Konten dari Pengguna

3 Contoh Pidato Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2024

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Pidato Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Unsplash/Kevin Gonzales.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Pidato Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Unsplash/Kevin Gonzales.

Ramadhan merupakan bulan keberkahan yang selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Di beberapa daerah ada tradisi untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, salah satunya adalah contoh pidato menyambut bulan suci Ramadhan 2024.

Mengutip dari buku Menjadi Public Speaker Andal, Viera Restuani Adia, (2021), pengertian pidato adalah suatu kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan pernyataan, gagasan, ide, petunjuk, atau nasihat, dengan susunan kata yang baik.

Pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan adalah mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata dengan isi tentang keistimewaan bulan Ramadhan. Pidato yang baik adalah pidato yang memberikan kesan positif bagi publik yang mendengarkannya.

Daftar isi

3 Contoh Pidato Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Ilustrasi Contoh Pidato Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Unsplash/SR.

Membuat pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan, artinya kita juga perlu memahami keistimewaan dari bulan Ramadhan. Adapun contoh pidato menyambut bulan suci Ramadhan 2024 adalah sebagai berikut.

1. Contoh Pidato 1

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji serta syukur kita panjatkan kepada Allah Swt. karena atas nikmatnya, kita semua dapat berkumpul di sini. Shalat serta salam juga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad Saw. yang telah memberikan petunjuk kepada umatnya.

Hadirin yang dirahmati oleh Allah Swt., bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang sangat spesial. Salah satunya karena akan hadir malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih dari seribu bulan, pada malam ini, Allah akan mengampuni dosa para hambanya dan bahwa melipat gandakan pahalanya.

Saudaraku yang saya cintai,

Di tengah-tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern ini, terkadang kita lupa untuk merenung dan meresapi makna sejati dari kehidupan ini. Bulan Ramadhan adalah momen yang tepat untuk merefleksikan kembali jalan hidup kita. Yakni untuk memperbaiki diri, dan memperdalam hubungan kita dengan Allah Swt.

Allah Swt. berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 269: "Barang siapa yang diberikan hikmah dari Allah, maka sesungguhnya mereka diberikan oleh Allah sesuatu kebaikan yang banyak."

Sebenarnya banyak kesempatan bagi kaum muslimin untuk memperbaiki diri, tetapi sebagian mereka terperangkap dalam obsesi-obsesi dunianya. Seseorang yang diberikan kesempatan oleh Allah Swt. untuk memperbaiki diri dan negerinya melalui jabatan yang dimilikinya, justru membuat ia terlena dengan kehidupan dunia dan lupa dengan kehidupan akhirat.

Maka dari itu, marilah kita gunakan momen ini sebagai kesempatan emas untuk melakukan pembaruan diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan berbuat baik kepada sesama manusia. Seperti yang sudah disampaikan dalam surat Al-Qadr ayat satu sampai lima, betapa umat muslim menantikan malam ini.

Sebagai umat Muslim, mari kita berdoa agar bulan Ramadhan ini diberkahi oleh Allah Swt., agar kita semua diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalani ibadah puasa. Tak hanya itu, mari kita juga berdoa agar kita semua dapat merasakan pahala Allah Swt. bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas dan tulus.

Demikian pidato singkat dan sederhana tentang malam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga apa yang sudah disampaikan dapat menambah iman dan ketaqwaan di bulan ramadhan ini.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

2. Contoh Pidato 2

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hadirin yang dirahmati oleh Allah Swt., marilah kita mengucapkan syukur atas segala nikmat Allah Swt. Pasalnya, kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat juga karena nikmat serta kuasa Allah Swt.

Selanjutnya, marilah kita panjatkan selawat serta salam kepada Nabi Muhammad saw. juga kepada para keluarganya, sahabatnya, dan para umatnya. Saudara Muslimku, Allah Swt. menganugerahi kita untuk berjumpa lagi dengan bulan suci Ramadhan. Satu bulan yang sangat istimewa dalam satu tahun.

Keistimewaan bulan Ramadhan pun telah Allah Swt. jelaskan dalam kitab suci Alquran. Allah Swt. dalam Surat Al Baqarah ayat 185 berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Syahru ramaḍānal-lażī unzila fīhil-qur'ānu hudal lin-nāsi wa bayyinātim minal-hudā wal-furqān(i), faman syahida minkumusy-syahra falyaṣumh(u) wa man kāna marīḍan au ‘alā safarin fa ‘iddatum min ayyāmin ukhar(a), yurīdullāhu bikumul-yusra wa lā yurīdu bikumul-‘usr(a), wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullāha ‘alā mā hadākum wa la‘allakum tasykurūn(a).

Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah Swt. menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”

MasyaAllah Tabarakallah. Maha Benar Allah atas segala firman-Nya. Semoga Allah Swt. memudahkan kita dalam mendapatkan keistimewaan bulan Ramadhan dan memudahkan setiap langkah kebaikan yang hendak kita lakukan. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Sekian pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyampaian. Semoga Allah memberikan hidayah, inayah, serta keberkahan kepada kita. Akhir kata, selamat menunaikan ibadah-ibadah Ramadhan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

3. Contoh Pidato 3

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ngala asrofil ambiyai walmursalin waala alihi wasohbihi ajmangin ammabadu. Bapak-bapak, ibu-ibu dan kaum muslimat yang dimuliakan oleh Allah Swt.

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan nikmatnya kita semua masih dipertemukan oleh-Nya di bulan suci, bulan yang penuh berkah dan penuh ampunan, yaitu bulan suci Romadlon.

Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw karena dari beliaulah kita semua mengetahui akan ajaran-ajaran Islam dengan sebenarnya sehingga kita bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Sebentar lagi kita akan bertemu dengan bulan suci Ramadhan, dimana seluruh umat Islam dimana saja berada diwajibkan untuk mengerjakan ibadah puasa. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, bulan yang suci yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT. Untuk itu marilah kita sambut bulan Ramadhan ini dengan hati yang ikhlas, dan rasa gembira yang sangat dalam, karena bulan Ramadhan adalah bulan panen amal kebajikan untuk bekal hidup di akhirat kelak.

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw telah menyatakan, bahwa dunia itu adalah tempat menahan sebagai lading bagi akhirat. Sabda Rasulullah saw ini menunjukan atau menggambarkan bahwa lading yang subur untuk menanam amal kebajikan ialah di bulan Ramadhan.

Para sahabat Nabi Muhammad sangat bergembira apabila menyambut datangnya bulan Ramadhan, senang dalam arti yang sesungguhnya, adalah rasa syukur, dan kesedihan yang mendalah jika bulan Romadlon telah berlalu, lebih sedih hatinya bila mereka ditinggalkan kedua orang tuanya.demikianlah sesungguhnya umat Islam yang hatinya penuh dengan keimanan dan ketaatan memenuhi panggilan Illahi. Dan hendaknya demikian sikap kita sebagai umat Nabi Muhammad saw di dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan ada beberapa hal utama yang harus dipersiapkan agar benar-benar Ramadhan itu semarak dan berkesan di hati. Diantaranya adalah merenungi diri, selalu berusaha berbuat baik, dan mengadakan hubungan silahturahmi dengan keluarga, kerabat, dan tetangga.

Selain semua itu sangatlah penting untuk membersihkan yang bersifat lahiriyah dan jasmaniyah misalnya membersihkan pekarangan, lingkungan rumah, membersihkan mesjid dan musholla dalam rangka mencari ridlo Allah SWT.

Marilah kita sambut kedatangan bulan Ramadhan ini dengan ikhlas hati. Karena puasa Ramadhan itu adalah merupakan panggilan Illahi yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman.

Demikian pidato saya dalam rangka menyambut kedatangan bulan Romadhan, ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhirul kalam, uushikum wanafsii wa-iyyaaya bitaqwallohi, wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Itulah tiga contoh pidato menyambut bulan suci Ramadhan 2024 yang dapat menjadi referensi. Momen Ramadhan dapat menjadi momen umat Islam dapat meningkatkan pengetahuan mereka terkait agama. (HEN)

Baca Juga: 3 Pidato tentang Ramadhan Singkat dengan Berbagai Tema