Konten dari Pengguna

5 Contoh Puisi Bulan Juli yang Bagus Diksinya dan Mengena di Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Bulan Juli, Foto: Maddi Bazzocco / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Bulan Juli, Foto: Maddi Bazzocco / Unsplash

Bulan Juli telah tiba. Ini saatnya untuk membuka lembaran baru dan memenuhinya dengan banyak karya dan kerja keras. Salah satunya bisa dengan membuat puisi bulan Juli.

Selain bagus pilihan diksinya, puisi yang akan diberikan nanti juga mengena di hati dan memiliki makna yang mendalam. Penasaran bagaimana isi puisi tersebut?

5 Contoh Puisi Bulan Juli yang Bagus dan Mengena di Hati

Ilustrasi Puisi Bulan Juli, Foto: Anna Atkins / Unsplash

Berikut contoh puisi bulan Juli yang beberapa di antaranya diambil dari buku Seringai kunang kunang, Wisnu Pamungkas, (2022:92-93), dan buku Antologi Puisi Mengukir dalam Cerita, Sukanda Laksma, (2021:23).

1. Gerimis Bulan Juli Karya Wisnu Pamungkas

Aku mau gerimis bulan Juli

melukis mozaikmu di jendela,

buram oleh bayang-bayang air dan cahaya,

tapi cukuplah bagiku yang merindu dan luka,

di hari-hari terakhir engkau mengucapkan salam perpisahan

Aku mau gerimis bulan Juli

mengalirkan bening matamu

dari teratak ke dalam sajak,

mengisi palung hati yang kosong

saat kau tinggalkan aku mengejar badai ke pantai,

mencari jejak Sinbad dalam Serat Centini

Aku mau gerimis bulan Juli

mengirim tempiasnya ke rambutmu lagi,

menjelma pita-pita senja

yang melambai-lambai dalam kenangan

seperti kerdap kunang-kunang terbang,

lalu tersesat dalam rimba duka yang sepi

2. Pelukan Bulan Juli Karya Wisnu Pamungkas

Peluklah aku kalau kau rindu,

jangan biarkan waktu merampas rasa

yang sudah menjadi telaga,

bening dalam hening yang tak pernah ditimba

Peluklah aku kalau kau rindu,

sebelum kita menjelma sepasang Perahu Badik

3. Menghapus Tinta di Bulan Juli Karya Dela Aulia Fatikasari

Tinta emas yang kugoreskan di buku harian ku

Kini rasanya ingin kuhapus

Aku tak lagi mampu mengingat

Kapan kisah itu dimulai dan kapan kisah itu berakhir

Juli ....

Ada apa denganmu?

Rasanya sudah mati rasa aku dibuatmu

Kau berbeda dari bulan-bulan bahagiaku

Kau tak ada digenggamanku ketika aku membutuhkanmu

Ternyata benar kata pepatah

Ada yang membelai agar kamu lalai

Ada juga yang menampar agar kamu sadar

Semoga kisah kelamku di bulan Juli bisa berganti

dengan senyuman abadi yang tiada henti

4. Rembulan di Bulan Juli Karya Novi Kurniasih

Di tengah malam yang sunyi

Di bawah rembulan malam bulan Juli

Kubiarkan jejak-jejakmu hilang

Kubiarkan rindu-rindumu terbang

Rembulan di bulan Juli menjadi saksi

Melodi tentangmu telah berganti

Syair indahmu tak lagi dinanti

Di bawah rembulan malam bulan Juli

Kubiarkan semua tentangmu pergi

Kini hanya aku seorang diri

Menanti pelangiku berwarna lagi

5. Semua tentang Juli Karya Novi Kurniasih

Ada langit yang bertemu lagi jingganya

Ada pantai yang bertemu lagi birunya

Ada bibir yang bersua lagi dengan senyumnya

Ada mata yang berbinar lagi dengan cahayanya

Namun, ada cinta yang harus patah

Ada rindu yang harus menyerah

Ada jiwa yang mulai pasrah

Dan ada hati yang mengaku kalah

Semua tentang Juli

Hari ini kau bertemu pelangi

Esok kau bersua badai lagi

Seperti luka yang selalu mengiringi bahagia

Seperti tawa yang selalu mengiringi duka

Baca juga: 5 Puisi Pendek Tentang Perjuangan Hidup

Demikian berbagai contoh puisi bulan Juli yang dapat menjadi inspirasi. (NOV)