3 Contoh Puisi Ibu Pendek untuk Peringatan Hari Ibu

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

22 Desember yang kita peringati sebagai Hari Ibu. Ungkapan terima kasih atas kasih sayang Ibu tepat kita berikan saat itu. Bahkan memberi satu puisi Ibu pendek 1 bait saja dengan tema cinta pasti akan membuat haru.
Jika berbicara tentang Ibu tidak akan ada pemberian yang bisa sebanding dengan kasih sayangnya. Meski begitu kita tahu bahwa Ibu tidak pernah meminta atau mengharapkan balasan.
Seberapa sering kita mengucap terima kasih secara langsung kepada Ibu. Suatu ungkapan yang seharusnya lazim diucapkan setiap hari. Namun terkadang terasa kikuk untuk dikatakan.
Puisi Ibu Pendek
Kita semua tahu Ibu tidak ada yang bisa menandingi besar perngobanannya. Sudah selayaknya tidak akan berhenti kita untuk berterima kasih. Ucapan terima kasih itu bisa kita tuangkan dalam Puisi Ibu singkat 1 bait. Berikut ini simak 3 contoh puisi Ibu pendek yang bisa disampaikan pada Hari Ibu :
1. Sosok Ibu
Aku merasakan lembutnya belai tanganmu Aku merasakan hangatnya peluk cintamu Tak pernah Aku melihat keluh kesahmu Meski Aku selalu mengganggumu
2. Terima Kasih Ibu
Tiada kata yang sebanding dengan perjuanganmu Dalam Lelah tak pernah kau mengeluh Balasanku tak bisa senilai dengan pengorbananmu Hanya Do’a terbaik untukmu sebagai ucapan terima kasihku
Andai ada yang bisa kuberikan Sebagai bentuk balasan Atas kasih sayang Dari Ibu Seorang
3. Lilin hidupku
Aku pernah berada dalam gelap Saat perasaan takut menangkap Kau datang membawa cahaya Sambil kau genggam tanganku penuh cinta
Berkali-kali Aku terjatuh Berkali-kali pula Aku menjauh Meski Aku selalu meninggalkanmu Tapi kedua tanganmu selalu terbuka saat Aku membutuhkanmu
Kau adalah lilin, Ibu Cahaya kecil tapi tak sekecil itu bagiku Kau penerang dalam gulitaku Meski kau tak sadar sebesar itu perananmu
Puisi ibu tercinta seperti di atas hanyalah puisi sederhana. Meski tanpa rangkaian diksi yang menarik, namun cukup menunjukkan ungkapan tulus dari hati. Pemberian yang tulus akan lebih menyenyuh hati.
Silahkan jadikan contoh-contoh diatas sebagai bahan referensi untuk menulis puisi. Selamat mencoba.
