15 Kata-Kata Wayang Jawa dengan Artinya yang Penuh Petuah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wayang Jawa merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai-nilai dan petuah. Di dalamnya terdapat beragam Kata-kata Wayang Jawa yang bijak sarat makna yang mendalam.
Bukan sekadar rangkaian kata, melainkan pengetahuan turun-temurun yang mengandung kebijaksanaan luhur yang mencerminkan filsafat hidup, kearifan lokal, dan mendalamnya pemahaman tentang manusia dan kehidupan.
15 Kata-Kata Wayang Jawa dengan Artinya
Mengutip dari laman kemdikbud.go.id, wayang merupakan puncak seni rupa yang berasal dari Jawa, wayang juga digunakan sebagai media dakwah, hiburan, pendidikan serta pemahaman filsafat. Inilah 15 kata-kata wayang Jawa dan artinya yang penuh petuah:
"Sambat salamet, kedah awas." (Berbahagialah, tetapi tetap waspada.)
"Urip iki tumetes, andum waras." (Hidup ini berharga, pikiran harus jernih.)
"Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani." (Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dukungan.)
"Laku iki ambrasta dur angkara." (Tindakan ini membebaskan diri dari nafsu negatif.)
"Wis mung maksih mulya, nanging mung rikala." (Sudah sangat berharga, tetapi hanya pada waktu tertentu.)
"Wulang sunya ing madya, sangkan paraning dumadi." (Kerja keras di tengah keheningan, untuk mencapai tujuan ke depan.)
"Ajining diri ambrasta dur angkara." (Kehidupan seorang ksatria harus membebaskan diri dari nafsu negatif.)
"Ing pamrih rahayu, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani." (Dalam memberikan, kita menemukan kedamaian, di tengah memberdayakan semangat, dan di belakang memberikan dukungan.)
"Sampurna yekti, lan aji semedi." (Kesempurnaan dalam perbedaan, dengan penuh tekad untuk mencapai kesunyian batin.)
"Aja gumregah, aja gembleng." (Jangan sombong, jangan terlalu rendah hati.)
"Sujud marang Gusti, eling marang wong." (Taat pada Tuhan, menghormati sesama.)
"Urip iki seng penting, andum waras." (Hidup ini yang penting, pikiran harus bijak.)
"Suksma, nrima, tansah ing sederhana." (Berterima kasih, menerima, dan hidup sederhana.)
"Ati mulya, dhowa suci, urip penuh makna." (Hati mulia, pikiran suci, hidup penuh makna.)
"Sugih tanpa kapur, rukun tanpa rupa." (Kemakmuran tanpa membanggakan diri, keharmonisan tanpa dibuat-buat.)
Makna yang mendalam terkandung dalam kata-kata wayang Jawa, menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan sehari-hari. Nilai yang terperinci di dalamnya mampu memberikan kontribusi positif bagi pembentukan karakter dan perilaku manusia.
Baca juga: 13 Kata-kata Jawa Penuh Makna tentang Kehidupan sebagai Perenungan
