3 Contoh Puisi Soneta yang Penuh Makna Lengkap beserta Ciri-Cirinya

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Soneta berasal dari bahasa Italia Sonetto yang berarti bunyi atau suara. Jenis puisi ini juga merupakan ciri dari karya pujangga baru. Untuk beberapa contoh puisi soneta bisa dilihat melalui karya Mohammad Yamin serta Rustam Efendi.
Bahkan keduanya disebut sebagai bapak soneta Indonesia. Jika ingin mengetahui apa saja ciri-ciri dan seperti apa contoh puisinya, jangan lewatkan pembahasan menarik pada tulisan kali ini.
Pengertian dan Ciri-Ciri Soneta
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia 1, Yohanni Johns, (2008:61), soneta adalah puisi yang jumlah baris keseluruhannya ada 14. Puisi ini juga sangat sesuai untuk mencurahkan pikiran dan perasaan penulis. Sebenarnya soneta tidak berbeda jauh dengan pantun atau syair. Namun memiliki ciri yang lebih khas seperti :
Terdiri dari 14 baris dan 4 bait. Meskipun demikian di Indonesia umumnya lebih dari 14 baris, tambahan baris tersebut biasanya dinamakan soneta koda (ekor).
Dua barisnya merupakan sampiran, dua barisnya lagi adalah isi.
Sampirannya biasanya adalah gambaran alam.
Isinya menggambarkan jawaban atau kesimpulan sampiran yang sifatnya objektif.
Terdiri dari 9-14 suku kata pada setiap barisnya.
Rima akhirnya biasanya a-b-b-a, a-b-b-a, c-d-c, d-c-d
3 Contoh Puisi Soneta yang Penuh Makna
Berikut ini contoh puisi soneta 14 baris dan soneta koda (ekor) yang bagus dan penuh makna.
1. Contoh Soneta
Gembala
Oleh Muhammad Yamin
Perasaan siapa ta ‘kan nyala
Melihat anak berelagu dendang
Seorang saja di tengah padang
Tiada berbaju buka kepala
Beginilah nasib anak gembala
Berteduh di bawah kayu nan rindang
Semenjak pagi meninggalkan kandang
Pulang ke rumah di senja kala
Jauh sedikit sesayup sampai
Terdengar olehku bunyi serunai
Melagukan alam nan molek permai
Wahai gembala di segara hijau
Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau
Maulah aku menurutkan dikau
2. Contoh Soneta Koda
Untuk Tini Kasuma
Karya: Mohammad Yamin
Sungguh benar hamba termenung,
Hijau barisan di hati pun lekat,
Berbukit-bukit gunung-gemunung,
Diselimuti awan jauh dan dekat.
Sungguhkah benar di jantung terkandung,
Lautan berombak berpangkat-pangkat,
Mengejar pantai tanahku indung,
Berbuih putih intan terikat.
Sungguh begitu dahulu kupandang,
Waktu badanku suka dan riang,
Bermain di pantai di Gunung Padang,
Tetapi sekarang walaupun muda,
Alam begitu hilang di mata,
Cuma dirasakan di dalam dada
Contoh Soneta ke 3
Aku
Karya: KH. Jamaluddin Kafie
Apakah aku hanya aku
Duduk mengintai waktu menunggu
Orang-orang di persimpangan jalan berhenti
Lalu aku memutar arahku memburu waktu
Yang selalu mengintai aku di perbatasan
Nafsu
Hingga aku segan bertanya kepada Tuhan
Kapan waktu aku bisa bertemu
Karena aku sedang sibuk mencari arah jalan
Sambil mengulur-ulur waktu
Tetapi aku semakin percaya
Waktu jualah yang akan mengantarkan aku
Kapan Tuhan bisa kutemui
Tanpa waktu
Baca juga: 5 Contoh Puisi Lama yang Penuh Makna
Demikianlah tadi tiga contoh puisi soneta lengkap dengan informasi mengenai ciri-ciri puisi tersebut. Semoga semakin menambah pengetahuan tentang karya sastra di Indonesia. (nov)
