News
·
16 Agustus 2019 20:21

Akar Bajakah, Ada yang Beracun?

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN
Akar Bajakah, Ada yang Beracun? (245311)
searchPerbesar
Kayu bajakah yang bisa menyembuhkan kanker payudara hasil penelitian tiga pelajar di SMAN 2 Palangkaraya. Foto: Dok. Istimewa
InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT - Akar bajakah mendadak viral di media sosial setelah dua siswi SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan obat kanker dari akar bajakah, saat mengikuti ajang perlombaan World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada 25-27 Juli 2019.
ADVERTISEMENT
Akar Bajakah dikatakan mampu menyembuhkan penyakit Kanker Payudara. Tak berselang lama, banyak warga yang aji mumpung berjualan akar tersebut dari harga Rp 250 ribu hingga jutaan. Tapi ternyata akar bajakah ini punya banyak jenisnya, bahkan akar bajakah ada yang beracun dan ini harus diketahui para pencari obat.
Manfaat bajakah untuk obat kanker sudah diketahui masyarakat Kalimantan terutama suku Dayak Ngaju. Ada bajakah beracun yang digunakan sebagai tuba untuk membuat ikan lemas, ada juga bajakah yang bisa mengobati kerontokan rambut. Itu semua tergantung dari jenis akar bajakah itu sendiri.
Sampai saat ini memang belum ada informasi bagaimana membedakan akar bajakah asli dan palsu. Di Palangkaraya dan Pangkalan Bun, akar bajakah tidak begitu sulit ditemukan. Pihak Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya juga masih mendalami penelitian terkait akar bajakah ini.
ADVERTISEMENT
Selain itu, pentingnya peran Balai Pengawasan Obat dan Makanan di daerah setempat, agar masyarakat mengetahui apakah akar bajakah bisa dikonsumsi atau tidak. Tujuannya untuk menghindari hal yang tidak di inginkan di kemudian hari. (Fiyya)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020