5 Contoh Puisi tentang Laut Biru yang Menenangkan Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca puisi merupakan salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menenangkan hati kamu yang lagi galau dan gelisah. Nah, untuk itu Inspirasi Kata kali ini telah menyiapkan beberapa puisi tentang laut biru yang bisa menenangkan hati kamu.
Penasaran dengan puisi-puisinya? Yuk, langsung saja intip dalam ulasan artikel berikut ini. Baca hingga akhir ya!
5 Contoh Puisi tentang Laut Biru yang Menenangkan Hati
Puisi tentang laut biru yang dikutip dari buku yang berjudul Aku, Kamu, dan Laut, Jagat Alit, (2018:10&50), Membina Kompetensi Berbahasa dan Bersastra Indonesia, Tika Hatikah dkk, (2007:107), Kaya Budaya: Kumpulan Puisi, Inayati, S.Pd.SD. (2021:34), dan situs kamush.com.
1. Aku adalah Lautan
Oleh: Lucy Kang
Saya
Anggun, Cantik, Kuat
Saya peduli dengan tumbuhan dan hewan yang hidup di dalam diri saya.
Anti-polusi penting bagi saya.
Kualitas kehidupan yang dimiliki organisme penting bagi saya.
Menjadi optimis tentang hal-hal yang berubah penting bagi saya.
Saya menutupi 71% Bumi, namun Anda masih tidak merawat saya.
Segala sesuatu dalam diriku sekarat.
Semakin banyak polusi, semakin banyak kematian.
Orang harus peduli.
Saya.
2. Berlayar Jauh
Oleh: Rabindranath Tagore
Pada pagi hari dibisikkan bahwa kita harus berlayar dengan perahu,
hanya kamu dan aku,
dan tidak akan pernah ada seorang pun di dunia ini yang tahu
tentang ziarah kita ini ke negara mana pun dan tanpa akhir.
Di lautan tak bertepi itu,
pada senyummu yang mendengarkan dengan diam,
lagu-laguku akan membengkak dalam melodi,
bebas seperti ombak, bebas dari semua ikatan kata-kata.
Apakah waktunya belum tiba?
Apakah masih ada pekerjaan yang harus dilakukan?
Lihatlah, malam telah tiba di pantai
dan dalam cahaya redup burung-burung laut terbang ke sarang mereka.
Siapa yang tahu kapan rantai akan dilepas,
dan perahu, seperti cahaya matahari terbenam yang terakhir,
menghilang di malam hari?
3. KERINDUAN
kerinduanku melalangi laut biru
terjauh kerinduanku menyelami
palung hijau terdalam
kerinduanku memeluk senja kesumba nan hangat
kerinduanku mengayuti cakrawala
berpendar bersatu kelam
kerinduanku membalur bersama rinai gerimis di setiap hadirnya
kerinduanku nyata bersama munculnya bola kemuning
di ujung lembah
kerinduanku tak akan pernah henti
kerinduanku tak akan pernah padam
kerinduanku tak akan berpaling untukmu Rara
dengan segenap rasa dan raga dengan sepenuh hati dan sehela napas ..
(Allah, cinta dan kerinduanku untuk kekasihku, Rara, adalah wujud dari CINTA-MU yang tak berbatas)
ini bara rinduku melewati ribuan musim mencari pelabuhan terakhir,
padamu Rara
4. Laut Biru
Oleh: Dian Tata Indriyani
Berkelana ke laut lepas menelusuri pantai sutra putih
Ditemani kereta kencana
Birunya yang manis ombak yang berbuih
Neptunus dan kota hilang
Berenang mengikuti alur
Di cakrawala ufuk timur
Malam yang dimainkan biduk dan bintang jatuh
Angin yang mendesau kencang
Persiapan mimpi-mimpi indah
Bermandikan sinar rembulan
Suasana harapan dan kerinduan
Gesekan biola Stradivarius
Mengalun di jiwa tenang
5. LAUT BIRU
Oh ........ laut
Laut yang biru
Sungguh indah mengagumkan
Luas membentang
Dari pantai sampai ujung
Seakan ......
Laut dan langit
Berdampingan lengket
Berbatas garis lurus panjang
Ombakmu bergulung- gulung
Putih berbusa
Menghantam perahu nelayan
Melayang-layang
Di atas air ombak
Itulah beberapa contoh puisi tentang laut biru yang menenangkan hati. Menurut kamu puisi yang nomor berapa yang paling menenangkan?
