Konten dari Pengguna

3 Puisi Luka karena Cinta yang Menyentuh Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Luka, Foto : Pexels/Poppy Thomas Hill
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Luka, Foto : Pexels/Poppy Thomas Hill

Puisi bisa dikatakan sebagai gambaran hati. Kata-kata yang terangkai dalam diksi yang indah. Puisi bisa gambaran tentang cinta, tentang semesta, bahkan tentang puisi luka.

Puisi Luka

Foto : Pexels/RODNAE Productions

Dikutip dari buku Sehelai Puisi Luka, Lelaki Perindu, 2020, kumpulan puisi luka hati bisa anda simak disini. Berikut ini 3 puisi luka karena cinta yang menyentuh hati :

PENAWAR LUKA

Luka tahu ke mana harus berlalu Luka mengerti ke mana harus menepi Mungkin sekarang jiwa ku menjadi tempatnya mengadu Dan berlari lagi jika sidah saatnya pergi

Luka yang tergores ku basuh dengan rindu Luka yang begitu dalam ku jahit perlahan Memang tidak terlihat lebam dan membiru Karena luka itu berada di dalam hatiku Yang terhempaskan

Hai hati yang telah rapuh Tidak perlu berpura-pura seolah tak terjadi apa-apa Tidak perlu bersembunyi di balik senyuman ceria Tidak perlu bersenda gurau walau luka Tidak perlu lagi, Cukup tenang untuk melewati Meski itu terasa sakit sekali Ketahuilah dengan merindunya Akan menjadi penawar luka Bersama luka menyambut pagi Membunuh sepi dengan hangatnya Mentari Meletakkan asa di keindahan senja Meraih warna berkomposisikan lara

TANGIS LIRIH MELUPAKAN

Membawa diri ke ujung bumi Menaruh harap pada sepi Menyembuhkan luka dengan cuka Perih terasa menuju sukma

Seiring berjalannya waktu Ku lalui tanpa hujan dan tanpa dirimu Aku tetap hidup Walau seperti sisa-sisa remah-remah kue di atas meja Yang bertabur acak-acakan Setiap malam terasa senyap Sekarang rindu menjelma lampu jalan di sudut kota Remang-remang hingga pagi Berlumur tangis meratap

SELAMAT PAGI RINDU

Ku bawa getir menuju padang pasir Terlihat hanya air mata yang mengalir

Ku simpan sepi untuk musim semi Tak kutemui Pelangi yang mkenghiasi

Ku genggam lara sembari menunggu senja Ku terima warna jingga yang sedang berduka

Aku bermimpi sampai terbit Mentari Terbangun saat rindu mengucapkan selamat pagi

Foto : Pexels/Keenan Constance

Contoh-contoh diatas bisa juga merupakan puisi kehilangan. Silahkan gambarkan perasaan atau suasana hati Anda ke dalam puisi. Apapun perasaanya atau suasananya. Selamat mencoba.(Lia)