Konten dari Pengguna

15 Quotes Bahasa Jawa Aesthetic yang Bijak dan Mengandung Hikmah

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi quotes bahasa jawa aesthetic. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi quotes bahasa jawa aesthetic. Sumber: www.unsplash.com

Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang digunakan untuk sarana komunikasi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Jawa. Seringkali ditemui makna yang mengena pada keindahan bahasa Jawa, hingga muncul quotes bahasa Jawa aesthetic.

Menurut buku Tata Bahasa Jawa, Purwadi, ‎Mahmudi, ‎Mahmudi (S.E.) (2005:638), bahasa Jawa mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di Pulau Jawa khususnya dan di seluruh kepulauan nusantara pada umumnya, bahasa Jawa menjadi alat komunikasi yang akrab dan luwes.

Keindahan Arti Quotes Bahasa Jawa Aesthetic

Ilustrasi quotes bahasa jawa aesthetic. Sumber: www.unsplash.com

Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa yang paling kaya di Indonesia. Bahasa ini memiliki keunikan dan keindahan tersendiri yang membuatnya menjadi salah satu bahasa yang menarik untuk dipelajari.

Bahasa Jawa juga memiliki banyak kosakata yang tidak dapat ditemukan dalam bahasa-bahasa lainnya. Selain itu, kalimat dalam bahasa Jawa memiliki arti yang bijak dan mengandung hikmah, jadi cocok digunakan sebagai quotes bahasa Jawa aesthetic.

Berikut beberapa kalimatnya.

  1. Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo." (Mulailah untuk bertindak sebisamu, baru akhirnya serahkan semuanya kepada Allah Yang Maha Esa)

  2. "Wong menang iku wong sing bisa ngasorake priyanggane dhewe." (Orang yang menang adalah orang yang bisa melawan nafsunya sendiri)

  3. "Basa iku busananing bangsa." (Budi pekerti seseorang bisa terlihat dari tutur kata yang diucapkannya)

  4. "Sabar iku lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan pandhadharaning ngaurip." (Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup)

  5. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti." (Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)

  6. "Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur." (Berpegang teguh pada mimpi, karena jika mimpi mati, hidup adalah burung bersayap yang rusak, itu tidak bisa terbang)

  7. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu." (Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)

  8. "Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa." (Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)

  9. "Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno." (Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)

  10. "Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemita." (Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

  11. "Aja mbedakake marang sapadha-padha." (Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)

  12. "Sabar iku ingaran mustikaning laku." (Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)

  13. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mblancangi, dhuwur tan nungkuli." (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi)

  14. "Ngeluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bhanda."(Berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta)

  15. "Nek wes niat kerjo iku ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai." (Kalau sudah niat bekerja itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rezeki itu tidak usah cari muka)

Baca juga: 2 Contoh Puisi Bahasa Jawa Singkat dan Penuh Makna

Merenungi quotes bahasa Jawa aesthetic ini terasa sekali bahwa banyak nilai kehidupan yang berpijak pada kerendahan hati. Semoga semua quote ini dapat ditiru dan diterapkan dalam kehidupan.(VAN)