6 Jenis Kayu Solid sebagai Bahan Furnitur Terkuat

Inspirasi Hunian
Menyajikan informasi seputar inspirasi hunian untuk rumah idaman.
Konten dari Pengguna
22 Mei 2024 11:14 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Inspirasi Hunian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jenis kayu solid. Sumber: unsplash.com/NicolaPavan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis kayu solid. Sumber: unsplash.com/NicolaPavan.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jenis kayu solid di negara tropis seperti Indonesia cukup banyak dan sebagian terbukti awet untuk bangunan dan furnitur. Kayu yang banyak dicari adalah yang tahan rayap dan tidak mudah lapuk.
ADVERTISEMENT
Namun kayu yang demikian makin terbatas ketersediaannya. Jika ada, harganya makin mahal.

Jenis Kayu Solid untuk Rumah

Ilustrasi jenis kayu solid. Sumber: unsplash.com/MarissaDaeger.
Kayu solid yang paling dikenal masyarakat adalah jati. Namun masih banyak jenis-jenis kayu lain di pasaran. Kayu solid memberikan nuansa natural pada rumah.
Kayu olahan lebih murah sehingga makin sering digunakan untuk rumah-rumah. Namun atas pertimbangan kualitas, masih banyak yang tetap memilih kayu solid.
Berikut adalah jenis kayu solid yang sering digunakan di rumah-rumah, yang dikutip dari 30 Inspirasi Desain Rumah Bertingkat, Enzeline F. Manurung (2010:60).

1. Kayu Jati

Jati merupakan kayu termahal karena dapat tahan hingga 20 tahun. Kayu ini tahan rayap dan tahan terhadap perubahan temperatur yang ekstrem.
Kayu jati berwarna coklat tua dan muda. Tekstur jati lebih keras dibandingkan kayu jenis lain. Jati dapat digunakan untuk lantai, funitur dan bangunan. Namun karena mahal, jati jarang digunakan untuk lantai.
ADVERTISEMENT

2. Kayu Bangkirai

Kayu bangkirai banyak ditemukan di utara Indonesia, Malaysia dan Filipina. Bangkirai berwarna coklat dan kuning kemerahan sehingga cocok digunakan untuk bangunan bernuansa tropis.
Seratnya yang lurus, berpadu dan ada bagian yang pecah rambut akan cocok untuk bahan interior.Bangkirai memiliki tingkat kekerasaan yang hampir sama dengan jati sehingga dapat tahan 10-20 tahun.

3. Kayu Kamper

Kayu kamper merupakan sejenis kayu damar laut yang terkenal kuat. Harga kamper lebih terjangkau untuk pintu, jendela, bahkan lantai. Warna kayu kamper coklat kemerahan dengan tingkat kekerasan sedang tapi tahan hingga 10-15 tahun.

4. Kayu Nyatoh

Kayu nyatoh kuat dan tahan lama tapi lunak sehingga tidak cocok untuk dijadikan daun pintu. Nyatoh juga tidak mudah dipahat. Kayu nyatoh berwarna coklat kemerahan dan dapat tahan hingga 15 tahun.
ADVERTISEMENT

5. Kayu Meranti

Kayu meranti berwarna merah gelap dengan tingkat kekerasan sedang. Meranti tahan hingga 10 tahun, namun tidak tahan rayap dan perubahan cuaca. Karena itu meranti hanya bisa digunakan untuk furnitur dan panel, tapi kurang cocok untuk bangunan.

6. Kayu Merbau

Kayu merbau sangat populer untuk bahan furnitur karena kuat. Kayu berwarna coklat kemerahan dengan tingkat kekerasan tinggi ini juga cocok untuk bahan bangunan.
Jenis kayu solid di Indonesia banyak ragamnya, namun ketersediaannya menurun. Penggunaan kayu solid untuk bangunan dan furnitur harus dilakukan dengan bijaksana. (lus)