News
·
22 Januari 2021 17:53

Diduga Depresi Ditinggal Anak dan Istri, Pria di Pulang Pisau Minum Racun Rumput

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN
Diduga Depresi Ditinggal Anak dan Istri, Pria di Pulang Pisau Minum Racun Rumput (119641)
Ilustrasi.
PULANG PISAU-Seorang pria di Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah nekat bunuh diri dengan cara meminum racun rumput di kebun yang terletak di belakang rumahnya. Tindakan tak terpuji warga Jalan Bereng Kalingu berinisial V(26) tersebut diduga depresi karena ditinggal istri dan anaknya.
ADVERTISEMENT
Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kapolsek Kahayan Hilir Ipda Widodo saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iya betul mas, korban minum racun rumput jenis gramoxone,” ujar Kapolsek, Jumat (22/1).
Aksi bunuh diri hingga tewas tersebut awalnya ditemukan oleh ibu korban yang mendengar adanya suara batuk yang berada di belakang rumahnya. Saat didatangi, korban terlihat sandar di pohon dan hanya mengenakan pakaian dalam dengan busa berwarna biru keluar dari mulutnya.
“Waktu melihat, orang tua korban terkejut dan langsung meminta bantuan tetangga untuk bawa ke Rumah Sakit Pulang Pisau. Setelah mendapat perawatan medis, korban akhirnya meninggal dunia Kamis 21 Januari sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar Widodo.
Kapolsek menerangkan bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan setelah dilakukan visum et Repertum serta pemeriksaan sejumlah saksi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan tidak ada unsur penganiayaan.
ADVERTISEMENT
“Kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan unsur penganiayaan pada korban. Dari TKP ditemukan 1 botol racun rumput Merk Gramoxone yang sudah tak berisi,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pernah terlibat tindak pidana KDRT pada tahun 2019 lalu dan dipenjara 7 bulan. Selain itu, sebelum bunuh diri, korban sempat meminta bantuan keponakannya untuk membelikan racun rumput. Suruhan tersebut sempat ditolak, namun karena korban beralasan menyemprot pohon di belakang rumah, akhirnya diikuti oleh keponakannya.
---------
Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.
Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580
ADVERTISEMENT