Alfred Russel Wallace: Penemu Apa dan Pembagian Fauna Dunia Menurut Teorinya
Membahas informasi seputar biologi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alfred Russel Wallace merupakan tokoh penting dalam sejarah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang biologi dan geografi. Ia dikenal luas karena gagasannya yang berpengaruh terkait teori evolusi dan pembagian fauna dunia. Artikel ini akan membahas siapa Alfred Russel Wallace, penemuannya, serta bagaimana ia membagi wilayah fauna di dunia melalui konsep yang sangat dikenal hingga sekarang.
Pengantar Alfred Russel Wallace
Alfred Russel Wallace adalah seorang naturalis dan penjelajah Inggris yang lahir pada abad ke-19. Ia banyak melakukan ekspedisi di Asia Tenggara dan Amerika Selatan, meneliti keragaman hayati yang ada di wilayah tersebut. Menurut Britannica, Wallace dikenal sebagai naturali yang banyak membaca tentang sejarah alam, sejarah, dan ekonomi politik.
Alfred Russel Wallace Penemu Apa?
Wallace berperan besar dalam pengembangan teori seleksi alam, sebuah konsep penting dalam evolusi. Ia mengirimkan naskah yang berisi ide serupa kepada Charles Darwin, sehingga keduanya kemudian diakui sebagai penemu teori evolusi berbasis seleksi alam. Britannica mencatat bahwa komunikasi intens antara Wallace dan Darwin menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah biologi.
Penemuan Teori Evolusi Bersama Darwin
Kontribusi di Bidang Biogeografi
Selain teori evolusi, Wallace dijuluki sebagai “Bapak Biogeografi” karena jasanya mengkaji persebaran makhluk hidup di berbagai wilayah. Ia melakukan penelitian intensif di Kepulauan Melayu, memetakan jenis-jenis fauna, dan memperkenalkan cara pandang baru mengenai distribusi hewan di dunia.
Pembagian Fauna di Dunia Menurut Alfred Russel Wallace
Konsep Garis Wallace
Garis Wallace adalah garis imajiner yang memisahkan fauna Asia dan Australia. Garis ini membentang di antara pulau Kalimantan dan Sulawesi, serta Bali dan Lombok. Menurut buku Geografi untuk SMA Kelas XI karya Budi Handoyo, garis ini adalah garis khayal yang memisahkan persebaran fauna Indonesia bagian barat atau asiatis dengan fauna Indonesia tengah atau peralihan
Zona Pembagian Fauna: Oriental dan Australasia
Wilayah di sebelah barat Garis Wallace dikenal sebagai zona Oriental, yang memiliki fauna seperti harimau, gajah, dan tapir. Sementara itu, wilayah timur Garis Wallace disebut zona Australasia, di mana fauna khasnya adalah kanguru, kasuari, dan burung cendrawasih. Pembagian ini membantu ilmuwan mengenali keunikan setiap kawasan.
Dampak dan Pentingnya Pembagian Ini
Pembagian fauna menurut Wallace berpengaruh besar terhadap perkembangan ilmu geografi dan ekologi. Konsep ini memudahkan pelestarian keanekaragaman hayati dan penataan kawasan konservasi. Seperti disebutkan dalam Geografi untuk SMA Kelas XI karya Budi Handoyo, pemahaman tentang pembagian fauna ini memudahkan untuk memahami karakteristik hewan yang ada di Indonesia.
Kesimpulan
Alfred Russel Wallace dikenal sebagai penemu teori evolusi bersama Darwin dan pelopor biogeografi. Melalui konsep Garis Wallace, ia memperkenalkan pembagian fauna dunia menjadi zona Oriental dan Australasia. Penemuan Alfred Russel Wallace tetap relevan hingga kini, terutama dalam pengelolaan keanekaragaman hayati dan ilmu geografi modern.
Reviewed by Salamah Harahap
Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya