Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Soneta yang Penuh Makna Lengkap beserta Ciri-Cirinya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi soneta, Foto oleh Mrika Selimi di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi soneta, Foto oleh Mrika Selimi di Unsplash

Soneta berasal dari bahasa Italia Sonetto yang berarti bunyi atau suara. Jenis puisi ini juga merupakan ciri dari karya pujangga baru. Untuk beberapa contoh puisi soneta bisa dilihat melalui karya Mohammad Yamin serta Rustam Efendi.

Bahkan keduanya disebut sebagai bapak soneta Indonesia. Jika ingin mengetahui apa saja ciri-ciri dan seperti apa contoh puisinya, jangan lewatkan pembahasan menarik pada tulisan kali ini.

Pengertian dan Ciri-Ciri Soneta

Ilustrasi contoh puisi soneta, Foto oleh Debby Hudson di Unsplash

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia 1, Yohanni Johns, (2008:61), soneta adalah puisi yang jumlah baris keseluruhannya ada 14. Puisi ini juga sangat sesuai untuk mencurahkan pikiran dan perasaan penulis. Sebenarnya soneta tidak berbeda jauh dengan pantun atau syair. Namun memiliki ciri yang lebih khas seperti :

  • Terdiri dari 14 baris dan 4 bait. Meskipun demikian di Indonesia umumnya lebih dari 14 baris, tambahan baris tersebut biasanya dinamakan soneta koda (ekor).

  • Dua barisnya merupakan sampiran, dua barisnya lagi adalah isi.

  • Sampirannya biasanya adalah gambaran alam.

  • Isinya menggambarkan jawaban atau kesimpulan sampiran yang sifatnya objektif.

  • Terdiri dari 9-14 suku kata pada setiap barisnya.

  • Rima akhirnya biasanya a-b-b-a, a-b-b-a, c-d-c, d-c-d

3 Contoh Puisi Soneta yang Penuh Makna

Ilustrasi contoh puisi soneta, Foto oleh John Jennings di Unsplash

Berikut ini contoh puisi soneta 14 baris dan soneta koda (ekor) yang bagus dan penuh makna.

1. Contoh Soneta

Gembala

Oleh Muhammad Yamin

Perasaan siapa ta ‘kan nyala

Melihat anak berelagu dendang

Seorang saja di tengah padang

Tiada berbaju buka kepala

Beginilah nasib anak gembala

Berteduh di bawah kayu nan rindang

Semenjak pagi meninggalkan kandang

Pulang ke rumah di senja kala

Jauh sedikit sesayup sampai

Terdengar olehku bunyi serunai

Melagukan alam nan molek permai

Wahai gembala di segara hijau

Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau

Maulah aku menurutkan dikau

2. Contoh Soneta Koda

Untuk Tini Kasuma

Karya: Mohammad Yamin

Sungguh benar hamba termenung,

Hijau barisan di hati pun lekat,

Berbukit-bukit gunung-gemunung,

Diselimuti awan jauh dan dekat.

Sungguhkah benar di jantung terkandung,

Lautan berombak berpangkat-pangkat,

Mengejar pantai tanahku indung,

Berbuih putih intan terikat.

Sungguh begitu dahulu kupandang,

Waktu badanku suka dan riang,

Bermain di pantai di Gunung Padang,

Tetapi sekarang walaupun muda,

Alam begitu hilang di mata,

Cuma dirasakan di dalam dada

Contoh Soneta ke 3

Aku

Karya: KH. Jamaluddin Kafie

Apakah aku hanya aku

Duduk mengintai waktu menunggu

Orang-orang di persimpangan jalan berhenti

Lalu aku memutar arahku memburu waktu

Yang selalu mengintai aku di perbatasan

Nafsu

Hingga aku segan bertanya kepada Tuhan

Kapan waktu aku bisa bertemu

Karena aku sedang sibuk mencari arah jalan

Sambil mengulur-ulur waktu

Tetapi aku semakin percaya

Waktu jualah yang akan mengantarkan aku

Kapan Tuhan bisa kutemui

Tanpa waktu

Baca juga: 5 Contoh Puisi Lama yang Penuh Makna

Demikianlah tadi tiga contoh puisi soneta lengkap dengan informasi mengenai ciri-ciri puisi tersebut. Semoga semakin menambah pengetahuan tentang karya sastra di Indonesia. (nov)