Konten dari Pengguna

20 Kata-kata Habib Jafar Tentang Kehidupan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata-kata Habib Jafar. Unsplash/ Abdullah Faraz
zoom-in-whitePerbesar
Kata-kata Habib Jafar. Unsplash/ Abdullah Faraz

Habib Husein Ja’far Al Hadar dikenal sebagai pendakwah yang sering viral di media sosial. Gaya dakwahnya yang menggunakan bahasa gaul dan kekinian membuat keturunan Nabi Muhammad SAW ini digemari kawula muda. Kata-kata Habib Jafar tentang kehidupan banyak dijadikan sebagai status media sosial.

Mengutip dari buku, Habib Husein lahir di Bondowoso, Jawa Timur, 21 Juni 1988. Beliau menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Bangil, Jawa Timur.

Beliau juga adalah lulusan Sarjana Filsafat Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jurusan Akidah dan Filsafat Islam.

20 Kata-kata Habib Jafar Al Hadar

Kata-kata Habib Jafar Al Hadar. Unsplash/ Masjid Pogung Dalangan

Mengutip dari Tuhan Ada di Hatimu: Tak di Ka'bah, Husein Ja'far Al-Hadar, 2022, berikut adalah beberapa kata-kata Habib Jafar Al Hadar yang bisa dijadikan renungan:

  1. "Semakin mengaji, semakin kita paham betapa tak terbatasnya medan makna Al-Quran dan betapa kerdilnya pikiran kita, sehingga kita terus semakin rendah hati. Bukan justru semakin sok."

  2. "Kalau Nabi sabdakan bahwa: 'Bumi ini semuanya masjid'. Yang terpikir dalam benak saya bukan keberadaan Tuhan di bangunan kubah yang kita sebut masjid itu. Tapi di mana saya melihat Tuhan dan menyebabkan saya bersujud pada-Nya, di sanalah masjid."

  3. "Jika kita ingin menjadi manusia yang mulia, maka tak ada cara lain kecuali menyandingkan diri kita dengan Al-Quran."

  4. "Ibadah yang langsung kepada Allah adalah memasukkan rasa bahagia ke hati orang lain."

  5. "Muslim belum tentu Islam. Karena bisa jadi umat Islam tidak merepresentasikan nilai-nilai Islam itu sendiri."

  6. "Melukai dengan lisan lebih buruk daripada melukai menggunakan pedang."

  7. "Kita bisa berbeda dalam hal kebenaran, namun kita memiliki visi yang sama dalam hal kebaikan."

  8. "Mari kita selalu berakhlak dan mempersatukan, seperti Nabi Saw. yang terbaik akhlaknya dan mempersatukan para nabi dan kaumnya di akhirat."

  9. "Sering kali kita mengkambinghitamkan orang lain atau sesuatu di luar diri kita. Padahal yang bermasalah adalah diri kita sendiri. Begitu pula kadang kita mencari solusi di luar diri. Padahal solusi itu sebenarnya ada dalam diri."

  10. "Tiap golongan itu punya pahlawannya, seperti tiap kaum punya nabinya. Saling hormati para pahlawan, seperti tiap umat harus hormati dari kaum lain."

  11. "Beda itu nada! Maka, tak heran ada yang tak suka beda juga sekaligus tak suka nada, Saya memilih suka keduanya, karena keduanya sama-sama indah."

  12. "Yang paling aku takutkan adalah ketakutanku pada diri sendiri: kepentinganku, nafsuku, dan golonganku. Karena itu, dalam tasawuf, yang harus pertama kau urus dan kendalikan adalah egomu."

  13. "Peperangan itu bukan hanya tidak selaras dengan ajaran Islam tapi mengkhianati fitrah manusia yang pada dasarnya membenci peperangan."

  14. "Semua musik yang mengajak kepada nilai-nilai luhur: kemanusiaan, perdamaian, ketulusan, cinta, kesetiaan, dan lain-lain itu termasuk musik yang baik."

  15. "Terorisme itu nyata. Ia membunuh, ia membakar rumah ibadah. Sesedikit apapun teroris itu, mereka mengerikan. Karena jelas kata Qur’an, satu nyawa dibunuh tanpa alasan benar, seperti membunuh seluruh umat manusia. Mari bersama rapatkan shaf (barisan) melawan mereka."

  16. "Karena Islam seperti gelas bening yang saat diisi kopi ia seolah hitam dan saat diisi jeruk seolah kuning, padahal ia tetap bening."

  17. "Matematika Allah bukan dihitung dari seberapa langkah kita (ke masjid). Tapi seberapa besar kemauan kita."

  18. "Kalau diperintah atau dilarang atas sesuatu yang tak ada alasan rasionalnya, maka di sanalah ketaatan kita diuji oleh Allah."

  19. "Nikmat terbesar Tuhan kepada kita adalah kemerdekaan. Kita diciptakan merdeka. Syukuri dengan mau menjadi diri sendiri."

  20. "Jika ada pendakwah Islam yang justru mencerai-beraikan sesama muslim atas nama perbedaan pandangan, ia berarti telah mengkhianati nabi. Karena nabi mempersatukan, tapi ia mencerai-beraikan."

Demikian beberapa kata-kata Habib Jafar Al Hadar yang bisa dijadikan story media sosial atau renungan. Tetap semangat menjalani kehidupan. (manda)

Baca Juga: 20 Quotes Senin Pagi agar Semangat Jalani Hari