20 Kata-Kata Kenangan Mantan yang Menyayat Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan percintaan kadang-kadang berakhir dengan tragis dan menyakitkan hati. Kata-kata kenangan mantan yang menyayat hati bisa mewakili perasaanmu.
Mantan adalah seseorang yang memiliki banyak kenangan denganmu. Namun, karena semuanya sudah berakhir dengan menyakitkan, mengingatnya saja sudah terasa berat.
Baca Juga: 20 Kata-Kata Minta Putus Sama Pacar dengan Baik-Baik
20 Kata-Kata Kenangan Mantan yang Menyayat Hati
Berikut ini kata-kata kenangan mantan yang menyayat hati, dikutip dari cosmopolitan.com:
“Kamu meneleponku lagi hanya untuk mengingkariku seperti janji, begitu kejam atas nama kejujuran. Aku adalah selembar kertas kusut yang tergeletak di sini, karena aku mengingat semuanya dengan sangat baik.” —Taylor Swift, All too Well.
“Hal yang paling mengerikan tentang itu bukanlah menghancurkan hati seseorang, tetapi mengubah hati seseorang menjadi batu.” —Oscar Wilde, De Profundis.
“Aku tidak menghancurkan hatimu, kamu telah menghancurkannya. Dengan melanggarnya, kamu telah menghancurkan milikku.” —Emily Bronte, Wuthering Heights.
“Hati bisa hancur. Ya, hati bisa hancur. Kadang-kadang saya pikir akan lebih baik jika kami mati ketika mereka melakukannya, tetapi ternyata tidak.” ―Stephen King, Hearts in Atlantis.
“Mencintaimu seperti pergi berperang. Aku tidak pernah kembali sama.” —Warsan Shire.
"Cinta terpanas memiliki akhir yang terdingin." —Socrates.
“Aku memiliki perasaan aneh kepadamu. Seolah-olah aku memiliki tali di suatu tempat di bawah tulang rusuk kiriku, diikat erat ke tali serupa di dalam dirimu. Jika kamu pergi, tali itu akan putus dan aku akan terluka. Dan kamu akan melupakanku." —Charlotte Brontë, Jane Eyre.
“Terkadang bertahan dalam cinta, tapi terkadang malah menyakitkan.” —Adele, Seseorang Sepertimu.
“Kamu tidak bisa membeli cinta, tetapi kamu bisa membayar mahal untuk itu.” —Henny Youngman.
“Ada sesuatu yang suram dan tandus tentang dunia yang merindukan orang yang paling mengenalmu.” —Jodi Piccoult, The Book of Two Ways.
“Orang yang dicintai tidak dapat mati karena cinta adalah keabadian.” —Emily Dickinson, 809.
“Saya pikir saya pernah terluka sebelumnya, tetapi tidak ada yang pernah meninggalkan saya sepedih ini. Kata-katamu memotong lebih dalam dari pisau. Sekarang saya membutuhkan seseorang untuk menghidupkan saya kembali." —Shawn Mendes, Stitches.
“Bagaimana dengan kita? Bagaimana dengan semua kebahagiaan yang hancur selamanya?” —Pink, What about Us?
“Luka ini sepertinya tidak akan sembuh. Rasa sakit ini terlalu nyata.” — Evanescence, My Immortal.
“Pernahkah cinta tidak mengetahui kedalamannya sendiri sampai saat perpisahan?” ―Kahlil Gibran.
"Hubungan, menurut saya, seperti hiu. Kamu tahu? Terus bergerak maju atau mati. Saya pikir, yang ada di tangan kita adalah hiu mati." —Alvy Singer, Annie Hall.
“Memikirkanmu adalah racun yang sering kuminum.” —Atticus.
“Hati yang hancur saat patah adalah ketenangan yang paling keras yang pernah ada.” —Carrol Bryant.
"Oh, kamu menghancurkan hatiku. Sudah kubilang aku lemah untuk cinta, tapi kemudian kamu pergi berkeliling dan melakukan apa yang ingin kamu lakukan. Sekarang aku menangis." —Miley Cyrus, FU.
"Saya lebih suka patah lengan daripada patah hati." —Christie Brinkley.
Itulah beberapa contoh kata-kata kenangan mantan yang menyayat hati. Semoga bermanfaat!
