4 Puisi tentang Alkitab yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Demi memperkuat iman yang dimiliki, setiap orang mengikuti ibadah dan membaca firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Bahkan beberapa orang merangkumnya melalui puisi, misalnya puisi tentang Alkitab agar dapat memperkuat iman dalam melakukan segala kegiatan.
Dikutip dari buku berjudul Metode Penafsiran Alkitab, Dr. A.A. Sitompul dan Dr. Ulrich Beyer, (hal:86) Puisi juga merupakan bentuk literal umum dalam Alkitab.
Baca juga : 5 Puisi Rohani tentang Hidup bersama Kristus yang Menyentuh Hati
4 Puisi tentang Alkitab yang Menyentuh Hati
Nah, kamu yang sedang mencarinya atau membutuhkannya, puisi tentang Alkitab berikut ini mungkin bisa menjadi referensimu, dikutip dari situs stresslesscountry.com.
1.Alkitab oleh John Quincy Adams
Alkitab tidak dibaca sekali, dua kali, atau tiga kali,
Dan kemudian dikesampingkan,
Tetapi dibaca dalam porsi kecil dari satu atau dua pasal, setiap hari;
Dan tidak boleh dihentikan,
Kecuali oleh suatu kebutuhan yang mendesak.
Dalam sudut pandang apa pun kita memandang Alkitab,
Baik sehubungan dengan wahyu, sejarah, atau moralitas,
itu adalah tambang pengetahuan dan kebajikan kita yang tak ternilai dan
Tak habis-habisnya.
2. Penyair Alkitab Lamaku oleh Edmund Pillifant
Meskipun sampulnya aus,
Dan halaman-halamannya sobek,
Dan meskipun ada bekas-bekas air mata
Namun yang lebih berharga dari emas
adalah buku itu, usang dan tua,
Yang dapat menghancurkan dan
Menyebarkan ketakutanku.
Buku tua ini adalah panduanku
Ini adalah teman di sisiku
Meringankan dan mencerahkan jalanku
Dan setiap janji yang kutemukan
Menenangkan dan
Menggembirakan pikiranku
Saat aku membacanya
Dan mengindahkannya hari ini.
3. Penyair Alkitabku oleh Edgar A.
Haruskah jiwaku tercabik-cabik oleh kesedihan
Di atas rakku kutemukan
Sebuah volume kecil, tercabik-cabik,
Untuk kenyamanan yang baru dirancang.
Aku menurunkan Alkitab kecilku
Dan membaca halaman-halamannya,
Dan ketika aku berpisah darinya,
Aku menemukan bahwa
Aku lebih kuat dari sebelumnya.
4. Seberapa Sering Kamu Membaca?
Dan dilakukan
Membacanya dengan gembira
Adalah satu hal,
Dan membaca dengan benar
Adalah hal lain lagi.
Beberapa membacanya
Dengan maksud untuk belajar membaca,
Tetapi kepada pokok bahasannya
Hanya sedikit mengindahkannya;
Beberapa membacanya
Sebagai tugas mereka seminggu sekali,
Tapi tidak ada instruksi dari Alkitab
Yang dicari
Sementara yang lain membacanya
Dengan sedikit perhatian,
Tanpa memperhatikan
Bagaimana mereka membaca,
Atau di mana.
Itulah dia 4 puisi tentang alkitab yang sangat menyentuh hati para pembaca, kamu bisa menuliskan kembali puisi di atas sebagai motivasi untuk memperkuat iman dalan membaca Alkitab.
