15 Pantun Sindiran yang Berkelas dan Menusuk di Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun sindiran dapat mengungkapkan rasa kesal dengan kata-kata yang menohok. Unek-unek yang disampaikan dapat berupa sindiran yang halus, tetapi menusuk di hati.
Mengutip dari buku berjudul Catatan Ringkas Stilistika, Andri Wicaksono (2014, 43), sindiran atau ironi adalah sebuah acuan yang mengungkapkan sesuatu. Sindiran mengandung makna atau maksud berlainan dari apa yang terkandung dalam rangkaian kata-katanya.
15 Pantun Sindiran
Sindiran dapat membuat orang yang disindir tersadar akan perbuatan buruknya. Selain itu, sindiran yang dilontarkan dapat membuat perasaan menjadi lega dan tenang. Berikut sindiran yang dapat diberikan melalui sebuah pantun.
Buah tomat berbuah lebat Buah yang busuk dikerumun lalat Aku kira orang yang hebat Tapi rupanya hanya penghianat
Bakar sate pake arang Sate dimakan di rumah paman Orang sombong pasti terbuang Tak punya saudara tak punya teman
Sore-sore jalan ke taman Sambil santai menikmati senja Teman mengaku teman Kalau ada maunya saja
Ibu memanen banyak jamur Jamur di kelilingi banyak semut Kusangka teman yang jujur Rupanya musuh dalam selimut
Datang berlibur ke taman safari Berlibur ke sana membawa bini Teman sejati susah dicari Teman palsu banyak di sini
Ke Jogja membeli bakpia Dibungkus bersama kotak berpita Sombong karena harta dunia Kalau miskin terlunta-lunta
Sepeda baru adik yang punya Baru dibeli oleh papa Mendekat kalau ada maunya Sudah kita tolong dia lupa
Karyawan wanita mendapat cuti Karyawan pria sangat pandai Lain di mulut lain di hati Berteman hanya melukai
Ayah hobi memancing ikan Ikan ditangkap untuk dimakan Berkali-kali sudah dimaafkan Jangan lagi ulang kesalahan
Hutan gelap ada rubah Rubah tertembak oleh peluru Jika dinasehati tak juga berubah Baiknya kucari sahabat baru
Bayar tiket pakai uang Tiket kapal untuk berlayar Waktu susah dikasih utang Sampai kaya belum dibayar
Baju daster sudah bolong Bolong besar kelihatan dalaman Belum kaya sudah sombong Sudah kaya lupa daratan
Sabun Siti banyak busa Sabun bagus anak muda Mulut manis rupanya berbisa Pandai berjanji, bukti tak ada
Pak budi punya kebun mangga Dihiasi pohon bahari Puasku menabur bunga Rupanya terinjak jadi duri
Mahasiswa pergi ke ruang praktikum Untuk mengerjakan soal ujian Mulut besar pandai mengaum Sekali disentak gemetaran
Baca juga: 13 Pantun Cinta Gombal untuk Calon Pacar
Itulah kumpulan pantun sindiran yang mempunyai makna berkelas, tetapi menusuk di hati. Semoga unek-unek yang telah diungkapkan, dapat membuat pembaca lebih lega dan tenang. (Gin)
