Konten dari Pengguna

4 Puisi Estetik tentang Kehidupan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Estetik. Sumber: Unsplash/Nick Fewings
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Estetik. Sumber: Unsplash/Nick Fewings

Puisi adalah salah satu bentuk karya seni yang dapat memberikan gambaran keindahan dalam sebuah kata-kata. Banyak tema puisi yang bisa diangkat. Salah satunya puisi estetik tentang kehidupan.

Kehidupan sendiri tidak hanya berisi kegembiraan, tetapi juga kesedihan. Seperti dikutip dari Buku Baramuli Menggugat Politik Zaman (hal 460), kehidupan adalah peristiwa yang selalu naik dan turun serta terus menerus menggelinding, bagaikan bola liar yang lepas tidak terarah.

Referensi Puisi Estetik tentang Kehidupan

Puisi Estetik. Sumber: Alvaro Serrano

Berikut puisi estetik tentang kehidupan yang dapat dijadikan renungan.

1. Sketsa Waktu Karya Nasyama Syazana

Rintikan hujan yang menyulam waktu

Setetes embun yang membuatku sendu

Kebersamaan ucap rintik di satu waktu

Merajut sepenggal kisah di ponpes baru

Tangis tawa kita lewati bersama

Walau berat tapi tak akan lama

Kita melangkah di jalan yang sama

Akan kuukir di sketsa lama

Pelangi mewarnai hari-hariku

Senja berhasil menyemangatiku

Ilmu akan mengubah masa depanku

Sketsa waktu kan ku genggam selalu

Ingatlah kata sketsa waktu

Pertemuan maka ada perpisahan

Beribu-ribu cerita kan kuingat selalu

Kebersamaan kan kujadikan kenangan

2. Kebahagiaanku Karya Evanda Sulaiman Azis

Kebahagiaan itu dimulai dari diri sendiri

Namun bahagia itu tidak bisa dengan sendiri

Maka dari itu bahagia butuh seseorang tuk bersama menemani

Bahagia itu sederhana

Hanya dengan senyumanmu pun

Aku bisa tertawa bahagia

Bahagia itu tak perlu mahal

Hanya dengan hal itu pun aku bahagia

Maka dari itu, berbahagialah!

3. Menjadi Puisi Kehidupan Karya Rofi Ali

Hidup itu perjalanan

Berteman semangat dan gerah

Istirahat sejenak adalah perenungan

Berteman tafakur dan keheningan

Kehidupan itu merangkai kisah

Yang tidak pernah putus

4. Puisi Kehidupan Sedih Karya Nazliza

Aku hidup sendiri

Tolong katakan, siapa yang mau denganku?

Aku yang telah tak berdaya dan tidak bisa apa-apa

Beri tahu aku, siapa yang ingin berteman denganku?

Aku yang miskin akan semua harta

Di rumah gubuk nan kecil ini aku tinggal

Tidak ada seorang pun yang di sini

Sudah terbiasa jika aku hanya berkawan dengan sepi

Semua keluargaku sudah pergi dari dunia ini

Akibat bencana kala itu, yaitu gempa bumi

Sedih, dan meratapi kesendirian sering aku rasakan

Dengan kakiku yang terkadang sakitnya tak tertahankan

Aku hidup sendiri

Aku tak memiliki siapa-siapa lagi

Yang kubisa, adalah pasrah dengan sang Ilahi

Baca juga: 2 Contoh Puisi Bertema Lingkungan untuk Referensi

Itulah empat puisi estetik dengan warna-warni emosi dalam kehidupan yang bisa dijadikan inspirasi. (ERI)