20 Kata Bijak untuk Pemimpin yang Pilih Kasih dan Egois

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat memiliki pemimpin yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan, pilih kasih, sampai egois. Kita wajib memberikan suara atau kata bijak untuk pemimpin yang pilih kasih dan egois agar yang bersangkutan sadar diri.
Tak jarang, kebijakan atau keputusan yang kurang adil akan membuat orang merasa kecewa, kesal, dan marah. Itulah mengapa, pentingnya bersikap adil karena bisa berpengaruh terhadap kebahagian orang.
Baca juga : 20 Kata Bijak Buya Hamka tentang Pendidikan
20 Kata Bijak untuk Pemimpin yang Pilih Kasih dan Egois
Dikutip dari buku Kata Bijak dan Motivasi karya M.Sabda Al-Hasri (2019: 59), kamu bisa mengungkapkan perasaan kesalmu kepada pemimpin yang egois melalui sebuah kata bijak untuk pemimpin yang pilih kasih dan egois berikut ini,
Pemimpin yang baik harus siap berkorban untuk memperjuangkan kebebasan rakyatnya.
Seorang pemimpin dihargai, disegani, dan dihormati bukan karena kewenangan dan kekuasaan yang dimilikinya, melainkan kapabilitas yang diwujudkan dalam kinerja yang terpuji.
Hanya satu hal yang menghina Tuhan, yaitu ketidakadilan.
Kewajiban anggota masyarakat yang utama adalah menegakkan keadilan.
Orang yang tidak berbuat adil, lebih menderita daripada orang yang mengalami ketidakadilan itu.
Seorang pemimpin adalah pemberi harapan.
Keadilan, kebenaran, kebebasan, itulah pangkal dari kebahagiaan.
Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan.
Para pemimpin yang baik harus terlebih dulu menjadi pelayan yang baik.
Semua kebijakan dapat diukur dengan keadilan.
Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati.
Saat ini, kunci dari kepemimpinan yang sukses adalah pengaruh, bukan wewenang.
Bagaimana keadilan bisa tercipta, jika orang tak bersalah disiksa menjadi terdakwa.
Segala perkara yang tidak adil, benar-benar tidak dapat menguntungkan siapa pun juga. Kemudian apa yang adil, benar-benar tidak dapat merugikan siapa pun juga.
Tidak ada keadilan kecuali dalam kebenaran, tidak ada kebahagiaan kecuali dalam keadilan.
Keadilan jadi barang sukar, ketika hukum hanya tegak kepada yang bayar.
Kepemimpinan dilaksanakan lebih sebagai sikap dan tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.
Keadilan tanpa kekuatan adalah kemandulan, kekuatan tanpa keadilan adalah tirani.
Keadilan tanpa kebijaksanaan adalah mustahil.
Keadilan itu bukan terletak dalam bunyi huruf undang-undang, melainkan dalam hati nurani hakim yang melaksanakannya.
Itulah dia 20 kata bijak untuk pemimpin yang pilih kasih dan egois, semoga kita semua dihindarkan dari pemimpin yang seperti itu.
