Konten dari Pengguna

4 Contoh Puisi Rakyat Singkat dalam Karya Sastra

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Puisi Rakyat Singkat, sumber foto (Lily Rum) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Puisi Rakyat Singkat, sumber foto (Lily Rum) by unsplash.com

Contoh puisi rakyat singkat adalah karya sastra yang bisa dijadikan sebagai hiburan sekaligus pembelajaran. Puisi rakyat itu sendiri termasuk salah satu materi yang diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Puisi lama ini adalah warisan leluhur yang penuh dengan nilai-nilai kebajikan, sehingga tidak ada salahnya bagi generasi di masa kini untuk membacanya. Tidak hanya itu, puisi rakyat juga terikat dengan berbagai ketentuan, misalnya seperti jumlah suku kata, jumlah bait, jumlah baris, dan rima.

Contoh Puisi Rakyat Singkat

Ilustrasi Contoh Puisi Rakyat Singkat, sumber foto (Eliabe Costa) by unsplash.com

Puisi rakyat disebut juga dengan puisi lama yang memiliki aturan mengikat. Contoh puisi rakyat singkat di antaranya yaitu pantun, syair, dan gurindam. Mengutip buku Mengenal Lebih Dekat oleh Sri Khairani Lubis, dkk (2020), berikut adalah beberapa contoh puisi rakyat yang penuh dengan pesan moral:

1. Contoh Puisi I

Lakukan saja apa yang menurutmu benar

Lakukan saja apa yang menurutmu pantas.

Hidup hanya bergantung pada hati

Karena hidup hanya sesaat dan kemudian mati.

Bukalah pintu cinta di hatimu

Jangan pintu cinta di matamu

Jika cinta itu hanya untuknya

Harusnya kamu membuka mata

2. Contoh Puisi II

Siapa yang enggan sesat dunia akhirat

Maka cepat-cepatlah bertaubat sebelum terlambat

Jika segera bertaubat sebelum akhir zaman

Maka akan mendapatkan yang namanya selamat

Apalagi tidak suka memberi

Maka janganlah suka mencaci

Hidup itu harus saling menghargai

Jika tak ingin menyesal di kemudian hari

3. Contoh Puisi III

Jika hendak mengenal orang mulia,

Lihatlah kepada kelakuan dia

Jika hendak mengenal orang yang berilmu,

Bertanya dan belajar tiadalah jemu

Jika hendak mengenal orang yang berakal

Di dalam dunia mengambil bekal

Mengumpat dan memuji hendaklah pikir

Di situlah banyak orang yang tergelincir

Apabila dengki sudah bertanah

Datanglah darinya beberapa anak panah

4. Contoh Puisi IV

Barang siapa tidak berilmu

Bagaikan kursi tidak bertumpu

Ketika engkau tengah belajar

Haruslah tekun dan juga sabar

Ilmu jangan hanya dihafalkan

Namun juga harus diamalkan

Baca juga: (3 Contoh Puisi Soneta yang Penuh Makna Lengkap beserta Ciri-Cirinya)

Contoh puisi rakyat singkat yang disebutkan di atas bisa dijadikan sebagai pembelajaran sekaligus renungan. Dengan begitu, wawasan tentang keragaman karya sastra akan semakin bertambah. (DLA)