4 Puisi yang Membuat Menangis dan Terharu yang Penuh Makna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu membaca puisi yang membuat menangis karena demikian menyentuh hati? Puisi adalah salah satu cara bagi penulisnya untuk mencurahkan isi hati, termasuk perasaan risau, gundah, dan sedih.
Rasa sedih bisa datang kapan saja. Hal itu wajar, tetapi jangan berkepanjangan. Jika kebetulan kamu sedang sedih, mungkin puisi ini bisa mewakili perasaanmu dan mengobati kesedihanmu.
Puisi yang Membuat Menangis dan Terharu
Mengutip dari buku Antologi Puisi Salam Perpisahan karya Rahayu Prihatin (2016: 10), berikut adalah beberapa puisi yang membuat menangis dan terharu.
1. Dalam Ketidakberdayaan
(Rahayu Prihatin)
Menatap langit yang tinggi
Tuhan di sanakah rumah-Mu tempat kukembali nantinya
Dalam banyaknya cerita yang Kaulukis untukku
Derita, bahagia yang mengisinya
Kucoba mengikhlaskannya
Jika ku berada dalam buaian-Mu
Ku merasa derita menjadi bahagia
Di saat ku memuja-Mu
Kurasa lukaku tak terasa perihnya
Saat ku bersujud pada-Mu
Kurasakan kedalaman cinta-Mu
Yang buat airmataku tumpah karena dosaku
Kekhilafanku dan semua sikap acuhku
Yang sering begitu sombong kutunjukkan pada-Mu
Tuhan bila sekarang derita itu ada
Apakah aku mampu menyanggahnya
Apakah aku mampu menahannya
Tuhan jika sakit itu Kau beri
Sampai kapankah aku mampu mampu menjalaninya
Aku semakin rapuh
Aku semakin lemah
Tuhan, tolong aku
Lepaskan aku dari rasa yang tak berarti ini
Tuhan, bangkitkan lagi rasa semangatku yang lemah ini
Tuhan...
Temani aku dalam ketidakberdayaanku
2. Rasa
(Rahayu Prihatin)
Perjalanan ini bagiku melelahkan
Tetapi menyenangkan meski aku letih melaluinya
Namun semua memberi arti
Sisa waktuku untuk menghabiskan hari di kota ini tidaklah lama lagi
Kota yang banyak mengajarkan aku tentang kerasnya kehidupan
Dan makna yang mendalam tentang kerinduan
Banyak duka, banyak suka, yang menghias dalam perjalanan ini
Terkadang senyum lepas bisa kupaparkan
Terkadang hujan air mata yang kutampakkan
Namun semua bagiku indah
Aku hanya ingin memberikan kesan mendalam
Kenangan yang tidak menyakitkan
Tutur bermakna untuk didengarkan
Sikap santun bagi banyak orang
Walaupun aku tidaklah sempurna
Tetapi kuharap waktu yang sebentar ini
Banyak mengajarkanku menuju kesempurnaan
Dan hakikat hidup yang sebenarnya
3. Rasaku
(Rahayu Prihatin)
Biarkan semua rasa pergi
Bersama jalannya waktu dalam hari
Biarkan semua apa yang terjadi
Adalah pantas untuk dinikmati sendiri
Tak mampu berharap karena tak tersisa asa tuk menggapainya
Dengan kekosongan hati
Mencoba mengisi dengan ingin yang masih ada
Berusaha tetap menggapai sesuatu yang susah untuk diraih
Berusaha sabar menikmati
Memberi kasih
Memberi sayang
Memberi cinta
Yang semua masih belum pasti
Kau hadir menemani akhirnya hari
Bagaiku semua hanya fiksi dan opini
Kau sulit tuk menjadi fakta
Aku hanya mampu meminta
Dan berharap
4. Rindu Tak Sampai
(Rahayu Prihatin)
Saat berdiri dalam sepinya hati
Hanya mampu tersenyum dalam galaunya asa
Kesunyian ini hanya mampu dinikmati
Ketika ku tak mampu menggapai apa yang aku inginkan
Jauhnya tak dapat ditempuh
Tuk menggembirakan jiwa
Kalbu yang selalu merindu
Bayangan yang tak pernah terwujud dan kusentuh
Bahkan tuk menatap matanya pun tak pernah mampu
Semua hanya pantas dijalani dalam anggapan tak bertepi
Menunggu waktu yang belum pasti
Tapi ku takkan pernah letih berdoa
Agar bayangan bukan sekadar bayangan yang semu
Tetapi menjadi kenyataan yang dapat kulihat
Dan tatap dalam nyata hidupku
Semoga
Demikianlah puisi yang membuat menangis dan terharu. Rasa sedih bisa saja hadir karena banyak hal. Melalui puisi ini semoga perasaanmu terwakilkan.
