

Berdiri tegak menghadap arah pukulan, kedua lengan mengepal di depan dada, kedua kaki rapat, dan kedua telapak kaki membentuk sudut kurang lebih 45 derajat.

2. Gerakan Tangkisan Luar

Pada saat pukulan datang dari arah depan lurus sejajar dada, lakukan gerakan lengan ke arah luar badan bersamaan kaki kiri ditarik ke belakang dan posisi siku tertekuk.

6. Tangkisan Dalam

Tangkisan dalam adalah jenis tangkisan yang sejajar dengan bahu yang dilakukan dari luar ke dalam. Berikut cara melakukan tangkisan dalam:

  • Lakukan posisi kuda-kuda tengah dengan kedua tangan bersiap di depan.

  • Kemudian tarik salah satu tangan dari depan luar ke dalam sejajar bahu.

  • Pertahankan posisi tubuh seimbang.

7. Tangkisan Atas

Tangkisan atas adalah gerakan tangkisan yang dilakukan dari bawah ke atas agar bagian kepala terlindung dari serangan lawan yang mengarah ke bagian atas.

Tangkisan atas digunakan terutama untuk menangkis serangan yang dilancarkan ke bagian leher hingga kepala. Serangan lawan tersebut bisa berupa pukulan sodokan atau tendangan. Berikut cara melakukan tangkisan atas:

1. Posisi Awal Tangkisan Atas

Posisi badan berdiri tegak menghadap arah pukulan, kedua lengan mengepal di depan dada, kedua kaki rapat, dan kedua telapak kaki membentuk sudut kurang lebih 45 derajat.

2. Gerakan Tangkisan Atas

  • Pada saat pukulan datang dari arah atas, lakukan gerakan lengan ke arah atas badan bersamaan kaki kiri maju ke depan dan posisi siku tertekuk.

  • Pukulkan lengan tangan kanan ke atas melintasi muka dan kepala, sedangkan kepalan tangan kiri ditarik di samping dada kiri untuk membentuk keseimbangan.

  • Berikutnya, pukulkan pula lengan tangan kiri ke atas melintasi muka dan kepala, lalu tarik kepalan tangan kanan ke samping dada kanan.

8. Tangkisan Bawah

Tangkisan bawah adalah tangkisan yang digunakan untuk menahan serangan yang dilancarkan oleh lawan ke badan bagian bawah kita seperti tendangan ke arah perut dan lipatan paha (kemaluan).

Tangkisan ini bisa dilakukan dengan menggunakan pedang tangan atau lengan bagian bawah. Adapun cara melakukan teknik tangkisan bawah, yaitu:

1. Posisi Awal Tangkisan Bawah

  • Berdiri dengan sikap kaki kiri di depan dan kaki kanan segaris di belakang.

  • Kepalkan kedua tangan dan silangkan di depan dada.

  • Kepalan tangan kiri (yang digunakan untuk menangkis) diletakkan di dekat telinga kanan, sedangkan kepala tangan kanan di depan tangan kiri menghadap ke atas.

2. Gerakan Tangkisan Bawah

  • Sabetkan lengan bawah tangan kiri ke depan-bawah dan tarik kepalan tangan kanan ke samping dada kanan untuk membentuk keseimbangan.

  • Perkuat kedudukan dengan cara menekan kuda-kuda sedikit ke bawah (berat badan terbagi rata di antara kedua kaki). Lakukan tangkisan tersebut sedemikian rupa sehingga menjadi benar-benar rapat.

  • Kembali ke sikap semula dan lakukan kembali gerakan menangkis. Pusatkan seluruh kekuatan pada tangan yang digunakan untuk menangkis.

9. Tangkisan Siku Dalam

Tangkisan siku dalam adalah tangkisan dengan menggunakan siku dalam untuk menggagalkan serangan lawan dengan arah gerakan dari luar ke dalam. Berikut cara melakukan tangkisan siku dalam:

  • Posisi awal berdiri dengan kedua tumit rapat dan kedua tangan di depan dada.

  • Langkahkan salah satu kaki ke belakang dan kedua siku ditekuk, kemudian digerakkan ke arah dalam melewati depan badan sampai berhenti di sisi badan yang lain.

  • Saat bergerak posisi siku tetap ditekuk sehingga lengan bawah vertikal ke atas dan telapak tangan menghadap ke badan.

  • Tangan yang tidak untuk menangkis tetap berada di depan dada. Lakukan tangkisan pada siku.

Baca Juga: Apa Saja Unsur-Unsur Pencak Silat? Ini Jawabannya

10. Tangkisan Siku Luar

Tangkisan siku luar adalah tangkisan yang dilakukan menggunakan siku salah satu tangan ke arah luar. Berikut cara melakukan tangkisan siku luar:

  • Posisi awal berdiri dengan kedua tumit rapat dan kedua tangan berada di depan dada.

  • Selanjutnya, langkahkan salah satu kaki ke belakang dan kedua siku ditekuk kemudian digerakkan ke arah luar melewati depan badan sampai berhenti di sisi badan yang lain.

  • Saat bergerak, posisi siku tetap ditekuk sehingga lengan bawah vertikal ke atas, dan telapak tangan menghadap ke badan.

  • Tangan yang tidak untuk menangkis tetap berada di depan dada dalam sikap siaga. Perkenaan tangkisan pada siku.

(FS & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan gerakan menangkis dalam pencak silat?
chevron-down

Menangkis adalah salah satu teknik dasar pembelaan dalam pencak silat yang dilakukan secara kontak langsung.

Apa itu tangkisan luar?
chevron-down

Tangkisan luar adalah tangkisan yang digunakan untuk menahan serangan yang dilancarkan oleh lawan ke tubuh bagian tengah atau bagian atas dan dilakukan ke arah luar.

Apa manfaat pencak silat untuk kesehatan?
chevron-down

Melatih fisik seseorang agar menjadi lebih sehat dan kuat, menjaga kebugaran jasmani, melatih fleksibilitas tubuh, serta mempertahankan berat badan yang sehat.