5 Contoh Puisi Bulan Juli yang Bagus Diksinya dan Mengena di Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Juli telah tiba. Ini saatnya untuk membuka lembaran baru dan memenuhinya dengan banyak karya dan kerja keras. Salah satunya bisa dengan membuat puisi bulan Juli.
Selain bagus pilihan diksinya, puisi yang akan diberikan nanti juga mengena di hati dan memiliki makna yang mendalam. Penasaran bagaimana isi puisi tersebut?
5 Contoh Puisi Bulan Juli yang Bagus dan Mengena di Hati
Berikut contoh puisi bulan Juli yang beberapa di antaranya diambil dari buku Seringai kunang kunang, Wisnu Pamungkas, (2022:92-93), dan buku Antologi Puisi Mengukir dalam Cerita, Sukanda Laksma, (2021:23).
1. Gerimis Bulan Juli Karya Wisnu Pamungkas
Aku mau gerimis bulan Juli
melukis mozaikmu di jendela,
buram oleh bayang-bayang air dan cahaya,
tapi cukuplah bagiku yang merindu dan luka,
di hari-hari terakhir engkau mengucapkan salam perpisahan
Aku mau gerimis bulan Juli
mengalirkan bening matamu
dari teratak ke dalam sajak,
mengisi palung hati yang kosong
saat kau tinggalkan aku mengejar badai ke pantai,
mencari jejak Sinbad dalam Serat Centini
Aku mau gerimis bulan Juli
mengirim tempiasnya ke rambutmu lagi,
menjelma pita-pita senja
yang melambai-lambai dalam kenangan
seperti kerdap kunang-kunang terbang,
lalu tersesat dalam rimba duka yang sepi
2. Pelukan Bulan Juli Karya Wisnu Pamungkas
Peluklah aku kalau kau rindu,
jangan biarkan waktu merampas rasa
yang sudah menjadi telaga,
bening dalam hening yang tak pernah ditimba
Peluklah aku kalau kau rindu,
sebelum kita menjelma sepasang Perahu Badik
3. Menghapus Tinta di Bulan Juli Karya Dela Aulia Fatikasari
Tinta emas yang kugoreskan di buku harian ku
Kini rasanya ingin kuhapus
Aku tak lagi mampu mengingat
Kapan kisah itu dimulai dan kapan kisah itu berakhir
Juli ....
Ada apa denganmu?
Rasanya sudah mati rasa aku dibuatmu
Kau berbeda dari bulan-bulan bahagiaku
Kau tak ada digenggamanku ketika aku membutuhkanmu
Ternyata benar kata pepatah
Ada yang membelai agar kamu lalai
Ada juga yang menampar agar kamu sadar
Semoga kisah kelamku di bulan Juli bisa berganti
dengan senyuman abadi yang tiada henti
4. Rembulan di Bulan Juli Karya Novi Kurniasih
Di tengah malam yang sunyi
Di bawah rembulan malam bulan Juli
Kubiarkan jejak-jejakmu hilang
Kubiarkan rindu-rindumu terbang
Rembulan di bulan Juli menjadi saksi
Melodi tentangmu telah berganti
Syair indahmu tak lagi dinanti
Di bawah rembulan malam bulan Juli
Kubiarkan semua tentangmu pergi
Kini hanya aku seorang diri
Menanti pelangiku berwarna lagi
5. Semua tentang Juli Karya Novi Kurniasih
Ada langit yang bertemu lagi jingganya
Ada pantai yang bertemu lagi birunya
Ada bibir yang bersua lagi dengan senyumnya
Ada mata yang berbinar lagi dengan cahayanya
Namun, ada cinta yang harus patah
Ada rindu yang harus menyerah
Ada jiwa yang mulai pasrah
Dan ada hati yang mengaku kalah
Semua tentang Juli
Hari ini kau bertemu pelangi
Esok kau bersua badai lagi
Seperti luka yang selalu mengiringi bahagia
Seperti tawa yang selalu mengiringi duka
Baca juga: 5 Puisi Pendek Tentang Perjuangan Hidup
Demikian berbagai contoh puisi bulan Juli yang dapat menjadi inspirasi. (NOV)
