Konten dari Pengguna

4 Puisi Lebaran yang Menyentuh Hati dengan Makna Mendalam

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi lebaran. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Puisi lebaran. Sumber: pexels.com

Puisi adalah karya sastra yang terdiri dari diksi-diksi menarik dan mampu menyentuh hati. Oleh sebab itu, tidak heran jika orang yang membaca sebuah puisi bisa merasakan perasaan yang begitu mendalam. Begitu pula dengan puisi lebaran yang biasanya mulai banyak bermunculan menjelang akhir bulan Ramadhan.

Bagi Anda yang sedang mencari inspirasi menulis puisi dengan tema lebaran, simak artikel di bawah ini, ya.

4 Puisi Lebaran yang Menyentuh Hati dengan Makna Mendalam

Puisi lebaran. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Inspirasi Menulis Puisi di Alam Bebas karya Karlina (2022:3), puisi adalah hasil rekaman dan peristiwa atau gambaran objek menarik yang dituangkan melalui pikiran ke dalam bahasa puisi. Oleh karena itulah, puisi sering kali berhubungan dengan pengalaman si penulis.

Nah, berikut adalah empat puisi lebaran yang menyentuh hati dan memiliki makna mendalam untuk Anda bagikan ke media sosial.

1. Puisi Pertama

Idul Fitri

Bergema dalam ketundukan mengagungkan nama–Mu

Semua nafas hanyut dalam menyebut nama–Mu

Semua larut dalam kemenangan yang hakiki

Idul Fitri

Semua bertasbih untuk-Mu

Alam raya memuji keagungan-Mu

Tunduk dan patuh dalam koridor-Mu

Idul Fitri

Menjadi magnet tersendiri

Semua umat Muslim menikmati

Betapa indahnya dalam keberagaman yang begitu nyata

Idul Fitri

Akankah kita berjumpa lagi

Menikmati hari kemenangan yang sangat berarti

Tanpa paksaan dalam hati

Melekat sampai jiwa ini

Terbawa sampai jasad tidak menyatu lagi

2. Puisi Kedua

Setahun berlalu melewati pandemi

Namun bukan hanya sampai di sini

Banyak larangan semakin menjadi

Sebabnya tak bisa kumpul bersama kini

Lebaran ini memberi banyak arti

Banyak makna yang kian dipahami

Ambil hikmahnya syukuri berkahnya

Mari berusaha perbaiki diri seniat-niatnya

Lapangkan dada untuk berhenti menyalahkan siapa-siapa

Selamat bersuka cita dalam balutan Lebaran nan berbahagia

Semoga pintu maaf selalu terbuka bagi diri yang merasa tak sempurna

Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum

3. Puisi Ketiga

Ketika hilal telah terlihat

Langit bersukacita

Burung bernyanyi gembira

Di akhir penantian, lentera menyala

Satu bulan dilalui

Satu bulan yang penuh cobaan

Satu bulan hawa nafsu dibelenggu

Satu bulan yang basahi keringnya hati dengan embun kesabaran

Saat dunia lelap tertidur

Kami bangun sampai menyingsing fajar

Saat panas mulai membakar dahaga

Tak pernah putus dzikir menggema

Bukan, bukan menyiksa diri

Bukan pula terpaksa menjalani

Ini tentang kesabaran hati

Sabar yang menuntun pada seberkas cahaya suci

Hari kemenangan datang di segala tiba

Buah dari kesabaran dan hati yang ikhlas menjalani

dalam jiwa yang sempurna menghamba

4. Puisi Keempat

Ketika malam menebarkan angin menjelang fajar

Remang cahaya melapisi langit biru terpancar

Embun menyelimuti takbir bersahutan

Merangkai tasbih kenikmatan iman

Setelah Ramadhan bertandang kini akan pergi

Sinar kemenangan pun memagut diri

Kesucian hati menebari

Agar iman kembali fitri nan suci

Aku terhenyak dalam sadar

Terkadang lidah menajam dalam dahaga, bibir pedas kala bertutur

Mata dan telinga terlena dalam simfoni kebatilan

Selalu menyayat hati setiap insan

Idul Fitri telah menghampiri, kemenangan pun mendekap

Marilah saling membuka pintu maaf

Untuk menyucikan dan menuju kefitrahan

Tak layak jika tak ada kata maaf yang keluar dari ucapan

Minal aidin wal faizin

Baca Juga: 4 Puisi Musim Dingin yang Indah dan Penuh Makna

Semoga puisi lebaran dengan makna mendalam di atas bisa menginspirasi Anda, ya. (Anne)