10 Puisi Cinta Islami untuk Tentramkan Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap kata yang tersusun rapi akan menghasilkan makna yang indah. Seperti puisi cinta Islami untuk tentramkan hati ini. Ungkapan cinta bukan tentang dua insan saja. Tetapi banyak hal yang bisa menjadi media untuk merealisasikannya.
Dalam Islam, cinta kepada manusia juga merupakan perwujudan dari cinta kepada Allah. Jika seseorang mencintai Allah, ia juga akan mencintai manusia lainnya. Hal inilah yang mendorong manusia untuk berbuat baik kepada sesamanya. Alquran menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia agar saling mengenal dan mengasihi.
10 Puisi Cinta Islami untuk Tentramkan Hati
Dikutip dari buku Sajak Menapak Mimpi Kepagian, Eko Purnomo, (2020:13), berikut ini adalah beberapa puisi cinta yang Islami, untuk menentramkan hati yang gundah gulana.
TEMPAT YANG HANYA MILIK-MU
Oleh Irfa Erfianah
Bukan kepalsuan yang ku mau
Bukan kesemuan yang ku butuhkan
Hanya sebuah tempat
Yang bisa terima hinanya aku
Ku temukan itu di Sisi-Mu
Terlihat dalam Agung agama-Mu
Tempat terindah yang hanya Milik-Mu
Tempat terindah yang hanya di Sisi-Mu
Tempat yang bisa terima kotornya aku
Yang beri bahagia dalam ketenangan
Sungguh kepalsuan tiada padanya
Kesemuan pun mustahil ada padanya
"Wahai Dzat penggenggam jiwa.
Jiwa-jiwa hidup dan jiwa-jiwa mati
Merindu-Mu dalam lembar penghambaan
Berharap diterima di tempat yang hanya Milik-Mu
Puisi cinta:
Aku…
Aku adalah puing yang berserak
Tercerai-berai dari bingkai dunia
Lantang suaraku namun tak terdengar
Menggebu semangatku namun tak tersampai
Aku…
Aku berdiri dimana aku berpijak
Di atas nasib yang membawaku berkelana
Di atas takdir yang tak bisa aku rubah
Takdir Kertas Putih
Di secarik kertas putih
Yang bersih tak bernoda
Ku coba gore suara hati
Dengan tinta ikhlas dan tulus hati
Ada kegalauan hati yang membuncah di sana
Tertunduk merenung dalam senyap
Kesunyian merengkuh dalam jiwa kosong
Wahai kertas putih
Rangkailah kata demi kataku
Susunlah bait demi baitku
Beritahu pada seisi dunia
Bahwa takdir-Mu bukan takdirku
Do’a rumput Kering
Rumput mongering di padang tandus
Jiwa lemah tersapu sepoi angina
Parau suara lantunka do’a
Memohon hujan sudi kiranya dating
Akar menguat mencengkram tanah
Seakan enggan kau tak akan goyah
Ingin segera bereinkarnasi
Menjadi rumput hijau ditanah basah
Adzan Magrib
Petang menjelang
Waktu pun meniti menuju malam
Gema adzan magrib berkumandang
Lafalkan asma-Mu ALLAHU AKBAR!
Merdu syairnya memanggil segenap insan
Untuk segera tunaikan kewajiban
Bersimpuh khidmat, bersujud ikhlas
Bahwa tiada Tuhan selain Allah yang maha besar
Cintai Aku dengan Bismillah
Tuhan memberikan cinta
Bagi setiap hambanya
Bila cinta itu dating
Itu adalah anugrah dari-Nya
Cinta itu adalah sebuah perasaan
Dia hadir lubuk hati
Tanpa kemunafikan
Tanpa kepalsuan
Cintai aku dengan bismillah
Dengan ketulusan hati
Dengan keikhlasan jiwa sejati
Dengan ridha sang ilahi robbi
Do’a Malam Sunyi
Aku hanyalah manusia biasa
Yang tertatih mengejar arti hidup
Terpuruk dalam iga-iga jati diri
Yang tak pernah aku temukan lagi
Di malam yang sunyi ini
Kulantunkan kidung do’a
Berilah hati seberkas cahaya
Terangi jalanku menuju asa
Tangis Manusia Pendosa
Tertunduk lesu berat disesal
Kenapa dulu aku begitu bengal
Tuntunan-Mu tak aku patuhi
Ajaran-Mu tak aku hiraukan
Aku menjerit kesusahan
Tapi suraku tak dihiraukan
Aku tak mampu meminta perlindungan
Aku tak mampu lari dari kenyataan
Lunglai terbakar badanku
Tangisku menyanyap sedih
Aku manusia pendosa
Yang lupa pada janji
Yang jauh dari tuntunan illahi
Ampunan-Mu
Ya Allah…
Kau ciptakan aku dengan begitu indahnya
Kau berikan aku dengan kesempurnaan akal
Kau berikan aku rasa akan rahmat dan hidayah-Mu
Ya Allah…
Aku memohon di ampunan-Mu
Akan segala hilap dan dosaku
Hatiku bergetar bila mendengar azab-Mu
Ikhlas hamba-Mu memohon akan ampunan
Wahai
Wahai…
Sang penguasa alam
Jangan kau pasung sang rembulan
Karna aku butuh terang
Pekat dijalanku dan berliku
Kerikil tajam menusukku
Tanpa memberi tahu
Luluhkan jiwa semangatku
Wahai…
Sang penguasa mimpi
Tunjukan aku jalan pasti
Di jalan ridha illahi
Iman dan Takwaku hanya padamu Ya illahi robbi
Itulah contoh-contoh Puisi Cinta Islami untuk Tentramkan Hati. Semoga kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT.(Ai/IJ)
