21 Kata-Kata Merelakan Seseorang yang Meninggalkan Kita dan Luka

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ditinggalkan bisa menimbulkan luka yang tak terlupakan. Meski begitu, kita tidak bisa memaksakan seseorang untuk tetap dan terus bersama dengan kita. Untuk itu, kamu perlu membaca kata-kata merelakan seseorang yang meninggalkan kita ini.
Melalui kata-kata diharapkan kamu bisa mencurahkan isi hatimu karena telah dia tinggalkan. Kamu juga bisa mengirimkannya secara langsung kepada orangnya lho.
Kata-kata ini juga mengajarkan kamu untuk ikhlas dan menerima kepergiaan seseorang meskipun sesayang apapun kita kepada dia. Apa saja kata-kata itu?
Kata-Kata Merelakan Seseorang yang Meninggalkan Kita dan Luka
Mengutip dari buku Mengejar Cinta yang Halal karya Sunshine (2021: 58), Inilah kata-kata merelakan seseorang yang meninggalkan kita karena suatu hal:
Jika ada pertemuan pasti ada perpisahan.
Tak selamanya seseorang itu berada di sisi kita, cepat atau lambat seseorang yang sangat kira cintai dan sayangi pasti akan pergi.
Belajar ikhlas. Karena sesuatu yang pergi akan tergantikan, itulah hukum yang telah ditetapkan Allah untuk mengobati rasa kehilangan manusia.
Ajari aku caranya merelakan tanpa harus membenci.
Merelakan memang menyakitkan namun akan mebahagiakan.
Merelakan atau mempertahankan, keduanya sama-sama butuh perjuangan.
Seharusnya aku tahu bahwa hubungan ini memang tak harus untuk dilanjutkan lagi.
Dari awal aku tahu tapi aku pura-pura tak mau tahu. Pacaran akan mendatangkan kemaksiatan.
Memang sulit melepaskan orang yang kita cintai, tapi kalau tetap bertahan di dalam hubungan yang salah malah akan terus-terusan bermaksiat.
Aku akan mencoba untuk merelakan kepergianmu. Mungkin benar, salah satu bentuk dari mencintai adalah merelakan pergi.
Berusaha tersenyum walaupun hati sakit. Melepas kepergianmu yang begitu tak terduga.
Terkadang untuk melakukan hal yang benar, kita harus bersabar dan merelakan apa yang kita inginkan.
Ketika kehilanganmu, aku hanya berpikir untuk belajar merelakan. Sampai akhirnya aku sadar bahwa ucapan tak semudah kenyataan.
Merelakan itu harus belajar ikhlas, belajar mengerti bahwa apa yang kita lepaskan semua untuk kebaikan.
Aku yakin keputusanku untuk melepaskanmu memanglah benar, karena aku tak mau terus-terusan seperti ini. Walaupun awalnya sakit, sulit tapi insyaAllah semuanya pasti baik-baik saja.
Hidup ini adalah pilihan. Apa saja yang membuatmu sedih maka tinggalkanlah, apa saja yang membuatmu tersenyum, genggamlah.
Suatu hari kau kan tahu, beratnya merelakan setelah menemukan, pedihnya kehilangan sebelum memiliki.
Kepergianmu membuatku belajar, bahwa aku tahu siapa orang yang benar-benar pantas untukku.
Saat kamu kehilangan sesuatu pastikan ada hal yang tak hilang dari dirimu. Yaitu keyakinan bahwa kamu pasti bisa mendapatkan yang lebih baik.
Percayalah, rasa rela akan berganti dengan sesuatu yang lebih indah.
Setelah kamu pergi, aku menjadi sadar bahwa yang baik akan bersanding dengan orang baik pula.
Itulah kata-kata merelakan kepergian seseorang yang meninggalkan kita. Percayalah people come and go. Orang yang berahan bersama kamu hingga saat ini adalah dia yang diberikan Tuhan untuk berjalan beriringan bersamamu. Tetap semangat terus ya. (umi)
