4 Puisi tentang Tenaga Medis sebagai Pelindung Masyarakat

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang tenaga medis sebagai pelindung masyarakat dapat digunakan sebagai apresiasi atas pengabdian dan ketulusan mereka dalam merawat masyarakat.
Kali ini Inspirasi Kata akan membagikan beberapa puisi bertema tenaga medis yang dapat kamu jadikan sebagai referensi.
Baca Juga: 20 Kata-Kata Mutiara Cinta Penuh Makna
Puisi tentang Tenaga Medis sebagai Pelindung Masyarakat
Berikut ini kumpulan puisi tentang tenaga medis sebagai pelindung masyarakat yang diktip dari laman goodlistening.com, readpoetry.com, dan healthaffairs.com.
1. Tenaga Kesehatan
Membuka mata menatap dunia
Siap mengorbankan waktu dan tenaga
Demi raut muka bisa ceria
Meringankan penyakit yang diderita
Pelayanan nan jauh terluka
Keluh kesah disimpan dalam jiwa
Menghapus deraian air mata
Agar insan kembali ceria
Berjuang jiwa dan raga
Walaupun waktu tersita
Kesehatan target utama
Agar tidak ada duka
Hidup bersih perlu dijaga
Asupan gizi tubuh kita
Pikiran tenang dan bersahaja
Menjauhkan diri dari derita
2. Puisi Cinta untuk Tim Medis
Terharu, saat kau mengenakan APD-mu
Bangga, saat kau berada di garda depan
Terenyuh, saat kau merawat pasien
Sedih, saat kau melakukan swab
Gundah, saat kau ada di ruang isolasi
Duka mendalam, pada keluarga paramedis yang ditinggalkan.
Ya Allah
lindungi saudara-saudaraku, para tim medis
Berikanlah kesabaran pada mereka dan keluarganya
Sehatkanlah mereka dan keluarganya
Kuatkanlah mereka dan keluarganya
Cukup Allah penolong dan pelindung
Sahabatku tersayang para tim medis
Perjuanganmu, memang terasa berat
Kerja kerasmu, sungguh mulia
Pergulatanmu, menangani pasien sungguh berbudi luhur
Pertempuranmu, sungguh terpuji
Perjuanganmu sungguh luar biasa
Semoga Allah melipatgandakan pahalanya
Percayalah, akan selalu ada
Kemudahan bersamaan dengan kesulitan
Cahaya di ujung gelap
Binar di penghujung kelam
3. Terima Kasih, Dokter
Ketika aku jatuh sakit
Suhu badanku begitu tinggi
Kepalaku terasa sakit
Rasanya hampir mati
Ke dokter diriku dibawa
Oleh ayah ibu yang tercinta
Di sana aku diperiksa
Diberi obat yang pahit rasanya
Walaupun pahit tetap kutelan
Agar sembuh dari sakitku
Terima kasih dokter yang baik hati
Akhirnya aku sembuh dari sakit yang kuderita
4. Perantara Penyembuh
Yang selalu membuatku kagum
Bunga bunga yang mekar harum
Bukan indahnya mawar sekuntum
Bukan pula bayi lucu yang bisa kucium
Dia adalah manusia berhati mulia
Jadi perantara penyembuh luka
Dialah dokter yang bermuka ria
Yang di hatinya penuh rasa iba
Jika Tuhan izinkan daku
Menjadi penancap jejak baru
Mengikuti petualangan yang telah lalu
Suatu hari nanti, di masa yang baru
Menjadi dokter adalah cita-citaku
Menjadi penyembuh luka dan haru
Penghibur kala duka mengganggu
Semoga terwujud impian itu
Nah, itulah kumpulan puisi tentang tenaga medis. Terima kasih atas semua pengabdian yang telah diberikan untuk masyarakat.
