Konten dari Pengguna

20 Kata-Kata Bijak Islami untuk Menyadarkan Seseorang Berbuat Salah

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto : Pixabay/GDJ, Gambar Hanya Ilustrasi Kata-Kata Islami untuk Menyadarkan Seseorang Berbuat Salah
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Pixabay/GDJ, Gambar Hanya Ilustrasi Kata-Kata Islami untuk Menyadarkan Seseorang Berbuat Salah

Kata-kata bijak bisa berisi berbagai kalimat islami. Pasalnya kalimat Islami selalu berisi tentang ajakan berbuat amal baik dan menjauhi perbuatan dosa. Di artikel ini akan diulas beberapa kata-kata Islami untuk menyadarkan seseorang berbuat salah.

Berdasatkan buku, 700++ Kata Mutiara Islami: Tentang Akhlak, Ibadah, Keluarga, Cinta Kasih, Ilmu Pengetahuan, Pena Kreativa, bahwa kata-kata Islami untuk menyadarkan seseorang berbuat salah merupakan amal kebaikan.

Baca juga : 9 Kata-Kata Inspiratif Islami yang Penuh Motivasi

Kata-Kata Bijak Islami untuk Menyadarkan Seseorang Berbuat Salah

Foto : Pixabay/CorrelateStudio, Gambar Hanya Ilustrasi Kata-Kata Islami untuk Menyadarkan Seseorang Berbuat Salah

Bagaimana kata-kata islami untuk menyadarkan seseorang berbuat salah bisa menjadi inspirasi bagi orang lain? Cara yang bisa dilakukan cukup simpel. Hanya dengan menulis ulang, lalu mengunggahnya di status atau kolom media sosial kita.

Selanjutnya bisa Anda simak 20 kata-kata Islami untuk menyadarkan seseorang berbuat salah berikut ini.

  1. 3 tanda kesempurnaan iman : kalau marah, marahnya tidak keluar dari kebenaran. Kalau senang, senangnya tidak membawanya pada kebatilan. Ketika mampu membalas, ia memaafkan. (Al Hadits).

  2. Andaikata seseorang mau memikirkan kebesaran Allah, maka ia takkan sampai hati untuk melakukan perbuatan disa. (Bisyir).

  3. Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi Thalib).

  4. Hendaklah kamu menjauhi keramaian orang banyak atau beruzlah. Katakan demikian, karena orang banyak bisa menyebabkan kamu berpaling dari Allah serta mendorong kamu untuk berbuat dosa. (Sayyid Bakri Al-Maliki).

  5. Ketika seseorang melakukan dosa baru yang belum pernah dilakukannya, maka Allah akan mendatangkan bala yang tak pernah disangka-sangka baginya. (Al Hadits).

  6. Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. (Mutiara Islami).

  7. Kebajikan itu adalah budi pekerti yang baik, dan dosa itu adalah segala sesuatu yang menggelisahkan perasaanmu dan yang engkau tidak suka bila dilihat orang lain. (Mutiara Islami).

  8. Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya, jika tidak mampu, maka dengan lisannya, jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman. (Al Hadits).

  9. Berbahagialah orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain (Mutiara Islami).

  10. Jauhilah kekikiran, sesungguhnya kekikiran itu telah membinasakan (umat-umat) sebelum kami. (Al Hadits).

  11. Tiada musibah yang lebih besar daripada meremehkan dosa-dosamu dan merasa ridho dengan keadaan rohaniahmu sekarang ini. (Al Hadits).

  12. Seorang mukmin tidak boleh dua kali jatuh dalam lubang yang sama. (Mutiara Islami).

  13. Buta yang paling buruk adalah buta hati. (Mutiara Islami).

  14. Janganlah mencaci maki orang yang telah meninggal dunia, sebab mereka telah menerima balasan terhadap apa yang mereka perbuat. (Mutiara Islami).

  15. Tanda-tanda orang yang celaka antara lain bergairah dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan haram, menjauhi nasihat ulama dan selalu menyendiri jika mengerjakan salat. (Mutiara Islami).

  16. Tidak ada musibah yang lebih besar daripada meremehkan dosa-dosamu. (Mutiara Islami).

  17. Janganlah engkau memiliki sifat iri hati karena hanya akan membuat jiwamu gelisah. (Mutiara Islami).

  18. Hasud atau dengki itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu. (Mutiara Islami).

  19. Siapa pun yang menggali lubang, maka akan terperosoklah ia di dalamnya. (Mutiara Islami).

  20. Hawa nafsu itu bagaikan anak kecil, bila kaumanjakan maka sampai besar ia akan terus senang menyusu dan bila kauhentikan maka akan berhenti. (Mutiara Islami).

Beberapa kata-kata Islami untuk menyadarkan seseorang berbuat salah seperti di atas bisa menjadi referensi Anda. Menggunakan media sosial sebagai sarana berbagi kebaikan meski hanya kumpulan kata akan lebih baik dibanding menyebarkan fitnah.