4 Puisi tentang Liburan Bersama Keluarga

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Liburan bersama keluarga adalah momen yang sangat menyenangkan, kamu bisa mengungkapkan keseruannya lewat puisi tentang liburan bersama keluarga.
Keluarga adalah rumah tempat kita pulang. Pasti sangat bahagia jika bisa berkumpul bersama keluarga tercinta. Berbagi tawa, bahagia, dan sukacita bersama.
Baca Juga: 6 Puisi Keluarga Pendek yang Penuh Makna
4 Puisi tentang Liburan Bersama Keluarga
Berikut ini beberapa puisi tentang liburan bersama keluarga yang dikutip dari laman poemhunter, poetryfoundation.org, dan blindbeginnings.ca:
1. Liburan Keluarga
Hannah Davies
Tempat bahagia yang kusukai
Berjalan di tepi laut
Pasir lembut di antara jari-jari kakiku
Kenangan masa kecil mulai terlihat
Orang-orang berkumpul di pantai di bawah matahari
Anak-anak membangun istana pasir dan bersenang-senang
Bau udara asin
Orang-orang berenang di laut tanpa peduli
Camar laut di atas
Pantai adalah tempat yang kusukai
Berjalan di sepanjang dermaga
Deburan ombak begitu dekat
Anak-anak mengumpulkan kerang
Dari pantai tempat mereka jatuh
Perahu-perahu mengapung di laut
Menangkap ikan untuk minum teh orang
Air pasang masuk dan keluar
Anak-anak berteriak dan berteriak
Melempar frisbee
Orang-orang bermain dengan gembira
Makan es krim
Dan menggunakan tabir surya
Tempatku pergi berlibur
Kenangan ini akan selalu tinggal
2. Liburan Keluarga
Judith Slater
Empat minggu berlalu, bertengkar dan jauh
dari rumah, kami datang ke tempat paling sepi
Sebuah kota kereta api barat. Ingat?
Aku meninggalkanmu di perkemahan dengan panci berminyak
dan mengatakan kepada anak-anak untuk tidak mengikutiku
Cahaya yang sekarat membuatku putus asa.
Aku berlari tertatih-tatih, melintasi trek
melewati gudang-gudang dengan jendela-jendela yang tertutup sinar matahari
ke taman bermain
Lalu aku berayun, di atas puncak pohon
Aku melihat diriku tidak pernah kembali, belum
apa pun yang bernapas di hutan sunyi
bukan kehidupan lain. Matahari terbenam.
Aku membiarkan ayunannya mati, jari-jari kakiku menggores bumi
dan aku terguncang untuk mengingat
tentang gadis yang memimpikan kehidupan yang kumiliki
Melalui malam, gelap di akarnya, aku kembali ke sana
3. Aspen Kecil
Ishita
Langkah kaki kecil mengikuti di belakangku di salju putih
Memegang tangan ayahku saat dia dengan lembut menyenandungkan lagu-lagu Natal untukku
Aku berhenti, tiba-tiba terganggu oleh cahaya kuning cerah
“Wah,” seru ayahku, “kamu telah menemukan pohon aspen kecil!”
Salju yang baru turun membersihkan kulit kayunya yang putih pucat
Daun kuning cerah berserakan di tanah
Aku dengan lembut membelai batangnya yang berbintik-bintik ditutupi dengan tanda hitam
“Sepertinya dingin,” kataku sambil melepas syalku, dan membungkusnya dengan lembut
Setiap musim liburan aku suka bepergian ke taman terdekat
Memanjat, bermain, dan mendekorasi teman spesialku dengan meriah
Berjam-jam dihabiskan setiap hari, hanya pulang saat hari sudah terlalu gelap
"Aku akan kembali besok," aku berjanji dengan jujur di penghujung hari
Tahun-tahun telah berlalu, temanku dan aku telah tumbuh
Pohon itu sekarang menjadi tempat anak-anakku tertawa dan bermain
Sekarang tradisi keluarga yang kami pegang sendiri
Menghabiskan setiap musim liburan dengan pergi ke tempat pohon spesialku berada
4. Liburan
Alina
Tetes tetes tetes tetes
Kapan hujan akan berhenti
Hujan akan berhenti ketika berubah menjadi salju
Kebahagiaan melalui dunia akan mengalir
Menghabiskan waktu bersama keluarga
Kami menghias pohon Natal kami
Semua orang saling mencintai
Ibu, ayah, saudara perempuan, saudara laki-laki
Itulah beberapa puisi tentang liburan keluarga yang bisa kamu kutip agar liburanmu semakin menyenangkan.
