4 Puisi tentang Kebebasan yang Penuh Makna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebebasan adalah salah satu hak semua orang asalkan tidak melanggar norma dan aturan yang berlaku di masyarakat. Kebebasan dapat diartikan secara luas seperti kebebasan untuk mengemukakan pendapat, kebebasan untuk berserikat, dan lain sebagainya. Kamu bisa menggambarkannya melalui puisi tentang kebebasan.
Biasanya, puisi ditulis oleh penulisnya sebagai bentuk gambaran isi hati atau perasaannya. Sehingga puisi mengenai kebebasan ini juga menggambarkan mengenai kebebasan yang diinginkan atau sudah pernah dialami. Seseorang akan lebih bahagia ketika dapat melakukan keleluasaan mengenai apa yang sedang dilakukan tanpa harus ada yang melarangnya.
Baca Juga: 5 Contoh Puisi Bangkit Bersama Meraih Mimpi
Puisi tentang Kebebasan
Mengutip dari buku Kumpulan Puisi : Aku adalah aku karya Hendar Soetarna (2019: 1), inilah deretan puisi tentang kebebasan penuh makna yang bisa dijadikan sebagai inspirasi:
1. Aku adalah aku
(Chairil Anwar)
Aku binatang jalang
Aku bukan binatang piraan, kataku
Akupun lebih jalang
Aku akan mengaum bila ingin mengaum
Aku akan melompat jika harus melompat
Bahkan aku akan menggigit bila perlu menggigit
Aku tak perlu sedu apalagi pilu
Karena semuanya tak berarti
2. Kebebasan
(Rhosma Rhinda)
Ku ingin terbang
Mencari kebebasan sebagai wanita
Aku tidak terkungkung
Aku tidak terpuruk
Teriakan emansipasi menggelegar
Suara lembut khadijah berbisik di telinga
Aku wanita pencari kebebasan
Memuntahkan seluruh isi gelas pikiran yang ada
Berkeping-keping dan bangkit menjadi mozaik yang indah
Aku wanita
Akan ku belai jiwa yang lemah
Dan tak berdaya
Yang dikuasai rayuan dunia
Air mataku akan tetap menemani di tengah langkah
Karena aku wanita
Yang akan mengubah dunia
3. Dendang Kebebasan
(Seko Dinda Basa)
Lahirkan suara hati
Lepas. Biarkan menembus angkasa
Dengarlah suara kita bergema
Mengalir ke relung-relung jiwa
Dan rasakan getar-getar bahagia
Meskipun sumbang suara kita
Takkan ditolak oleh angkasa
Dendang kebebasan miliki siapa saja
Miskin atau kaya
Rakyat jelata atau raja
Jangan sampai suara dibekap di dada
Hidup kita akan merana
Lahirkan lantang suara tunjukkan bahwa kita ada
Tak perduli merdu atau tidak
Burung-burung senang bernyanyi
Katak riang bernyanyi
Bahkan, bebek yang bersuara jelek
Tak segan-segan turut bernyanyi
Karena dengan melahirkan suara hati
Hidup kita semakin berarti
4. Pada Pembebasan
(Remy Sylado)
Pulanglah pada ketelanjangan Adam sebelum celik
Wanita yang istimewa dalam pikiran lelaki
hanya terjadi bagi putra terhadap ibunya
Kalau kepergian lelaki dad rumah istrinya
seperti prajurit berangkat ke medan perang
jangan ikuti walau dengan pikiran sayang pun
Beri kecupan dan tidak dengan kalimat haru
Yang kau pahami dalam "selamat jalan" itu
adalah yang baik tidak mesti lawannya buruk
dan yang buruk tidak selalu berarti jahat
Sebab susila yang tinggi pun toh nampak busuk
di mata mereka yang hidup dalam kebusukan
Kalau kau bisa pulang di awal sejarah
baru kau tahu dalam cinta ada pembebasan.
Demikianlah puisi tentang kebebasan yang dapat kamu jadikan sebagai inspirasi. Setiap orang memiliki hak untuk melakukan apapun yang diinginkan asalkan tidak bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku di masyarakat.(umi)
