4 Puisi Hari Pohon Sedunia yang Penuh Makna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pohon merupakan paru-paru dunia yang memasok oksigen untuk dihirup manusia dan makhluk hidup lainnya. Alam bisa menjadikan banyak inspirasi untuk menulis termasuk membuat puisi hari pohon sedunia yang penuh makna.
Mengutip dari buku Teori dan Apresiasi Puisi, Herman J. Waluyo, (1991), puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi rima dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).
Setiap tanggal 21 November terdapat peringatan hari pohon sedunia. Hal itu bertujuan untuk membangun kesadaran terkait betapa pentingnya pepohonan dalam kehidupan kita. Membuat puisi tema alam bisa dilakukan untuk merayakan hari pohon sedunia.
4 Puisi Hari Pohon Sedunia
Puisi mengenai alam memang sangat mengagumkan. Adapun contoh puisi hari pohon sedunia adalah sebagai berikut.
1. Alam Lestari
(Oleh : Dendy prasetyo)
Lingkungan sehat
Tercermin dari kebiasaan
Untuk tertib dan teratur
Berdisiplin dengan alam
Setiap jejak
Akan ditinggalkan
Baik yang baik
Atau sebaliknya
Alam alam dan alam
Adalah tanda cinta
Dari pepohonan yang rindang nan indah
Berikan sumber alam
Oksigen tanpa batas
Untuk di hirup
Menuju paru-paru
Segar dan bugar
Tubuh dibuatnya
Maksimalkan potensi
Alamiah diri sendiri
Pohon adalah rasa
Yang harus di lestarikan
Baik saat ini
Esok atau kah nanti
2. Pohon
(Oleh Joyce Kilmer)
Aku pikir aku tidak akan pernah melihat
Puisi yang indah seperti pohon.
Sebuah pohon yang mulutnya lapar terus menerus
Terhadap dada bumi yang manis mengalir
Sebuah pohon yang memandang Tuhan sepanjang hari,
Dan mengangkat tangannya yang berdaun untuk berdoa,
Sebuah pohon yang mungkin dipakai di musim panas
Sarang burung robin di rambutnya
Di atas dada siapa salju telah terhampar
Yang hidup akrab dengan hujan.
Puisi dibuat oleh orang bodoh sepertiku,
Tapi hanya Tuhan yang bisa membuat pohon.
3. Hijau untuk Hari Esok
Pandanganku jauh terawang
Melihat hijau yang telah memudar
Desiran rumput terdengar sunyi, udara terhirup pengap
Dan pohon mulai berseru
Mereka meminta kawan
Merintih kesepian , tanpa ada yang mendegarnya
Muda tak selamanya muda
Hidup tak selamanya hidup
Ayo muda kita beri teman pohon
Mari kita genggam bumi kita
Untuk kehidupan yang lebih baik
Dan untuk sebuah lautan hijau
4. Pohon yang Indah
Air dangkal kujalani
Tubuh yang basah mulai kukeringkan
Akar-akar pohon memakan air dan hujan telah tiada
Kemarau menyambut
Untuk keseimbangan alam
Merdunya burung-burung bernyanyi
Hari baru sebagai tandanya
Aku terpana akan buaian ini
Hanya millikku saja
Sejenak aku menutup mata
Sejenak membentangkan tanganku
Bahagia kurasakan, sejuk, dan bahagia
Itulah empat contoh puisi hari pohon sedunia yang penuh makna dan menyentuh hati. Tertarik untuk membacanya di acara perayaan hari pohon atau hari lingkungan hidup? (LA)
Baca Juga: 3 Contoh Puisi Hari Guru 5 Bait untuk Menghargai Jasa Mereka
