Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Balada yang Bagus, Lengkap dengan Definisi dan Ciri-Cirinya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi balada, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi balada, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash

Ada banyak sekali jenis puisi yang ada di tanah air, salah satunya yakni balada. Contoh puisi balada ini banyak sekali ditemukan pada tulisan penyair terkenal ataupun pencipta lagu.

Contohnya saja ada pujangga WS Rendra atau Sapardi Djoko Damono. Selain sebagai sebuah karya sastra yang indah dan bisa dinikmati, tak jarang balada menjadi salah satu cara untuk menuangkan isi hati para penyair.

Definisi dan Ciri-Ciri Puisi Balada

Ilustrasi contoh puisi balada, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash

Dikutip dari buku Ayo Menulis Puisi: Panduan Menulis Puisi untuk Peserta Didik Kelas V SD, Anita Yuniarti Nurjannah, M.Pd, (2020:7), definisi puisi balada yakni puisi yang berisi cerita yang diberi efek nyanyian. Biasanya juga memuat dialog untuk mengisahkan sebuah cerita dan umumnya juga berisi cerita tragedi atau kisah heroik.

Selain itu balada juga mempunyai beberapa ciri khasnya sendiri, misalnya terdiri dari 3 bait yang masing-masingnya ada 8 larik, bersajak aabc, atau berubah jadi abcb, dan pada larik yang terakhir di bait pertama biasanya dijadikan referensi dalam bait-bait berikutnya.

3 Contoh Puisi Balada yang Bagus

Ilustrasi contoh puisi balada, Foto oleh Aaron Burden di Unsplash

Berikut ini tiga contoh puisi balada yang bagus dan bisa dijadikan panduan dalam menulis puisi jenis tersebut.

Contoh 1

Balada Laki-Laki Tanah Kapur

Karya: WS Rendra

Mendatang derap kuda

dan angin bernyanyi:

Kan kusadap darah lelaki

terbuka guci-guci dada baja

bagai pedagang anggur dermawan

Lelaki-lelaki rebah di jalanan

lambung terbuka dengan geram serigala!

O, bulu dada yang riap!

Kebun anggur yang sedap!

Lurah Kudo Seto

bagai trembesi bergetah

dengan tenang menapak

seluruh tubuhnya merah

Contoh 2

Balada Orang-orang Tercinta

Karya: W.S. Rendra

Kita bergantian menghirup asam

Batuk dan lemas terceruk

Marah dan terbaret-baret

Cinta membuat kita bertahan

dengan secuil redup harapan

Kita berjalan terseok-seok

Mengira lelah akan hilang

di ujung terowongan yang terang

Namun cinta tidak membawa kita

memahami satu sama lain

Kadang kita merasa beruntung

Namun harusnya kita merenung

Akankah kita sampai di altar

Dengan berlari terpatah-patah

Mengapa cinta tak mengajari kita

Untuk berhenti berpura-pura?

Kita meleleh dan tergerus

Serut-serut sinar matahari

Sementara kita sudah lupa

rasanya mengalir bersama kehidupan

Melupakan hal-hal kecil

yang dulu termaafkan

Mengapa kita saling menyembunyikan

Mengapa marah dengan keadaan?

Mengapa lari ketika sesuatu

membengkak jika dibiarkan?

Kita percaya pada cinta

Yang borok dan tak sederhana

Kita tertangkap jatuh terperangkap

Dalam balada orang-orang tercinta

Contoh 3

Derita Anak Bangsa

Karya: Ainun Qalbi S.R

Ia mengayuh sepedanya

Ia mengayuh semangatnya

Menjual koran di pagi hari

Panasnya matahari, dinginnya hujan

Tak ia rasakan

Ia sampai putus sekolah

Cita-cita tak lagi ia gantungkan

Hanya ada satu kewajiban

Menjual koran, mencari makan

Baca juga: 5 Puisi Romansa Sedih sebagai Ungkapan Kegalauan

Bagaimana contoh puisi balada di atas tadi bagus dan menyentuh hati bukan? Selamat menulis puisi!(nov)