4 Puisi tentang Kampung Halaman yang Indah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah ragam sastra yang terikat oleh irama, rima, matra, dan penyusunan larik serta bait. Kita bisa mengangkat berbagai tema untuk dijadikan puisi, contohnya puisi tentang kampung halaman yang indah dan berkaitan dengan mudik lebaran.
Banyak cerita serta kenangan tercipta di kampung halaman. Membaca puisi tentang suasana kampung yang menyejukkan hati dapat membuatmu bernostalgia pada masa kecil.
Baca Juga: 4 Puisi Sahabat Masa Kecil yang Penuh Cinta
4 Puisi tentang Kampung Halaman yang Indah
Dikutip dari familyfriendpoems.com dan buku berjudul Kampung Halaman, Zulfadhli, (2016: 21), Inspirasi Kata akan memberikan contoh puisi tentang kampung halaman yang indah untuk dijadikan referensi.
1. Kampung Halamanku
Sungguh indah kampung halamanku
Di kaki gunung yang biru
Di mana sungai mengalir
Airnya jernih berdesir-desir
Sungguh indah kampung halamanku
Sore ini alam sangatlah indah
Awan-awan tampak mengambang
Burung bangau terbang rendah
Seindah kupu-kupu di balik bunga
Di kaki gunung yang biru
Tempat aku berada
Kampung halaman tak akan kulupa
2. Serunai Alang-Alang
Aku meniup serunai alang-alang
Di atas bukit musim semi
Rindukan kampung halaman
Aku meniup serunai alang-alang
Di atas bukit berbunga
Rindukan masa kecil
Aku meniup serunai alang-alang
Di jalan penuh manusia rindukan kasih mereka
Aku meniup serunai alang-alang
Di atas bukit tangisan
Mengembara tidak henti-hentinya
3. Kampung Halaman
Kampung halaman
Tempat awal mengeja kata
Ruang terbuka
Lahir, kembali, atau berpulang
Banyak kaki lincah berlarian
Banyak senda tawa beterbangan
Di parit
Hutan
Sungai
Laut
Kuala
Belukar
Kampung halaman
Siapakah yang tidak punya?
Hanya hati batu
Tak rindu dendam
Akan kampung halaman nan permai tentram
Di mana orang-orang tercinta
Hidup di sana juga sebagian telah bermakam
Kampung halaman dalam jiwaku
4. Keluargaku
Keluargaku hidup dari rasa tenang dan cinta
Di sebuah kampung nan rimbun
Yang kini sementara ditinggalkan
Halaman rumah yang kami punya tergadai
Dengan harga murah hutan bakau
Atau sepekarangan hunian unggas
Serindit tak lagi bisa kami klaim
Namun takkanlah pupus akan kenangan di desa itu
Pada tempat tapak kaki pertama menjejak,
Belajar berjalan lalu terjatuh
Desa di balik mangrove yang terus bertumbangan
Aku akan kembali pasti
Itulah contoh puisi tentang kampung halaman yang indah dan menyentuh hati. Manakah yang paling mengena di hatimu?
