Konten dari Pengguna

4 Puisi Kehilangan Seseorang yang Disayang sebagai Curahan Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Kehilangan Seseorang yang Disayang, Foto: Unsplash/Daniel Jensen.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Kehilangan Seseorang yang Disayang, Foto: Unsplash/Daniel Jensen.

Puisi kehilangan seseorang yang disayang akan membantu kamu mengungkapkan rasa sedih karena ditinggal pergi oleh orang tercinta.

Kepergian orang tercinta pastilah menimbulkan luka di hati. Sepasang kekasih yang terpisah oleh ketiadaan restu, seorang istri yang harus menghadiri pemakaman suami tercinta, dan sebagainya. Butuh waktu untuk mengobati kesedihan hati dan melanjutkan hidup dengan tegar.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Kehilangan Orang yang Disayang

Puisi Kehilangan Seseorang yang Disayang

Ilustrasi Puisi Kehilangan Seseorang yang Disayang, Foto: Unsplash/Andrew Neel.

Berikut ini kumpulan puisi kehilangan seseorang yang disayang sebagai curahan hati, dikutip dari bookriot.com, familfriendpoem.com, dan verywellhealth.com.

1. Kehilangan Orang yang Dicintai

Air mataku terus mengalir ketika aku ingin melupakannya

Sakit rasanya tuk kuperjuangkan demi satu nama di hati

Biarkanlah dia pergi tuk tersenyum

Mungkin dengan itu

Aku bisa merasakan kebahagiaan dirinya

Walau sakit kurasa

Kehilangan orang yang dicintai

Bagaikan jari yang terluka goresan pisau

Apalagi bila kita mempunyai sebuah kenangan dengan dirinya

Maka hanya air mata dan hati

Yang bisa merasakan kenangannya

2. Kehilanganmu

Saat terakhirku melihatmu

Aku terpaku

Ketika kau mengembuskan napas terakhir

Aku seakan berada di antara mimpi dan kenyataan yang sungguh tak kuinginkan

Kehilangan orang yang kucintai

Ketika kumulai menyadari kenyataan

Aku menagis seakan dunia tak lagi milikku

Dan mungkin akan berakhir hingga aku pulang ke pangkuan-Nya

3. Senyuman Terakhir

Pucat pasi

Wajahku tertunduk

Lesu menatap lantai

Bercat putih putih hijau

Sepenggal anganan

Membuka tirai cerita

Lewat langkah waktu

Yang terus berlalu

Samar-samar

Begitu jelas mengulas

Hitungan detik

Hingga napasku belum sempat terembus

Terngiang tembang

Belum padam dari bibir mungilmu

Hangat membekas di telinga

Menumpuk, menyatu deru angin

"Ku akan terbang tinggi

Melintasi awan dan mega

Di atas bentangan nusa

Mengejar lengkungan pelangi

Tak berharap kukembali"

Dan, hitungan waktu

Menciptakan telah ciptakan

Tetes embun duka

Memandikan mawar merah

Yang belum sempat layu

Di atas pusara

Kuletakkan bunga terakhir

Sisa perpisahan tadi

Dengan luka jiwa duka

4. Patahnya Hati

Langit bergemuruh bergema seakan mau runtuh

Mengoyak-ngoyak relung sanubari

Mencabik-cabik batin

Suaranya masih berdentang hebat

Luka dalam perih teriris-iris

Mengejan rasa pijar sakit yang tak terperi

Melumat memendam kesumat asmara

Tercerabut dari titik pesakitan

Pudar rasa tersiram rasa tak sampai

Jauh menjauh merangkul sepi

Dingin sesak meratapi pergi

Tinggalkan nestapa duka lara di hati

Tangis isak merangkai hari

Memeluk kenangan sejuta mimpi

Hancur sirna dihempas patah hati

Lukanya menganga di relung hati

Nah, itulah beberapa puisi kehilangan seseorang yang disayang sebagai curahan hati. Semoga membantu!