20 Kata-Kata Sujiwo Tejo tentang Cinta yang Romantis dan Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sujiwo Tejo adalah seniman yang multitalenta. Sosoknya dikenal nyentrik dengan cirinya yang khas. Kata-kata Sujiwo Tejo tentang cinta dapat menjadi inspirasi.
Dikutip dari p2k.stekom.ac.id, Sujiwo Tejo adalah seorang pemeran, dalang, sastrawan, dan penyanyi Indonesia. Di tahun 1994, Sujiwo Tejo menciptakan lakon-lakon wayang kulit yang berjudul Semar Mesem.
Kata-Kata Sujiwo Tejo tentang Cinta
Karya Sujiwo Tejo terutama bukunya kerapkali menjadi best seller. Berikut adalah beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tentang cinta yang sering disisipkan pada buku dan juga media sosial:
“Puncak kangen paling dahsyat adalah ketika dua orang tak saling menelepon, tak saling SMS, BBM-an tapi diam-diam keduanya saling mendoakan.”
“Cinta ternyata penjara dengan jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa dibui kekasih.”
“Menikah itu nasib. Mencintai itu takdir. Kau bisa berencana menikahi siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa.”
“Cinta bukan tentang siapa yang kita kenal paling lama, bukan yang datang pertama atau paling perhatian, tetapi tentang siapa yang datang dan tidak pergi”.
“Jatuh hati tidak pernah bisa memilih. Tuhan yang memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi. Bahagia adalah bonus.”
“Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan, dan Tuhan menciptakan tangis perempuan agar laki-laki melupakan tangisnya sendiri.”
"Cinta adalah ketika kuat kau rasakan kehadiran Tuhan dalam diri."
"Tak ada lagi air mata yang dapat kau timba, Kekasih, karena sungguh rinduku padamu kini telah menyumur tanpa dasar."
"Banyak yang yakin bahwa mawar cuma tumbuh di tanah. Padahal, mawar juga bisa tumbuh di hati."
“Kekasih, cinta yang tak dilindungi rindu akan punah oleh ulah para pemburu”
"Jangan pergi agar dicari. Jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu."
"Cinta bukanlah seluruh kata-kata yang pernah ada, sebab rasaku padamu tak tentang kata."
"Sekuat apapun kamu menjaga, yang pergi akan tetap pergi. Sekuat apapun kamu menolak, yang datang akan tetap datang. Semesta memang kadang senang bercanda."
"Hidup luntang lantung bagai gelandangan di bawah pohon tapi hatinya penuh cinta."
"Rindu dikalikan jarak sama dengan aku."
"Aku bukan tak kangen, Kekasih, tapi telah lama rasa itu kutenggelamkan di laut airmataku agar lekas kau berlayar menujuku."
"Sepi itu pesta jutaan kata, petasan dan kembang api dari cinta yang tak bersambut, Kekasih."
“Segunung apa pun diamku merenung, tak mungkin aku sampai pada pemahaman mengapa aku mencintaimu.”
“Karena cinta bukan harga pas, Kekasih, tapi juga tak mengenal kembalian.”
“Mungkin mencintai seseorang ibarat percaya kepada waktu, Kekasih. Mencintai orang lain bukan berarti tak mencintai diri sendiri. Setiap orang mengenakan jam bukan karena tak percaya pada jam pasangannya.”
Baca Juga : 9 Kata-Kata Sujiwo Tejo tentang Makna Hidup, Cocok Untuk Refleksi Diri
Itulah beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tentang cinta yang nyeleneh namun romantis dan menyentuh hati. (Mit)
