Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Kontemporer yang Populer dan Jenis-Jenisnya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi kontemporer, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi kontemporer, Foto oleh Katalog Pemikiran di Unsplash

Puisi kontemporer merupakan puisi masa kini yang sesuai dengan perkembangan jaman. Banyak jenis dari karya sastra ini yang cenderung memiliki gaya dan ciri khas yang unik dan menarik. Beberapa contoh puisi kontemporer banyak juga yang datang dari pujangga-pujangga terkenal di tanah air.

Contohnya seperti Sutardji Calzoum Bachri, Ibrahim Sattah, dan Hammid Jabar. Ada juga beberapa tokoh puisi mbeling yang terkenal seperti Remy Silado ataupun Joko Pinurbo.

Jenis-Jenis Puisi Kontemporer

Ilustrasi contoh puisi kontemporer, Foto oleh Ksenia Makagonova di Unsplash

Dikutip dari buku Menyelami Keindahan Sastra Indonesia, Lianawati W.S. (2019:95), berikut ini jenis-jenis puisi kontemporer yang ada di Indonesia.

  • Puisi mbeling: pada umumnya mengandung unsur humor, bercorak kelakar. Puisi mbeling tidak mengharamkan penggunaan suatu kata, semua kata mempunyai hak yang sama.

  • Puisi tanpa kata: puisi kontemporer ini sama sekali tidak menggunakan kata sebagai alat ekspresinya. Sebagai gantinya menggunakan titik-titik, garis, huruf, atau simbol yang lainnya.

  • Puisi mini kata: kata yang digunakan biasanya dalam jumlah yang sangat sedikit, dilengkapi dengan simbol lain seperti garis, huruf, titik, atau tanda baca yang lainnya.

  • Puisi idiom baru: yang membedakan puisi kontemporer jenis ini dengan puisi konvensional adalah penggunaan idiom-idiom baru yang ada di dalamnya. Puisi idiom baru tetap menggunakan kata sebagai alat ekspresinya, tapi kata tersebut dibentuk dan diungkapkan dengan cara baru.

  • Puisi multi lingual: menggunakan kata atau kalimat dari berbagai bahasa, baik bahasa daerah atau bahasa asing.

  • Puisi tipografi: puisi ini lebih memandang bentuk atau wujud fisik puisi sehingga mampu memperkuat ekspresi puisi.

  • Puisi supra kata: puisi kontemporer ini menggunakan kata-kata konvensional, dijungkir-balikkan, atau memakai penciptaan kata-kata baru yang belum pernah ada dalam kosakata bahasa Indonesia. Puisi ini lebih mementingkan aspek bunyi maupun ritme sehingga bisa menimbulkan suasana magis (cenderung sebagai puisi mantra).

3 Contoh Puisi Kontemporer yang Populer

Ilustrasi contoh puisi kontemporer, Foto oleh Aviv Rachmadian di Unsplash

Di bawah ini tiga contoh puisi kontemporer yang populer, unik, dan menarik.

Contoh 1

Pot

Karya Sutardji Calzoum Bachri

pot apa pot itu kaukah pot aku

pot pot pot

yang jawab pot pot pot pot kaukah pot itu

yang jawab pot pot pot pot kaukah pot aku

pot pot pot

pot apa pot itu pot kaukah pot aku

Contoh 2

Belajar Menghargai Hak Azasi Kawan

Karya Remy Silado

jika laki mahasiswa ya perempuan mahasiswi

jika laki saudara ya perempuan saudari

jika laki pemuda ya perempuan pemudi

jika laki putera ya perempuan puteri

jika laki kawan ya perempuan kawin

jika kawan kawin ya jangan ngintip

Contoh 3

Sajak Sikat Gigi

Karya Yudhistira Ardi Nugraha

Seorang lupa menggosok giginya sebelum tidur

Di dalamnya tidurnya ia bermimpi

Ada sikat gigi menggosok-gosok mulutnya supaya terbuka

Ketika ia bangun pagi hari

Sikat giginya tinggal sepotong

Sepotong yang hilang itu agaknya

Tersesat di dalam mimpinya dan tidak bisa kembali

Dan ia berpendapat bahwa kejadian itu terlalu berlebih-lebihan

Baca juga: 4 Puisi Lucu Ngakak yang Kreatif sebagai Hiburan

Itulah tadi tiga contoh puisi kontemporer yang unik, menarik, dan populer. Semoga bisa dijadikan referensi dalam membuat karya sastra masa kini. (nov)