3 Puisi Galau Kehidupan yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi galau kehidupan merupakan ungkapan rasa yang tidak bisa disampaikan secara lugas. Melalui puisi, semua perasaan galau tersalurkan.
Bagi sebagian orang, puisi merupakan ekspresi jiwa. Semua yang ada di dalam diri dikeluarkan tanpa perlu menunggu respon dari orang lain.
3 Puisi Galau Kehidupan
Tak semua orang bisa menghadirkan rasa dalam bentuk puisi. Orang yang sedang galau tidak serta merta bisa membuat puisi. Kemampuan membuat puisi itu merupakan ketrampilan yang terasah oleh pengalaman dan pengetahuan akan seni dan sastra.
Contoh puisi galau kehidupan misalnya bisa didapat dari Kumpulan Puisi: Goresan Tinta di Ujung Senja, Marhamah (2020:9-12) berikut ini.
1. Sejuta Rindu oleh Marhamah
Sunyi sepi senyap
Hanya hati yang meratap
Tanpa mata yang menatap
Bayangmu hadir dalam sekejap
Menghampiri lalu menghilang
Melayang dalam lengang
Hingga rindu kian menerjang
Pada kalbu yang meradang
Hanya tinta yang tergoreng
Air mata turut menetes
Pada lembaran putih nan suci
Kuselipkan rindu pada kekasih hati.
2. Dejavu oleh Marhamah
Melihatmu membuatku merasakan dejavu
Teringat cerita indah di masa lalu
Aku tak tahu mengapa merasakannya padamu
Entahlah ini pertanda apa
Namun, aku merasa ada yang berbeda
Aku sulit mengungkapkannya
Hingga aku menceritakannya melalui goresan tinta
Akan kuberikan padamu ketika berjumpa
Agar kau tahu aku mulai merasa jatuh cinta
Walau bukan lagi pada pandangan pertama.
3. Menanti Bersama Senja oleh Marhamah
Senja kembali menyapa
Aku masih duduk di tempat yang sama
Bersama angin yang tak pernah bosan menerpa
Menanti sesosok raga yang sekarang entah di mana
Tak ada penantian yang menyenangkan
Sesuatu yang membosankan tanpa adanya kepastian
Namun, diriku masih saja menjadi penikmat rindu
Pada penantian kelabu yang hanya berujung semu
Bukan aku tak mampu mencari yang baru sebagai penggantimu
Hanya saja hati ini masih terisi namamu
Sulit bagiku untuk menghapusnya
karena aku terlalu pandai menyimpan rasa
Bertahan pada satu nama dan berharap semua masih sama
Walau terkadang menyesakkan dada dan tak lupa menyisakan luka
Aku masih berharap penantianku berbalas temu
Hingga dua hati kembali bersatu dan tak ada lagi kata sembilu.
Baca juga: 4 Contoh Puisi Rakyat Singkat dalam Karya Sastra
Demikianlah 3 puisi galau kehidupan yang menyentuh hati, meski indah tapi membuat hati sedih. (lus)
