Konten dari Pengguna

45 Contoh Pantun Jenaka 4 Baris dengan Berbagai Tema

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Pantun Jenaka 4 Baris. Unsplash/ Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Pantun Jenaka 4 Baris. Unsplash/ Thought Catalog

Kebanyakan pantun biasanya terdiri dari 4 baris dalam setiap baitnya, seperti pantun jenaka. Ada berbagai contoh pantun jenaka 4 baris menggelitik yang dapat membuat pembaca atau orang yang mendengarnya tertawa.

Mengutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas V, Tim Tunas Karya Guru (2017:39), berdasarkan isinya, pantun dibagi menjadi beberapa macam, seperti pantun jenaka, nasihat, pantun teka-teki, pantun agama.

Selain itu, pantun jenaka biasanya digunakan untuk bersenda gurau dalam keadaan suka cita karena berisi sindiran atau candaan lucu untuk menghibur pendengar atau pembaca.

Daftar isi

Pengertian Pantun

Ilustrasi Contoh Pantun Jenaka 4 Baris. Unsplash/ Álvaro Serrano

Berdasarkan buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas V, Tim Tunas Karya Guru (2017:38), pantun merupakan rangkaian kata-kata indah yang berisi nasihat, sindiran, atau tujuan lainnya.

Dalam bahasa Jawa, pantun berasal dari pantun atau pari yang berarti padi. Sedangkan dalam kesusasteraan Jawa, ikatan puisi yang mirip dengan pantun disebut dengan parikan.

Pantun juga digunakan sebagai penghalus kata dalam berkomunikasi. Pada mulanya, pantun disampaikan secara lisan, namun saat ini pantun juga disampaikan melalui tulisan.

Sebuah pantun memiliki aturan yang terikat di dalamnya, seperti ciri-ciri pantun berikut ini:

  1. Tiap bait terdiri atas 4 baris (larik).

  2. Kalimat dalam tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.

  3. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.

  4. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.

  5. Baris ketiga dan keempat berupa isi atau pesan yang ingin disampaikan.

Jenis-Jenis Pantun

Ilustrasi Contoh Pantun Jenaka 4 Baris. Unsplash/ Glenn Carstens-Peters

Sebagai puisi lama, pantun memiliki beragam jenis, mulai dari pantun nasihat, pantun jenaka, hingga pantun anak-anak. Berikut macam-macam pantun berdasarkan buku Bahasa Indonesia untuk SMK, Utami Pratiwi (2021:46-47):

1. Pantun Nasihat

Hakikatnya, pantun dibuat untuk memberikan anjuran kepada seseorang. Oleh karena itu, tema dalam pantun yang paling sering dijumpai adalah pantun nasihat dengan tujuan untuk menyampaikan pesan moral atau didikan.

2. Pantun Jenaka

Isi dari pantun jenaka adalah sesuatu yang lucu dan menarik. Akan tetapi, tidak jarang pula jika pantun jenaka digunakan untuk mengekspresikan sindiran dan keadaan suatu masyarakat yang dikemas secara ringan dalam bentuk humor.

3. Pantun Agama

Selain pantun nasihat, pantun agama juga memiliki peranan dalam memberikan pesan moral dan didikan kepada pendengar atau pembaca.

Pantun ini berisi tentang pembahasan mengenai manusia dan Tuhan-Nya dengan isi lebih spesifik karena memegang nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.

4. Pantun Teka-teki

Pertanyaan atau teka-teki juga bisa dikemas dalam sebuah pantun, di mana pantun ini disebut dengan pantun teka-teki.

Pada bagian isi di larik terakhir, selalu diakhiri dengan pertanyaan. Adapun tujuan pantun teka-teki adalah sebagai hiburan dan mengeratkan kebersamaan.

5. Pantun Berkasih-kasihan

Isi dan jenis dalam pantun berkasih-kasihan berhubungan dengan cinta dan kasih sayang. Biasanya, pantun ini terkenal di kalangan muda-mudi Melayu untuk mengungkapkan perasaannya kepada seseorang yang disukainya.

6. Pantun Anak

Selain untuk orang dewasa, pantun juga bisa diberikan kepada anak-anak dengan isi yang lebih ringan dan berkaitan dengan hal-hal yang menyenangkan buat si kecil.

Tujuan pantun anak adalah sebagai upaya untuk memperkenalkan pantun dan memberikan pesan, misalnya didikan moral.

Contoh Pantun Jenaka 4 Baris, Lucu dan Menggelitik

Ilustrasi Contoh Pantun 4 Baris. Unsplash/ Jules a.

Berikut adalah contoh pantun jenaka 4 baris yang lucu untuk referensi berpantun dan bahan bacaan:

  1. Menggegar batang limau Terikat lembing dekat kendil Gemetar tulang harimau Melihat kambing menyandang bedil.

  2. Ada belalang di buah salak Kelat rasa mulut tak gusar Siapa yang tak ingin tergelak Melihat kera ikut ke pasar

  3. Jalan-jalan ke Kota Sumedang Ada kambing makan rumput Anak-anak begitu senang Melihat kakek bergoyang dangdut

  4. Patah tanduknya si induk lembu Melompat pematang berlarian Gelisah duduknya si pemburu Melihat kijang berlarian

  5. Pohon manggis di tepi rawa Tempat lebah menyimpan madu Sedang menangis nenek tertawa Melihat kakek bermain gundu

  6. Di sini kosong di sana kosong Tak ada batang tembakau Bukan saya berkata bohong Ada katak memikul kerbau

  7. Harum bau kembang melati Dipetik adik dengan tangkainya Semua orang menjadi geli Melihat sapi naik kuda

  8. Kupu-kupu terbang melintang Hinggap mengisap bunga layu Hati di dalam menaruh bimbang Melihat ikan membaca buku

  9. Ke pasar membeli gunting Jangan lupa membeli pita Sangatlah heran si induk kucing Melihat tikus naik kereta

  10. Burung terbang memakai topi Terbang ke awan seperti mimpi Tertawa hati karena geli Melihat kuda asyik bernyanyi

  11. Orang Sasak pergi ke Bali Membawa pelita semuanya Berbisik pekak dengan tuli Tertawa si buta melihatnya

  12. Hang Abu berburu singa Singa ditembak oleh pemburu Hati siapa tak akan tertawa Nenek lari dikejar ibu

  13. Limau purut di tepi rawa Buah dilanting belum masak Sakit perut sebab tertawa Melihat kucing duduk berbedak

  14. Pergi ke pasar membeli bebek Bebek dimasak nikmat sekali Adik tertawa geli melihat kakek Giginya copot usai makan roti

  15. Bunga anggrek berwarna abu Daun diramu menjadi obat Sungguh kesal hati ibu Adik ngompol langsung disunat

  16. Kue klepon bertabur kelapa Sungguh unik bentuknya bulat Saya geli melihat papa Tertawa lebar kemasukan lalat

  17. Sore hari main ke lapang Hujan datang semua buyar Makan banyak hingga kenyang Dikira traktir disuruh bayar

  18. Tari Barong dari Bali Duduk nongkrong sambil cerita Perut sakit menahan geli Melihat kucing memakai mahkota

  19. Berenang jauh para ikan Mereka bebas hatinya senang Badan kurus kurang makan Kalau ditiup goyang-goyang

  20. Bus mogok kehabisan solar Dipakai muat mengangkut bayam Kasihan Minem tidur di tikar Mata melotot dipatuk ayam

  21. Anak kucing bermain tali Kera duduk membaca koran Bagaimana hati tak geli Kepala botak suka sisiran

  22. Mobil pickup mobil sedan Mobil resmi mobil bodong Anda sopan kami segan Anda songong kami todong

  23. Jam berdetak tak terarah Mata melirik kepala benjut Anak siapa yang suka marah Mata melotot seperti badut

  24. Buah pisang buah tomat Disimpan dalam lumbung padi Pantas tercium bau menyengat Rupanya Wawan belum mandi

  25. Sungguh baik asam belimbing Tumbuh dekat limau lungga Sungguh elok berbini sumbing Biar marah tertawa juga

  26. Membeli sabun di warung Warung baru milik Sudirman Diam-diam menutup hidung Bau kentut penuhi ruangan

  27. Asam kandis asam jawa Satu peti di dalam kereta Jikalau nenek sudah tua Hati kakek tetaplah cinta

  28. Duduk manis di bibir pantai Lihat gadis aduhai tiada dua Masa muda kebanyakan santai Sudah renta sulit tertawa

  29. Yogyakarta kota kelahiran Penuh arak gemar berilmu Gelak senyum juga heran Melihat kucing berbaju biru

  30. Ke SPBU membeli bensin Bensin bagus di Pangandaran Menahan diri agar tak bersin Malah kentut tak tertahankan

  31. Pergi ke hutan bertemu gajah Gajar lari dikejar kanguru Adik sudah siap menuju sekolah Ternyata sekarang hari Minggu

  32. Makan ikan pakai sambal teri Jangan lupa dengan lalapan Hati akan terasa sepi Jika tidak ada pasangan

  33. Beli baut beli sekrup Beli online dari Jombang Dua anak sudah cukup Dua istri masih kurang

  34. Berakit-rakit ke hulu Berenang-renang ke tepian Ayo berangkat ke penghulu Daripada cuma temenan

  35. Tukang bangunan memegang paku Pakunya terbang terkena angin Hati siapa tak kaku Melihat gajah makan es lilin

  36. Cicak mati dikerubung semut Puyuh terbang ke awa Hati siapa tak akan terpaut Melihat kata berkalung jala

  37. Pagi-pagi minum teh hangat Agar sehat dicampur jamu Walau ketek bau menyengat Aku setiap di sampingmu

  38. Beli rendang di Kota Padang Beli soto di Brastagi Kalau ada umur panjang Boleh kita menikah lagi

  39. Berangkat kerja sehabis subuh Tidak lupa menggosok gigi Bersatu kita teguh Bercerai kita ya nikah lagi

  40. Anak ayam turun lima Mati satu di lumbung padi Sudah pasti senyum orangnya Mendengar kambing bersuara babi

  41. Kue lapis di dalam kotak Kue dibeli di dekat panggok Ayah tertawa terbahak-bahak Melihat kera mengisap rokok

  42. Anak kucing di dalam kapal Kapal berlayar sampai Sumatra Adik tertawa terpingkal-pingkal Melihat monyet berkacamata

  43. Jalan-jalan di sore hari Lihat banteng sedang kerokan Emang nasib badan ini Sudah ganteng jadi rebutan

  44. Sungguh besar hewan badak Jika berjalan terseok-seok Nenek tertawa terbahak-bahak Melihat kakek bermain TikTok

  45. Elok rupanya pohon mangga Tumbuh subur di dekat pohon jambu Elok rupanya adikku membaca Tulisan terbalik tak pernah tahu

Nuansa humor dan sindiran yang dibalut dengan candaan dalam contoh pantun jenaka 4 baris, membuat isi yang terkandung tersampaikan dengan ringan. Sehingga, selain memperoleh sebuah pesan, pendengar dan pembaca juga bisa mendapatkan hiburan. (fat)

Baca juga: 191 Contoh Pantun Nasehat yang Menenteramkan Hati