Konten dari Pengguna

3 Puisi Sakit Hati dan Kecewa yang Menyayat Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 3 Puisi Sakit Hati dan Kecewa yang Menyayat Hati, Foto: Unsplash/MarahBashir
zoom-in-whitePerbesar
3 Puisi Sakit Hati dan Kecewa yang Menyayat Hati, Foto: Unsplash/MarahBashir

Puisi sakit hati dan kecewa merupakan bentuk ungkapan hati yang dituliskan dalam bentuk kalimat yang indah. Adanya puisi ini kerap menghadirkan suasana yang mengharu biru sebab kalimatnya dapat menyayat hati bagi para pembaca.

Puisi merupakan salah satu bentuk ragam sastra yang terikat oleh rima dan irama serta larik dan bait. Puisi banyak digemari oleh pecinta sastra sebab bisa menghadirkan kata berima yang penuh dengan makna.

Puisi sakit hati dan kecewa biasanya mewakili luka yang ada dalam hati. Puisi luka memberikan pesan tersirat tentang kekecewaan yang dialami akibat cinta, atau harapan yang tak tersampaikan.

Bagaimana kira-kira bentuk puisi sakit hati dan kecewa? Simak contohnya di bawah ini!

Puisi Sakit Hati dan Kecewa

Berikut ini contoh puisi sakit hati dan kecewa yang menyayat untuk kamu yang sedang galau:

Contoh Puisi Sakit Hati dan Kecewa 1

(dikutip dari buku berjudul Jalan Puisi)

Kami Manusia

Penulis: Al Aufa

Kami ini manusia

Terdiri dari darah dan nadi

Bukan kabel dan oli

Terus dihajar tuntutan

Segala harus runtut dan manut

Dengan embel-embel, kalian besok mau jadi apa?

Kami ini manusia

Terdiri dari syaraf dan hati

Bukan dari mesin dan besi

Jadi jangan kaget suatu saat mata kami merah

Habis begadang

Hati kami bergejolak kepanasan

Otak mumet banyak tuntutan

Badan lemes kebanyakan beban

Telinga tuli banyak kotoran

Inikah cinta?

Mengapa penuh derita?

Puisi Sakit Hati dan Kecewa 2

(dikutip dari buku berjudul Kumpulan Puisi Siklus Hati)

Pilih Salah Satu

Penulis Addinda Ayu Arsyah

Jika ada dia

Mengapa harus ada aku

Jika ingin keduanya

Bersiap untuk kehilangan nan Satu

Hati tak bisa dibelah

Dia akan retak sendirinya

Saat itu terjadi

Jangan berharap dia menyatu kembali

Jika perkara mengiklaskan itu mudah

Sudah ku lakukan sebelum kau menemui nya

Nyatanya perihal melepaskan

Tak semudah menjatuhkan

Jika dahulu dia sudah ada

Mengapa kau usik aku?

Seolah kau bilah hati ini menjadi kepingan tak bersalah

Lalu sekarang apa?

Aku pergi menjauh?

Puisi Sakit Hati dan Kecewa 3

(dikutip dari buku berjudul Kumpulan Puisi: Cintamu Yang Mana)

Ruang Kesakitan

Penulis Qanita

Kau mengujiku?

Kata-kata hanyalah asap bagiku

Tidak bisa ku tangkap

Terbang ke langit menjauhiku

Aku melihat asap berkumpul dengan awan

Lalu turunlah hujan

Itu bagian darimu

Namun kau tahu kan?

Hujan tidak bisa bertahan lama

Berhenti, lalu tanah menyerap air

Kau pun menghilang

Demikianlah tadi contoh puisi sakit hati dan kecewa yang menyayat hati. Mana yang paling membuat hatimu ikut bersedih? (YOU)