4 Puisi Ibu 4 Bait, yang Sarat Makna dan Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibu adalah sosok yang selalu memberikan kasih sayang bagi anak-anaknya setiap saat. Ia berjasa banyak dengan mengorbankan jiwa raganya hanya demi seorang anak. Salah satu cara untuk mengungkapkan kasih sayang kepadanya adalah melalui puisi ibu 4 bait.
Puisi tentang ibu ini dapat menggambarkan segala perjuangan sosok ibu yang telah merawat kita hingga sekarang. Puisi yang disampaikan dengan tulus tentunya bisa membuat ibu tersenyum bahagia.
4 Puisi Ibu 4 Bait
Berikut adalah 4 puisi untuk ibu yang dilansir dari buku Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa, Dahlia Damayanti Sholikhah, dkk., (2021:43-46):
Kelambu dan Lampu Sentir
Karya : Anjani Kanastren
Lemari tua itu, masih ada di pojok ruang
Dulu waktu kecil
Aku senang sembunyi di belakangnya
##
Ruangan itu masih menyimpan kenangan
Meski tak ada lagi kelambu dan lampu sentir
Yang dulu selalu eyang pasang
Menjelang maghrib
##
Semua telah tiada
Ditelan waktu
Tapi dalam kenanganku
Semua segar membayang
Bagai baru usai kemarin
##
Aku termangu di ruang bisu
Anganku hadir
Andai aku kembali kecil
Bagaimana Jika
Bagaimana jika
Kado-kado yang kita bawakan ke ibu
Tak berguna sedang beliau sedang sangat merindu
Pada anak-anaknya yang merantau jauh ke negeri sana?
##
Bagaimana jika
Berlian yang kita belikan untuknya
Tidak menyilaukan
Sedang beliau sangat ingin
Memiliki anak-anaknya lagi di rumah itu?
##
Bagaimana jika
Kado-kado indah yang kita kirimkan
Tidak menyenangkan sedang beliau telah lama tidak bahagia
Karena absennya kita
##
Dan bagaimana jika
Kado-kado yang kita beli
Tak pernah ibu inginkan
Sedang usianya tak lagi panjang
Ia hanya butuh kita, anak-anak yang dibesarkannya
Ada di sisinya
Telandanku
Ibu, sungguh ku teladanimu
Perkataanku menggemakan suaramu
Kau adalah sinar perindu
Tak terganti dan hanya satu
##
Tak pernah terpikir
Caraku berjalan
Caraku tersenyum
Itu refleksi darimu
##
Kau wujudkan semua impian
Kau lukis seluruh harapan
Kau ikatkan simpul ketegasan
Diriku kini kau kuatkan
##
Ibu, kau telah petakan jalan itu
Jalan surga yang agung
Atas semua pengajaranmu
Atas semua kasih cintamu
Ibu Segalanya
Di atas ranjang tidurku, kau seorang pengasih
Di dapur kau adalah juru masak terhebat
Terhadap anak-anakmu, kau laksana dokter
kapan gerangan ibu, engkau beristirahat?
##
Di lapangan, kau adalah pelatihku
di kolam renang, kau pelindungku
Di taman bermain, kau penjagaku
Apakah ada yang tidak bisa kau lakukan, Ibu?
##
Aku memang tak pernah tahu
Akan semua pekerjaan yang kau kerahkan
tapi dari sekian banyak yang kau punya
Izinkan ku berikan cinta terbaikku
##
Terima kasih atas semua pengorbananmu, Ibu
Kerja keras di tiap harimu
Menjaga dan merawatku
Tak akan lekang oleh waktu
Selamat Hari Ibu
Silakan gunakan salah satu dari puisi tentang ibu di atas untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kepada ibumu. (Risma)
